Pak Polisi Nikah Yuk...!!!

Pak Polisi Nikah Yuk...!!!
Profesional Kerja


__ADS_3

"Mas malam ini nggak bisa teman in ngobrol, Mas malam ini ada tugas dadakan, mau penggerebekan penjahat Curanmor sama ke tempat lokalisasi."


"Pulang nya jam berapa?" Tanya Keysa sambil merapikan jaket yang di pakai Bryan.


"Nggak tahu, bisa pagi, bisa siang soalnya langsung ke Polres." Jawab Bryan.


"Hati - hati ya. " Ucap Keysa sambil memeluk Bryan.


"Iya sayang, nanti tidur nya jangan malam - malam ingat itu. "


"Iya."


"I love you. " Bryan mengecup bibir Keysa.


"I love you too."


Keysa menatap Bryan hingga hilang dari pandangan nya.


"Bryan sudah berangkat?" Tanya Pak Brata.


"Sudah Ayah, Yah Keysa mau tanya." Ucap Keysa.


"Tanya apa?"


"Mas Bryan itu kan suka menyamar, Ayah tahu nggak dia pernah menyamar jadi apa saja.?"


"Ayah kan baru nak, belum kenal begitu dalam dunia nya. Tapi pernah berhasil menyamar jadi seorang waria selama 3 bulan saat mendekati seorang residivis gitu, karena target penyuka sesama."


"Wah gimana bentuk nya Yah?"


"Yang jelas kamu bayangkan saja sendiri."


Hahahahah


"Lucu tahu yah, kalau di bayangkan."


"Nak, Ayah ingin tanya sama kamu." Ucap Pak Brata.


"Tanya apa? "


"Kamu bahagia menikah sama Bryan?"


"Bahagia Ayah, memang nya kenapa?" Ucap Keysa.


"Kalau kamu nggak bahagia kamu bilang sama Ayah, karena Ayah tidak mau anak Ayah tidak bahagia. "


"Kesya cinta Ayah sama Mas Bryan, seperti awal dulu saat pertama lihat dia. Keysa sayang sama Mas Bryan, Ayah jangan pisah kan Keysa dengan nya. "


"Ayah tidak akan pernah memisahkan kalian, selagi anak Ayah bahagia sebagai seorang Ayah akan selalu mendukung. Anak bahagia, Ayah pun bahagia."


Keysa memeluk tubuh Pak Brata, tangan yang kekar itu mengusap lembut kepala Keysa.


******


"Pelaku Curanmor berhasil di amankan, dan semua barang curian sudah berhasil di aman kan." Ucap Ibnu.


"Bagus, sekarang kita menuju lokasi kedua tempat lokalisasi. " Ucap Bryan.


"Target kita ini. " Ucap Leon menunjukkan sebuah photo wanita cantik dan seksi.


"Seperti biasa sang casanova kita Bryan yang akan menjadi umpan." Ucap Leon.

__ADS_1


"Urusan sama cewek mah gampang, apalagi tinggal ting nih mata langsung klepek - klepek. " Ucap Bryan.


"Ingat bro, dia ini kunci nya kamu pesan bawa dia ke mami disitu kita grebeg. "


"Ok."


"Urusan kedua Abang aja, saya mengurusi curanmor ini. " Ucap Ibnu.


"Ok kita berangkat. " Ucap Bryan, lalu Leon pun berjalan di belakang Bryan.


****


"Yah, malam ini Keysa menginap di Asrama polisi ya besok kan libur."


"Kamu ini, nggak Ayah nggak ijin kan. " Ucap Pak Brata.


"Lagian nggak ada Mas Bryan nya, dia kan pulang shubuh, terus juga Ayah saya sama Mas Bryan kan suami istri masa nggak boleh aneh Ayah itu. "


"Ayah nggak mau kamu hamil dulu. "


"Yah, terus terang ya selama menikah Mas Bryan itu belum unboxing Keysa, bagaimana mau unboxing kalau Ayah itu bagi kami hantu."


"Kamu mengatakan Ayah hantu hah.. dasar nggak ada akhlak."


"Ya bagaimana nggak kayak hantu, giliran kita berdua di awasi terus, yang cepat suruh pulang , jangan malam - malam aneh tahu, suami sendiri di usir in terus."


"Ya kan sebagai seorang Ayah, harus jaga anak perempuan nya."


