Pembalasan Sang Yatim Piatu

Pembalasan Sang Yatim Piatu
10. Kebucinan Alex


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul stengah 4. Sebuah mobil mewah bertengger manis di parkiran cafe yang akan menjadi tempat untuk merayakan hari kelulusan untuk kelas 12.


Alex turun dari mobil mewahnya dengan masih menggunakan seragam sekolah namun tidak mengurangi kadar ketampanan dari seorang Alexander Putra Sanjaya. Terbukti sejak Alex mulai melangkahkan kakinya kedalam cafe tersebut semua mata pengunjung termasuk wanita langsung melihat ke arahnya tanpa berkedip.


Sedangkan Alex yang menjadi pusat perhatian tersebut hanya memasang wajah datarnya dengan sesekali melihat chat dari Randy yang menanyakan keberadaanya. Hingga tidak membutuhkan waktu lama Alex pun sampai disebuah tempat dimana temanya dan beberapa siswa yang asing baginya kemungkinan itu siswa dari Sma Angkasa yang akan bergabung dengan mereka.


"Akhirnya pangeran kita datang juga." Ucap Randy sambil mempersilahkan Alex untuk duduk dikursi yang sudah disediakan secara khusus untuk sahabatnya itu.


"Kenapa loh baru tiba bro." Tanya Gilang sambil menepuk pelan pundak Alex.


"Baru pulang antar pacar tersayang." Bukan Alex yang menjawab justru Randy.


"Dasar pasangan bucin." Ucap Gilang.


"Dasar jomblo." Ejek Alex


Gilang dan Randy yang diejek seperti itu hanya bisa menatap kesal ke sahabat laknatnya itu.


Sedangkan yang lain hanya bisa menonton adegan ejekan ketiga cowok tampan tersebut. Sedangkan untuk cewek jangan ditanya lagi mereka semua bahkan hampir tidak berkedip melihat ketiga cowok tampan tersebut.


"Oh iya sorry hampir lupa. Lex kenalin dulu ni tetangga gue sekaligus most wanted dari Sma Angkasa." Ucap Randy


"Alex." Ucap Alex singkat dengan wajah datarnya.


"Ok nama gue Rival dan disebelah kanan gue namanya Deny dan yang dikiri namanya Aldo." Ucap Rival sambil memperkenalkan sahabatnya.


2 jam kemudian


"Oh ya kapan ni acaranya selesai." Tanya Alex yang mulai bosan dengan keadaan yang ramai seperti itu termasuk tatapan para perempuan disana yang seakan-akan ingin menelanjanginya.


"Sabar bro nikmati ajah dulu jangan buru-buru." Ucap Rival yang tidak lain adalah most wanted dari Sma Angkasa.


Rival gabung satu meja dengan Randy karena mereka itu tinggal dikomplek perumahan yang sama sehingga mereka saling kenal.


"Loh kenapa sih Lex kayak mood loh sangat buruk, seharusnya loh bahagia karena ini hari kelulusan kita apalagi loh yang mendapat nilai tertinggi." Ucap Gilang


Sontak ucapan Gilang tersebut semakin membuat perempuan disana mengangumi sosok Alex.


"Perfect bangat." bisik wanita dari Sma Angkasa


"Udah ganteng pintar lagi dan kayaknya dia anak orang kaya kelihatan dari barang yang melekat ditubuhnya merupakan limited edition semua." Puji Temannya


"Benar-benar good looking." Ucap perempuan lain. Dan masih banyak lagi pujian dari perempuan disana yang sangat terpesona dengan sosok Alex bahkan Randy dan Gilang pun tak luput dari pandangan perempuan disana.

__ADS_1


Sedangkan dimeja lain terdapat dua perempuan yang menatap ke arah Alex dan Randy tanpa berkedip.


"Hei Fan bukannya itu cowok yang ada diacara pernikahan nyokap loh yah." Ucap Rara senang karena bisa bertemu kembali dengan gebetannya.


"Hmm." Gumam Fania tapi masih bisa didengar oleh Rara.


"Jadi gimana caranya buat dapatin mereka. Kayaknya mereka bukan cowok yang mudah didekati." Ucap Rara dengan padangan mata yang terus mengarah ke Randy.


"Tunggu saja waktunya gak akan lama." Ucap Fania.


"Tapi gimana caranya sedangkan nama mereka aja kita gak tahu." Tanya Rara dengan nada sedikit frustasi karena incaranya sekarang adalah orang yang tidak mudah digoda.


"Namanya Alex dan gebetan loh namanya Randy." Ucap Fania santai.


"What demi apa loh bisa tahu nama mereka?" Tanya Rara heboh. Yang benar-benar tidak menyangka kalau sahabatnya ini sudah mengetahui nama dari cowok tampan tersebut.


"Apa loh ingat ketiga cewek yang bersama dengan mereka waktu diacara pernikahan nyokap gue." Tanya Fania.


"Iya gue ingat memangnya kenapa?" Tanya Rara.


"Cewek yang bersama Randy itu bukan kekasihnya mereka cuma berteman." Ucap Fania sambil melihat wajah sang sahabat yang sangat berseri-seri.


