Pendekar Serigala Emas Sakti

Pendekar Serigala Emas Sakti
Awal Permainan Baru He Shu Huan.


__ADS_3

"Kenapa kamu berlinang airmata? Eh, ya sudah. Aku takkan pernah minta kamu pulangkan lagi barang itu kepada ku karena barang itu tak ada artinya lagi bagiku. Kalau ibuku saja sembunyi dari ku, maka aku harus mencari dan bertemu dengan ibuku dengan usaha ku sendiri. " Kata He Shu Huan terenyuh hatinya saat Fu Xiao Chao berlinang airmata.


" Kak Huan, aku akan menyimpan barang mu ini dengan baik dan aku pasti menjaganya untukmu. Disaat itu aku akan membantumu mencari ibumu, karena aku juga ingin mencari ibuku yang pergi dari sejak aku bayi dan tinggal bersama dengan Kakek dan nenek serta sepupu ku yang aneh karena sepupu ku itu ingin menikah dengan ku di saat aku dewasa nanti." Ucap Fu Xiao Chao dengan jujur menceritakan kehidupannya sendiri kepada He Shu Huan.


" Anak laki-laki itu bernama Ah Wen sepupu mi juga calon tunangan mu.. Hmm, jangan khawatir dia baru calon tunangan mu sedangkan aku ini adalah calon suamimu. Iya ' kan? " Fu Xiao Chao menghibur Fu Xiao Chao dengan tujuan utama adalah riwayat hidup kakeknya Fu Xiao Chao yang akan menjadi target He Shu Huan balas dendam untuk ayah kandung He Shu Huan yang di khianati oleh saudaranya sendiri yang telah bekerjasama dengan pengkhianatan yang telah menjadi Kaisar Ming saat ini.


" Iya, kau benar sekali, Kak Huan. " Jawab Fu Xiao Chao yang kembali tersenyum cerah bagai bunga Sakura.


"Shu Huan, kita harus pergi ke mana sekarang? " Tanya Yu Man Ji menyadarkan He Shu Huan harus menjauhkan diri dari Fu Xiao Chao yang menunduk malu dan lari ke arah pintu keluar dari kediaman resmi dari Pendekar Naga Es Luo Bu.


He Shu Huan merangkul Yu Man Ji dengan cepat lalu mengajak sahabatnya pergi ke belakang rumah Pendekar Naga Es Luo Bu untuk mereka berdua bisa mengambil keledai milik He Shu Huan yang bernama Daun Bawang.

__ADS_1


" Naiklah. " Kata He Shu Huan.


Yu Man Ji patuh duduk di belakang He Shu Huan yang memacu keledai mengikuti rombongan dari sekte rubah ungu untuk target pembalasan dendam He Shu Huan terhadap orang-orang dari Kaisar Ming.


Orang-orang sekte Beng San Pai tertegun karena mereka telah kehilangan dua orang anggota mereka yang telah hilang tanpa jejak dan tahu- tahu muncul di dalam keadaan mirip orang- orang hutan rimba di pintu keluar dari kediaman resmi dari Pendekar Naga Es Luo Bu.


" Darimana kalian berdua dan apa yang telah terjadi pada kalian berdua? " Tanya pimpinan sekte Beng San Pai dengan alisnya bertautan karena heran.


" Hantu apa? Ahhh, bilang saja kalian berdua ini suka sekali bermain saat di luar sekte kita.. Iya sudah kita pulang sekarang ke sekte Beng San Pai karena acaranya sudah selesai dan kita harus segera laporan kepada Ketua kita tentang kita gagal mendapatkan bros milik Marquis Fu Haifeng yang ternyata sudah di olesi racun lipan oleh sekte bulan merah dan di hancurkan oleh bocah yang bernama He Shu Huan dengan julukannya Pendekar Serigala Emas Sakti. " Kata pimpinan sekte Beng San Pai kepada para junior nya.


" Bros milik Marquis Fu Haifeng bukannya bros milik Ratu Kerajaan Han yang hilang di hari kelahiran anak pertamanya yang bernama Han Ni. " Kata salah seorang dari dua orang anggota sekte Beng San Pai yang menjadi korban He Shu Huan.

__ADS_1


" Benar sekali. Marquis Fu itu licik sekali karena ia gunakan cucu luarnya yang amat ia benci untuk membawakan barang milik orang lain untuk ia bisa membawa bencana di hari ulang tahun ke empat puluh tahun Pendekar Naga Es Luo Bu dengan cara menghasut sekte bulan merah untuk membunuh Pendekar Naga Es Luo Bu dan keluarganya melalui racun lipan yang berasal dari kapur mainan Fu Xiao Chao karena Marquis Fu Haifeng juga ingin membunuh Fu Xiao Chao cucu luarnya sendiri, tapi ia gagal karena He Shu Huan telah menolong Fu Xiao Chao dengan caranya sendiri dan sekarang kita harus memberitahu ketua kita tentang masalah bros itu dan juga tentang munculnya bocah pengganggu urusan kita semua. " Kata pemimpin sekte Beng San Pai yang telah lompat ke punggung kuda nya dan memacu kudanya pergi ke rumah Pendekar Naga Es Luo Bu dan kota Embun Bening.


He Shu Huan dan Yu Man Ji saling pandang di saat ini mereka mengetahui isi percakapan tersebut di tempat persembunyian mereka berdua bersama dengan daun bawang.


" Shu Huan, mereka ternyata ada maksud juga ya? " Yu Man Ji menggeleng kepalanya pusing dengar percakapan tersebut.


" Hmmm, harusnya aku bunuh saja mereka jika aku tahu bahwa mereka juga gila harta yang kita ambil ini dari Fu Xiao yang membuat bros itu sebagai mainan kapur tulis bersama ku pada kemarin malam dan aku menukarnya dengan bros palsu yang di olesi racun lipan oleh suheng palsu kita sendiri. Hmm, intinya adalah bros ini dan target mereka adalah membunuh Pendekar Naga Es Luo Bu dan keluarganya dengan cara memanfaatkan Fu Xiao Chao yang di jadikan mainan yang bisa dibuang begitu saja oleh Sang Kakeknya sendiri, Marquis Fu Haifeng. Orang tua itu juga gila. Hmm, Pendekar Naga Es Luo Bu juga sangat tamak juga menginginkan aku untuk menjadikan aku sebagai putra angkatnya atau juga muridnya untuk keamanannya sendiri. Huh, Aku tak mau menjadi mainan siapapun. Aku justru ingin mereka saling berperang dengan sendirinya karena aku sasaran mereka saat ini. " Kata He Shu Huan di atas punggung keledainya seraya menggenggam bros asli yang menjadi perebutan dunia persilatan saat ini.


" Lalu, kenapa kau mau dekat dengan Fu Xiao Chao cucu luarnya Marquis Fu Haifeng yang kau benci itu? " Tanya Yu Man Ji semakin heran dengan He Shu Huan.


" Aku hanya ingin memanfaatkan gadis kecil itu untuk kepentingan ku sendiri dan jangan berpikir kalau aku akan lunak pada anggota keluarga dari Kaisar Ming sialan itu. " Jawab He Shu Huan yang ia tahu bahwa Yu Man Ji telah jatuh cinta kepada Fu Xiao Chao.

__ADS_1


Bersambung!!


__ADS_2