
"Aku bukan murid siapa- siapa dan Aku berasal dari Kekaisaran Liao. " Jawab He Shu Huan acuh tak acuh sehingga para anggota sekte Beng San Pai semakin terheran-heran dengan pemuda ini.
" Baiklah, kami tidak akan pernah bertanya lagi tentangmu. Kami ingin bilang terimakasih atas pertolongan mu kepada kami. " Kata salah seorang dari anggota sekte Beng San Pai yang memahami sifat dan sikap orang-orang di dunia persilatan yang suka aneh -aneh.
" Aku tidak membantu kalian melainkan Aku hanya ingin melindungi wilayah ku dari orang seperti kalian yang seenaknya saja masuk ke wilayah ku dan merusak daerah hutan bukit harapan yang menjadi tempat favorit ku. " Ucap He Shu Huan dingin sekali terhadap para anggota sekte Beng San Pai.
" Baik, kami minta maaf atas ketidaksopanan kami.. Kalau begitu kami mohon diri untuk segera pergi dari wilayah mu. " Kata salah seorang dari anggota sekte Beng San Pai yang merasa bahwa pemuda remaja tanggung ini adalah seorang yang menakutkan sekali.
He Shu Huan tidak memperdulikan mereka yang sudah berjalan bersama keluar dari wilayahnya, He Shu Huan melihat ada benda pusaka Beng San Pai di tangannya, dan ia mempunyai ide untuk masuk ke wilayah Kekaisaran Ming untuk menjalankan rencananya.
"Surat undangan untuk menghadiri pesta ulang tahun Pendekar Naga Es Luo Bu di kota Embun Bening pada tanggal yang sudah di tentukan. " Kata He Shu Huan membaca surat undangan yang diambil oleh He Shu Huan dari salah satu dari anggota sekte Beng San Pai secara diam- diam.
He Shu Huan tersenyum manis sekali kepada keledainya yang bingung melihat ia begitu ramah kepada keledainya yang biasanya di pukul kasar oleh He Shu Huan yang segera naik ke keledai nya dan meninggalkan bukit harapan menuju ke arah Istana Kekaisaran Liao untuk dirinya bisa memberitahukan keinginan hatinya kepada para sahabatnya.
Istana Kekaisaran Liao.
" Apa kamu bilang, Shu Huan? " Tanya Bi Guan.
" Aku bilang aku mau hadir di pesta ulang tahun Pendekar Naga Es. " Jawab He Shu Huan duduk di kursi meja taman Istana Kekaisaran Liao.
" Lalu kau ingin meninggalkan kami di istana Kekaisaran Liao begitu saja? " Tanya Yu Man Ji sudah mendung wajannya mendengar He Shu Huan akan meninggalkannya.
"Ya, Aku hanya pergi setengah tahun saja, lalu secepatnya Aku akan kembali lagi ke Istana Kekaisaran Liao dan berkumpul bersama dengan kalian lagi. " Jawab He Shu Huan santai sekali.
Sastrawan Bodoh Bi Guan menghela napas saat Ia memikirkan He Shu Huan yang ingin pergi ke kota Embun Bening untuk menghadiri pesta ulang tahun Pendekar Naga Es Luo Bu.
" Berbahaya bagimu bila kamu pergi seorang diri ke kota Embun Bening yang belum pernah kau lihat dan kunjungi. "Kata Si Berandal Gila Gu Chuan yang duduk di tepi tiang paviliun taman Istana Kekaisaran Liao.
"Iya sih tapi kalian tenang saja. Aku pasti bisa dan Aku akan baik -baik saja. " Kata He Shu Huan dengan nada tenang untuk para sahabat nya juga bisa tenang.
" Aku ikut kamu, Shu Huan. Pokoknya Aku harus ikut kamu. Titik. " Kata Si Kera Manis Yu Man Ji bersikeras untuk ikut He Shu Huan.
He Shu Huan melihat Si Kera Manis Yu Man Ji sejenak untuk berpikir dan ia juga bisa menjahili Si Kera Manis Yu Man Ji yang muram durja dan tak lama lagi akan turun hujan lokal di dalam Istana Kekaisaran Liao dengan suara tangisan Si Kera Manis Yu Man Ji.
__ADS_1
" Shu Huan, Aku ingin ikut menemanimu ke mana pun kamu pergi, bukankah janji kita berempat adalah kita berempat harus bersama-sama baik suka ataupun duka karena kita adalah sahabat sejati. " Kata Si Kera Manis Yu Man Ji menangis dengan sikap manja sekali kepada He Shu Huan.
" Aku tetap tidak bisa melepaskan Kekaisaran Liao yang telah Aku dapatkan. Aku hanya bisa mempercayai kalian sahabatku untuk menjaga Kekaisaran Liao dengan baik selama Aku pergi ke luar Kekaisaran Liao. " Kata He Shu Huan tersenyum sabar.