"Mas Bryan juga menjaga Ayah, dia suami Keysa. "


"Sudah sekarang kamu masuk kamar, kalau mau bertemu Bryan tunggu dia pulang nanti juga kemari. "


******


"Mau minum? "


"Boleh."


"Dengan kadar 70 persen bagaimana?"


"Wow, kamu suka dengan yang keras? Nanti mabuk loh. "


"Kamu mau bertanding minum saya layani." Ucap Seorang wanita berpenampilan seksi yang kini duduk di pangkuan Bryan dengan belahan yang sangat rendah menunjukkan dua bukit yang membuat Bryan sebagai pria sedikit terganggu.


"Boleh manis, kita minum sampai fly. " Ucap Bryan sambil mencolek dagu wanita itu.


Suara dentuman musik membuat Bryan dan wanita tersebut larut dalam menikmati minum, Bryan yang sudah sedikit pusing harus menahan demi penyamaran.


Wanita tersebut yang bernama Sinta meliuk - liuk kan badan nya di depan Bryan, dan kadang mencium pipi Bryan namun sesekali ingin mencoba mencium bibir nya namun Bryan selalu menghindar.


Bryan mengiring Sinta untuk kembali duduk di sofa, tubuh mereka yang sudah sempoyongan membuat kedua nya meracau.


" Kamu sudah terlalu jauh Bryan, sudah saat nya mengoreksi informasi dari nya. " Ucap Leon yang di dengan Bryan dengan alat earpeace nya.


"Cantik, saya ingin booking kamu. "


Sinta langsung mengalunkan kedua tangan nya di Bryan dengan wajah nya dia benamkan di leher Bryan dengan sesekali menggigit.


"B*****at dia gigit leher saya lagi." Ucap Bryan dalam hati.


"Boleh kita ke Mami. "

__ADS_1


"Saya ingin bawa kamu, tunjukan dimana mami kamu."


"Ok."


Bryan pun mengikuti langkah Sinta dengan berjalan saling merangkul hingga beberapa anggota pun mengikuti Bryan dan Sinta.


****


"A******ng kamu cuih. " Seorang wanita di seret oleh beberapa anggota untuk di mintai keterangan dan target pun sudah tertangkap.


Bryan mengusap wajah nya setelah Sinta meludahi nya.


"Nggak menyangka kamu jebak saya. " Bentak Sinta.


Bryan hanya diam dan berjalan mendekati Sinta, dan kembali wanita itu menampar nya.


Plaaakk


"Sudah puas mba Sinta? " Ucap Bryan.


"Awas saja kamu. " Bentak nya dan langsung di seret oleh salah satu anggota Polisi.


"Hebat, kamu pantas mendapatkan piala Oscar. Akting kamu luar biasa. " Ucap Leon.


"Wuh... nggak habis pikir hari ini capek banget. " Ucap Bryan.


"Pulang lah istirahat. " Ucap Leon.


"Saya duluan. "


*****


Keysa membuka pintu rumah Dinas, terlihat motor nya sudah terparkir. Keysa menaruh tas nya di sofa dan mencari sosok suaminya.


Terlihat suami nya yang masih terlelap, dengan posisi terlentang di kamar nya. Keysa merapihkan pakaian nya yang berserakan di lantai.


Bau Perfume yang sangat mencolok dan bukan wangi dari perfume milik Bryan. Keysa merangkak ke atas tempat tidur, dan menindih tubuh Bryan yang masih terlelap.


Senyum Keysa saat memandang wajah suaminya yang masih terlihat tampan walau sedang tertidur dengan hanya bertelanjang dada.


"Yank bangun." Bisik Keysa dengan menyandarkan Kepala di dada Bryan.


"Yank."


"Ehmm... apa yank masih ngantuk. " Ucap Bryan yang langsung memeluk tubuh Keysa yang ada di atas nya.


"Makan belum?"


"Nanti yank capek banget. " Ucap Bryan yang mengecup kening Keysa.


Keysa mendekat kan wajah nya lebih dekat dengan wajah Bryan namun bau menyengat minuman dari mulut Bryan membuat Keysa mual dan beranjak dari atas tubuh suaminya.


"Mas minum ya? " Ucap Keysa


Bryan membuka matanya sebentar dan memiringkan tubuh nya dengan memeluk guling.


"Mas... kamu mabuk?? "


"Tadi malam habis minum, ini pusing banget kamu diam dulu ya sayang. " Ucap Bryan.


"Mas...!!! "

__ADS_1


__ADS_2