Pak Polisi Nikah Yuk...!!!

Pak Polisi Nikah Yuk...!!!
Hanya Satu Di Hati


__ADS_3

Aww... awww..


"Bisa diam nggak sih? " Bentak Bryan saat mengobati luka Kamila.


"Perih tahu Kak, punya istri bar - bar begitu." Ucap Kamila kesal.


"Dia akan jadi bar - bar ada sebab nya, coba kamu kalau nggak mulai dia pun nggak akan seperti ini.' Ucap Bryan yang telah selesai mengobati luka Kamila.


" Kak, saya apa kan akan di Skors? " Tanya Kamila.


"Iya kamu pantas, biar jera kamu jadi orang." Jawab Bryan.


"Tapi dia salah Kak? "


"Kalau salah ya sudah sih biarkan saja, kalau ingin di tegur nggak usah seperti itu. Kamu juga salah sama hal nya dengan teman kamu." Ucap Bryan kesal.


"Kak, saya itu cinta sama kakak. Ok lah nggak bisa menerima saya, tapi kenapa harus Keysa. "


"Karena Keysa berbeda dari kamu, dia memang gadis yang tidak seperti kamu yang langsung membalas dia lebih baik diam. Dia itu membuat hati saya nyaman, dan kamu harus tahu pernikahan kita ini bukan pernikahan terpaksa karena kita saling mencintai. Jadi kamu harus terima kenyataan nya, setelah kamu lulus SMA kamu bukan lagi tanggung jawab saya. "


"Nggak saya nggak mau berpisah sama Kakak. "


"Kakak kamu akan kemari menjemput kamu."


"Biar saja, saya tetap akan tinggal disini dan memperjuangkan cinta saya sama Kakak. "


"Terserah kamu, yang jelas saya tidak akan pernah berpaling."


******


"Neng, Mba Susi buat Pan Cake nih. Biasanya kan suka sama yang satu ini, minum nya jus strawberry. " Ucap Susi meletakkan nampan berisi Pan Cake dan segelas Jus Strawberry.


"Makasih Mba Susi." Ucap Keysa sambil memakan Pan Cake nya.


"Neng apa benar akan pindah sekolah?" Tanya Susi.


"Kata siapa?" Tanya Keysa kembali bertanya.


"Kata Bapak. " Jawab Susi.


"Nggak tahu apa kata Ayah sama Mas Bryan saja. " Ucap Kesya.


"Kenapa nggak pernah cerita sih?"


"Buat apa nggak penting."


"Tapi bagaimana pun akhirnya Neng berontak juga kan? "


"Kesabaran orang itu ada batas nya, apalagi makin kesini makin keterlaluan."

__ADS_1


"Benar juga Neng, sekarang sudah lega kan habis menghajar nya?"


"Lega banget, tinggal Wali nya saja yang belum saya hajar. "


"Memang Wali nya siapa?" Tanya Susi.


"Memang nya Ayah nggak cerita? " Ucap Kesya kembali bertanya.


"Nggak."


"Wali nya suami saya, tunggu saja nanti kalau pulang mau tak hajar juga dia."


"Memang nya salah apa Mas Bryan?"


"Banyak salah nya nggak bisa kehitung."


******


"Malam Yah. " Sapa Bryan pada Pak Brata yang sedang duduk di ruang keluarga.


"Malam, kamu sudah makan?" Tanya Pak Brata.


"Sudah Ayah, Keysa dimana Ayah?" Jawab Bryan kembali bertanya.


"Ada di kamar nya, kamu masuk saja ke kamar nya. Tapi nggak tahu masih melek atau sudah tidur. "


"Pak untuk masalah sekolah Keysa bagaimana?" Tanya Bryan.


"Tidak lah Yah, saya akan hargai keputusan Ayah."


"Ayah serahkan semua nya sama kamu."


"Baik Ayah, kalau begitu saya ke kamar Keysa."


"Iya."


Bryan pun berjalan masuk kedalam kamar, dan terlihat Keysa masih menonton televisi.


"Sayang." Sapa Bryan yang langsung naik ke atas tempat tidur.


Bryan memeluk tubuh Keysa dengan mencium kedua pipi istri nya itu namun tetap datar tanpa ekspresi.


"Yank."


Keysa menoleh ke arah Bryan yang kini tengah berbaring dengan memeluk tubuh Keysa.


"Sudah mengurus anak asuhnya?" Tanya Keysa kesal.


"Sudah makan nya kemari." Jawab Bryan.

__ADS_1


"Nggak kemari juga nggak masalah, lagian juga istri sendiri di biarkan sendiri malah penjahat di lindungi." Ucap Keysa kesal.


"Cerita nya cemburu nih?" Ledak Bryan.


"Kalau bilang itu gak cemburu itu munafik, saya memang cemburu dan wajar itu." Ucap Keysa.


"Maaf ya, tadi kan wajar Kamila itu anak asuh Mas, dan disini Mas Wali nya. Tapi tenang aja sayang, Mas nggak akan selingkuh dengan Kamila." Ucap Bryan.


"Awas saja kalau masih dekat sama Kamila, ini bogem melayang ke wajah Mas."


"Iya, Mas nggak akan begitu. Lagian setelah menikah Mas sudah jarang komunikasi sama Kamila, kalau ada keperluan saja."


"Berarti waktu belum menikah sering ya komunikasi? Jawab nggak? " Ucap Keysa.


"Iya Mas akui dulu begitu, tapi Mas balas juga seperlunya saja."


"Sini mana ponselnya? " Ucap Keysa sambil mengangkat telapak tangan nya.


Bryan pun memberikan ponselnya pada Keysa, dengan cepat Keysa mengambil ponsel Bryan dari tangan nya. Satu persatu mencari nama Kamila dan menemukan kontak nya langsung memblokir nomer nya. Dan membuka galeri photo ternyata banyak photo yang di ambil secara candid .


"Mas kok ambil photo saya diam - diam sih, jelek tahu. " Ucap Keysa.


"Cantik natural." Ucap Bryan.


"Nih Ponsel nya sudah saya blokir nomer nya."


"Mas sih apa kata Nyonya Bryan saja, kata Nyonya A ya ikut A, kata Nyonya B ya ikut B."


"Bagus itu, itu baru namanya suami idaman."


"Iya deh, yang penting jatah jangan kasih kendor."


"Jatah apaan? "


"Itu tuh... mau itu. "


"Apanya sih? "


"Jangan pura - pura nggak ngerti Yank. "


"Emang nggak ngerti. "


"Apanya sih? "


Bryan pun mendekati Keysa dengan cara nakalnya.


"Mas, kalau mau jangan di mainin begini, bikin nggak tahan tahu. " Ucap Keysa yang sudah menggelinjang ke kanan dan ke kiri.


"Ok siap sayang. "

__ADS_1


Bryan pun tanpa ampun mengajak Keysa untuk berduel hingga menghabiskan malam yang panjang dengan saling memadu kasih.


__ADS_2