"Good, ini berita yang sangat membahagiakan. jadi mereka itu masih jomblo dong." Ucap Rara.


"Apakah cewek cantik yang disamping Alex pada waktu itu adalah pacarnya." Tanya Rara yang bahkan tidak sadar kalau sudah memuji kecantikan perempuan yang kini menjadi musuh dari sahabatnya.


"Iya dan cewek itu adalah teman sekolah Alex plus adek tiri gue." Ucap Fania yang kesal dengan sahabatnya yang malah memuji kecantikan adek tirinya sekaligus rivalnya.


"Astaga." Ucap Rara yang benar-benar kaget dengan apa yang keluar dari mulut sahabatnya itu.


"Tapi itu lebih bagus dan akan sangat mempermudah rencana kita." Ucap Fania dengan senyuman yang sulit diartikan.


"Nikmati saja kebahagianmu yang sebentar lagi akan hancur adek tiri gue yang sok cantik." Batin Fania dalam hati dengan senyum jahatnya.


"Baguslah." Ucap Rara yang seperti sudah bisa menebak apa yang akan dilakukan oleh sahabatnya ini.


Dimeja Alex


"Iya mood gue lagi buruk." Ucap Alex yang nampak kesal sambil terus fokus ke hpnya yang sedang berbalas pesan dengan sang kekasih yang tak lain adalah Cia.


"Kenapa bisa?" Tanya Gilang.


"Paling karena sahabat loh ini acara kencanya dengan Cia gagal." Ucap Randy yang seakan-akan mengetahui semuanya.

__ADS_1


"Astaga loh kan sama Cia baru ketemu, dan acara kencan itukan masih bisa besok." Jawab Gilang yang benar-benar merasa Alex sudah memiliki tingkat kebucinan yang sangat parah.


"Itu beda lagi, kalau besokkan masih lama harus nunggu satu malam lagi." Ucap Alex dengan nada frustasi.


Dasar Alex yang benar-benar memiliki tingkat kebucinan diatas rata-rata.


"Astaga." Ucap Gilang dan Randy kompak yang merasa aneh dengan sikap Alex.


Alex yang terkenal dengan sikapnya yang dingin dan datar kini seperti orang yang tak memiliki semangat hidup hanya karena waktu kencanya dengan sang kekasih dibatalkan.


"Memangnya pacar Alex itu kayak gimana sih." Ucap Rival yang penasaran dengan kekasih dari Alex. Sehingga membuat laki-laki tersebut frustasi hanya karena acaranya dengan sang kekasih tidak jadi.


"Loh kalau penasaran buka ajah akun instagramnya." Ucap Randy dengan siap memperlihatkan akun IG Cia.


Tapi sebelum itu Alex sudah terlebih dahulu merampas hp Randy dengan kasar sambil menatap tajam kearah Randy yang sudah lancang membagikan nama media sosial sang kekasih.


"Pawangnya marah." Ucap Gilang sambil terkekeh.


"Jangan pernah membagikan media sosial Cia kepada siapapun termasuk laki-laki." Tegas Alex.


"Oh namanya Cia?" Tanya Aldo yang sekarang juga ikutan kepo.


"Oh ya coba fotonya mana." Tanya Deny


"Untuk apa loh minta fotonya gak boleh." Ucap Alex dengan suara dingin.


"Bagaimana kalau suatu saat kami bertemu dia dijalan atau disuatu tempat terus kami ajak dia kenalan secara kan kami tidak tahu kalau itu yang namanya Cia pacar loh." Ucap Rival


Sedangkan Alex yang mendengarkan itupun mulai mengepalkan tanganya erat kalau sampai ada laki-laki lain yang mengajak kenalan pacar cantiknya itu, hingga Dia pun dengan terpaksa memperlihatkan foto sang kekasih.


Foto pertama adalah foto Cia sendirian yang tampil sangat cantik, foto tersebut diambil waktu perayaan anniversary mereka yang ke 1 tahun. Sedangkan foto kedua adalah fotonya dengan Cia yang terlihat seperti pasangan yang sangat sempurna.


"Sudah lihatkan jadi jangan coba-coba untuk mendekati cewek gue." Peringatan Alex.


Sedangkan ketiga cowok tersebut sangat terpesona dengan kecantikan Cia.


"Cantik bangat." Puji Rival, Deny dan Aldo yang benar-benar sangat terpana dengan kecantikan yang dimiliki Cia.


"Iya sangat cantik dan jangan harap kalian bisa mendekatinya." Ucap Alex tegas.


"Kalaupun kita mau ajak dia kenalan pasti dia tidak akan mau. Karena dilihat dari segi manapun kalian merupakan pasangan yang cocok." Ucap Rival di ikuti anggukan kepala dari Deny dan Aldo bahkan Gilang dan Randy pun juga ikut menganggukan kepalanya.


Karena mereka memang mengakui kalau Alex dan Cia adalah pasangan yang sangat cocok.

__ADS_1


"Itu sudah pasti." Ucap Alex.


__ADS_2