Pak Polisi Nikah Yuk...!!!

Pak Polisi Nikah Yuk...!!!
Bahagia Nya Kita


__ADS_3

Perjalanan cinta kita tak semulus cerita di sebuah negeri dongeng, perjalanan cinta kita penuh dengan terjal, kerikil - kerikil kecil hingga besar bagai ujian di setiap perjalanan. Hingga bisa terlewati, namun perjalanan cinta kita belum berhenti sampai sini.


.


.


.


.


.


Setelah berkeliling hampir 3 jam akhirnya Ayam Bakar Taliwang yang di minta Keysa pun dapat walau keluar dari jalur puncak.


Di Villa Bryan melihat senang istri nya makan dengan lahap. Walau ada rasa lelah namun senang yang dirasakan Bryan menikmati masa - masa menghadapi Bumil nya.


"Kenyang...!!! " Ucap Keysa.


Bryan mengelap sudut bibir Keysa yang terkena sedikit bekas sambal dengan tissue.


"Mas kok nggak ikut makan sih? " Tanya Kesya.


"Mas sudah kenyang lihat kamu makan dengan lahap. " Jawab Bryan.


"Mas makasih ya sudah bela - bela in demi keinginan Keysa. " Ucap Keysa sambil tersenyum.


"Iya sayang sama - sama, Mas senang. Besok mau apa lagi mumpung kita masih di puncak?"


"Nggak mau apa - apa, sekarang ingin bobo di temenin sama Papah nya. "


"Oh iya?"


"Iya, dede katanya kangen sama Papah nya. "


"Nah gitu dong, Mas kan nggak kedinginan lagi. "


"Bobo yuk. " Ajak Keysa.


"Nanti baru saja makan sudah tidur." Ucap Bryan.


"Nggak mau ngantuk Mas. " Rengek Kesya.


"Kita ke kamar tapi bobo nya nanti ya. " Ucap Keysa.

__ADS_1


"Yah.. " Ucap Keysa menghela nafas panjang.


"Kita ngobrol sambil bersandar di atas tempat tidur Yank, ngobrol plus - plus mau nggak? "


"Yuk... lets go.. "


*****


Bryan mengecup kening dan bibir Keysa saat istri nya sudah tertidur pulas, setelah mengobrol panjang dan saling beradu kekuatan dengan menebar benih cinta.


"Yang sehat - sehat sayang, jangan bikin mamah susah ya nak. " Ucap Bryan mengecup perut Kesya lalu mengusap nya.


Senyum bahagia nampak pada Bryan saat menatap istri nya yang tengah tertidur pulas, teringat masa - masa pertama kali bertemu Keysa, hingga kini sudah akan memiliki calon buah hati.


"Mas benar - benar kena karma cinta, semoga karma cinta ini abadi hingga kita sama - sama menutup mata.


*****


" Mas hujan nya deras." Ucap Keysa saat akan pulang namun hujan semakin deras.


"Nanti lagi Yank, hujan nya deras bahaya di jalan nya apalagi jalur nya naik turun belok - belok. " Ucap Bryan.


"Mas nanti malam piket? " Tanya Keysa.


"Mas ini kalau nggak ada kita kesini Villa siapa yang mengurus? "


"Ada orang sini nya, dia setiap hari bersihin villa makan nya selalu rapih dan bersih. "


"Mas kok beli Villa di sini sih? "


"Kenapa nggak suka? "


"Suka Mas. " Ucap Keysa tersenyum.


"Mas sengaja Yank, buat kita liburan. Nanti bisa ajak anak - anak kita, apalagi spot nya bagus banget."


"Tapi Mas nggak cerita sama saya, hanya sama Arimbi. "


Bryan menarik pinggang Kesya dan mendekap nya dengan erat.


"Bagaimana Mas akan cerita kalau yang akan di ajak ceritanya sedang marah, Mas ini sebenarnya banyak rencana sama kamu sayang, dan akhirnya kesampaian juga. Semoga kita bahagia selalu. " Ucap Bryan mengecup sekilas bibir Keysa.


"Amin... "

__ADS_1


*****


"Bagaimana ngidam anak Ayah, menyusahkan kamu nggak? " Tanya Pak Brata.


"Ini kita baru pulang dari puncak mengejar Ayam Bakar Taliwang, tapi yang di inginkan nggak jualan dapat - dapat di luar jalur puncak." Jawab Bryan.


"Luar biasa anak Ayah, good Girl kamu sudah mengerjai suami kamu." Ucap Pak Brata.


"Tapi kasihan juga Yah ujung - ujung nya, mau marah juga Mas Bryan nggak bisa. Sabar banget nurutin keinginan Kesya. " Ucap Keysa sambil mengusap perut nya.


"Kalau masih bisa sih nggak masalah kamu minta apa juga, kalau yang Mas nggak bisa maaf saja Yank. " Ucap Bryan.


*****


"Bang ada cewek kena tilang dia ngakunya saudara kamu. Dia ada di depan. " Ucap Bambang.


"Saudara? " Ucap Bryan sedikit bertanya - tanya.


"Iya Saudara, cantik cewek nya. "


"Siapa sih? "


Bryan pun menuju ke arah depan dan terlihat Arimbi sedang duduk di ruang tunggu.


"Kamu." Ucap Bryan.


"Bang, tolong saya dong motor saya kena tilang suruh ambil di Polres. Bantuin ya please...!! " Punya Arimbi.


"Kenapa bisa kena tilang? " Tanya Bryan sambil berkacak pinggang.


"SIM mati sama STNK tak di bawa. " Jawab Arimbi.


"Maaf nggak bisa, nanti datang saja pas sidang. " Ucap Bryan.


"Please dong Bang bantuin. "


"Maaf Arimbi saya nggak bisa bantu, itu memang kamu salah melakukan pelanggaran."


"Please Bang, bantu saya. "


"Sekali lagi maaf ya, Saya masih banyak kerjaan. " Ucap Bryan dengan segera meninggalkan Arimbi di ruang tunggu.


"Kamu benar - benar menjaga jarak Bang, menolong saya pun kamu tidak mau. " Ucap Arimbi dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2