Pak Polisi Nikah Yuk...!!!

Pak Polisi Nikah Yuk...!!!
Pilihan Hati


__ADS_3

" Saya itu heran sama tuh anak, sampe segitunya ingin merebut suami kamu, nggak ada malu - malu nya. " Ucap Septi.


"Lihat saja nanti kalau masih seperti itu saya bogem dia wajah nya." Ucap Keysa kesal.


"Benar sekali - kali di hajar. "


"Saya mau nanya, apa orang tua nya kenal dekat sama suami saya? " Tanya Keysa penasaran.


"Seperti nya nggak dekat banget sih, hanya saja kenal soalnya kita kan pernah main sama - sama ke rumah Arimbi. Memang nya kenapa?" Jawab Septi kembali bertanya.


"Dia itu pernah datang ke rumah Dinas bawa bolu karamel, katanya titipan Mamah nya dan tahu suami saya itu suka sama bolu karamel."


"Oh kayaknya saat main di suguhkan bolu karamel deh jadi dia tahu dan mungkin suruh mamah nya buat, hanya alasan saja mungkin titipan mamah nya. "


"Mungkin juga. "


****


"Loh kak Aldo. " Sapa Keysa saat baru keluar dari kampus.


"Pulang yuk. " Ajak Aldo.


"Aduh Kakak kenapa nggak bilang mau kesini, saya sudah di jemput sama Mas Bryan." Ucap Keysa.


"Yah telat dong. " Ucap Aldo.


"Maaf ya Kak, salah kakak nggak kasih tahu."


"Ya sudah nggak apa - apa, kamu pindah nya di alamat mana? "


"Perumahan Kemunir dekat Polres, jalan jagak no 5 A. "


"Insya Allah Kakak nanti mampir kalau ke Polres. "


"Di tunggu ya, ingat chat dulu. "


"Siap."


Tin... Tin...


"Nah itu suami saya. " Ucap Kesya sambil menunjuk Bryan yang datang dengan motor nya.


"Kalau begitu saya pamit kak. "


"Hati - hati. "


Keysa mengambil helm dari Bryan, dan Bryan membantu mengunci helm nya. Kesya pun naik ke atas motor, saat motor akan melaju Keysa melambaikan tangan nya pada Aldo.


"Dia sedang apa tadi? " Tanya Bryan sambil menyetir motor.


"Oh... tadi dia itu mau jemput saya Mas, tapi saya bilang sudah di jemput sama Mas." Jawab Keysa.


"Bagus."


*****


"Ih.. Mas lepas ih mau ganti baju dulu." Ucap Keysa saat hendak mengganti pakaian nya Bryan memeluk nya dari belakang.


"Mas bantuin buka ya. " Bisik Bryan di telinga Keysa sambil menggigit daun telinga nya.


"Mas yang bantuin ini mah plus - plus."

__ADS_1


"Mau ya, sebelum berangkat lagi Mas isi daya dulu. "


Keysa memutar tubuhnya, dan mengalungkan kedua tangan nya.


"Ehm... ok tapi ada bayaran nya. " Ucap Kesya sambil menggigit bibir bawahnya.


"Apa itu?"


"Bayaran nya Mas harus ajak makan malam saya di tempat yang super romantis. "


"Ok gampang banget. "


"Janji ya. "


"Janji sayang. " Ucap Bryan dengan suara yang sudah sangat berat, dengan tangan nya yang sudah mengangkat pakaian yang di kenakan Kesya ke atas.


****


Dengan gerak cepat Bryan menuntaskan semuanya dan segera beranjak dari atas tubuh Kesya.


Wajah istri nya terlihat kesal, dan Bryan tahu akan hal itu karena dirinya pun sama merasakan kurang puas.


"Nanti kita lanjut kalau Mas pulang dinas ya." Ucap Bryan sambil mengecup pundak istri nya.