" Hmmm, begini saja. Kekaisaran Liao biar aku yang jaga bersama dengan Si Berandal Gila Gu Chuan dan kamu bisa pergi bersama dengan Yu Man Ji ke tempat yang ingin kamu tuju. " Kata Si Sastrawan Bodoh Bi Guan mengajukan dirinya untuk membantu He Shu Huan untuk menjaga keamanan dan keselamatan Kekaisaran Liao kepadanya.
"Baik, terimakasih Bi Guan kau memang sahabat terbaik ku. " Kata He Shu Huan tersenyum untuk Bi Guan.
" Tapi, kau harus hati-hati ya di perjalanan mu bersama dengan Yu Man Ji. " Kata Si Berandal Gila Gu Chuan menepuk-nepuk bahu He Shu Huan dan meraih jemari Si Kera Manis Yu Man Ji untuk memberikan doa, semangat dan dukungan kepada kedua orang sahabatnya itu.
" Iya, terimakasih kawan-kawan. " Kata Si Kera Manis Yu Man Ji bergembira.
" Kalian berdua juga harus saling menjaga ya. " Ucap He Shu Huan tersenyum.
"Iya, Shu Huan. Kau tenang sajalah kami akan bisa menjaga diri dan menjaga hasil kerja keras kita berempat di Kekaisaran Liao ini. " Kata Si Sastrawan Bodoh Bi Guan memeluk kedua orang sahabatnya dengan erat sekali.
Maka, pada keesokan harinya He Shu Huan dan Si Kera Manis Yu Man Ji pergi ke luar Kekaisaran Liao dengan menunggangi daun bawang yang lincah sehingga perjalanan mereka berdua menuju ke kota Embun Bening tidak terlalu lama di perjalanan.
" Wah, gadis kecil yang sangat jelek sekali. " Kata He Shu Huan pelan.
" Shu Huan tolong aku... Aku terjepit di antara orang-orang. " Kata Yu Man Ji meringis.
He Shu Huan melihat sahabatnya yang terhimpit orang-orang yang berpakaian ala pendeta Dao yang semuanya berwajah elegan dan ramah sekali, maka Ia tidak merasa khawatir akan keselamatan Yu Man Ji.
" Paman -paman permisi ada teman saya di sana yang salah rombongan dengan teman-teman kami. " Kata He Shu Huan sopan.
" Iya, Nak, tak apa. " Jawab salah satu dari para anggota sekte Bu Tong Pai yang bernama Chi Fen.
" Terimakasih banyak, Paman. " Kata He Shu Huan cepat-cepat menarik tangan Yu Man Ji di antara rombongan Sekte Bu Tong Pai untuk pindah ke rombongan Sekte Beng San Pai.
Bersambung!
Nb: sedikit sepenggalan tentang He Shu Huan.
__ADS_1
1.) He Shu Huan atau Kaisar Ming Huan Pendekar Serigala Emas Sakti ini adalah Putra dari Kaisar Ming Chun dan Selir Agung Han Ji Hyun yang di taruh di pulau buangan atau pulau abadi di utara. Ia di rawat dan di besarkan oleh para datuk kaum penjahat kelas atas yang di hukum, atau mengasingkan diri dari dunia persilatan.
He Shu Huan saat ini sudah nyaris mencapai tahap Pendekar Muda Kelas Menengah atas dan ia mempunyai sifat periang dan manis sekali, tetapi ia juga bisa memiliki sifat kejam dan brutal serta ia paling tidak suka bicara soal cinta karena ia anggap pembawa musibah dalam hidupnya.
Dan, Ia juga tak bisa mengungkapkan kata-kata romantis untuk para wanita karena dia bisa saja membunuh mereka dengan hanya kata romantis yang di ucapkan baik dari pikiran maupun hati atau mulutnya.
Tahap - tahap ilmu silat yang harus di miliki oleh He Shu Huan:
1.) Tahap Pendekar Kecil
2.) Tahap Pendekar Remaja
3.) Tahap Pendekar Besar
Ilmu - Ilmu di dalam dunia persilatan:
1.) Tapak sakti delapan belas naga
2.) Ilmu pedang bulan dan matahari
3.) Ilmu auman raja serigala
4.) Ilmu serbuk bunga cinta
He Shu Huan baru tahap Pendekar Remaja yang baru saja keluar dari pulau buangan atau pulau abadi. Ia mempunyai tiga misi dari para gurunya di pulau abadi.
Tiga misi He Shu Huan:
1.) Membunuh Kaisar Ming
2.) Menaklukkan dunia persilatan
3.) Menaklukkan hati wanita terhebat di dunia.
__ADS_1