Keysa menarik selimut nya hingga batas dada, dan lebih memilih memalingkan wajahnya.


"Tahu hanya 15 menit tadi jangan melakukan lagi, tanggung tahu." Ucap Keysa dengan wajah kesal dan membuat Bryan ingin tertawa.


"Maaf ya biasanya Mas servis nya sampai 2 jam bahkan berkali - kali ini sebentar."


"Sudah sana mandi nanti telat lagi." Ucap Keysa langsung bangun dengan masih selimut yang membelit di tubuhnya.


****


Keysa menengok ke arah jam dinding melihat suami belum juga pulang padahal waktu sudah menunjukkan akan jam 6 sore.


"Ini kemana lagi Mas Bryan, pulang telat bukan nya kasih kabar ini nggak kasih kabar."


Lalu terdengar suara motor Bryan masuk kedalam halaman rumah. Kesya pun segera berlari ke arah pintu untuk menyambut suaminya pulang.


"Mas...!! " Sapa Keysa.


"Assalamu'alaikum." Ucap Bryan


"Walaikumsalam." Ucap Keysa sambil mencium punggung tangan nya.


"Kok telat. " Ucap Keysa.


"Maaf Yank, motor nya mogok terpaksa tadi cari bengkel dulu." Ucap Bryan sambil berjalan merangkul pundak Keysa.


"Pantas saja saya khawatir Mas. "


"Maaf ya, siap kan air panas Mas ingin berendam sama air panas. "


"Nanti saya siapkan dulu ya. "


"Iya." Ucap Bryan sambil mencopot satu persatu kancing pakaian nya. "


****


"Yank, Mas sekarang dinas nya pindah bukan di Polres lagi tapi di Polsek. "

__ADS_1


"Polsek mana? "


"Polsek di kecamatan P. "


"Itu kan Kapolsek nya Kak Aldo. "


"Iya." Ucap Bryan lesu.


"Kok kayak nggak senang. "


"Malas saja tahu Kapolsek nya Aldo."


"Malasnya kenapa? "Tanya Keysa sambil mengupas kulit jeruk.


" Bagaimana nggak malas, Kapolsek nya saja suka sama istri anak buah nya. Malah dekat lagi sampai sekarang."Jawab Bryan.


"Jangan campur adukan urusan pribadi sama kerjaan nggak baik, nanti di mutasi ke daerah konflik bagaimana? "


"Mending di mutasi ke daerah konflik musuhnya jelas sekali tembak tumbang. Ini sih musuh urusan nya lain lagi." Ucap Bryan sedikit terbawa emosi.


"Sudah lah marah - marah nggak jelas, lagian tenang saja Mas saya nggak akan mengkhianati Mas. Cinta saya sudah harga mati sama Mas Bryan Teguh Wicaksana." Ucap Keysa sambil tersenyum menunjukkan deretan gigi nya.


*****


"Kenapa kamu nggak minta pindah nya ke Polsek lain malah kemari. " Ucap Aldo.


" Kalau saya bisa minta saat akan tahu akan di pindah tugaskan saya minta bukan di Polsek sini, tapi SK sudah jadi. " Ucap Bryan.


"Begitu ya, baik saya ucapkan selamat bergabung di Polsek P. " Ucap Aldo.


"Terima kasih Komandan. " Ucap Bryan.


"Oh iya satu lagi yang ingin saya sampai kan sama kamu. "


"Apa itu? "


"Kalau kamu menyakiti Keysa, serahkan Kesya pada saya. Karena saya akan membahagiakan dia . " Ucap Aldo.


"Tidak akan Komandan, dan saya akan bahagia kan istri saya. Dan satu lagi, Saya tidak akan menyakiti untuk yang kedua kalinya. " Ucap Bryan sambil tersenyum sinis.


"Saya pegang janji kamu." Ucap Aldo.


"Pegang lah janji saya, karena saya tidak akan ingkar janji."


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2