Pendekar Serigala Emas Sakti

Pendekar Serigala Emas Sakti
Musibah Di Kediaman Marquis Fu.


__ADS_3

He Shu Huan dian-diam menaruh bunga api di berbagai tanaman hias dalam halaman mewah keluarga Marquis Fu yang semuanya adalah bunga api racun lipan laut yang amat dan sangat mematikan bila tersentuh air sedikit saja.


Dengan hitungan menit yang cukup membuat He Shu Huan harus bersabar menunggu hasil karya nya membuahkan hasil yang menggembirakan hatinya.


Fu Xiao Chao melihat He Shu Huan dari tempat duduknya bersama Pangeran Mahkota Ming Zhi yang sedang asyik bersama dengan para selir nya dan tak mempedulikan Fu Xiao Chao yang duduk di sisi lainnya.


"Kakak Mentimun aku sangat merindukanmu dan aku ingin bersamamu selalu. " Kata Fu Xiao Chao dalam tatapan matanya ke arah He Shu Huan yang membalasnya dengan tatapan mata yang penuh kebencian.


"Tidak, jangan membenci ku.. Aku tidak akan pernah berpaling darimu.. Aku akan membantu mu untuk kamu bisa melakukan hal yang kamu inginkan kepada siapapun di tempat ini. " Kata Fu Xiao melalui tatapannya yang sendu.


"Aku mau membunuh kakek mu dan orang yang berada di sampingmu. Apakah kau mau bantu aku? " He Shu Huan membalas tatapan mata sendu Fu Xiao Chao dengan sepasang alisnya yang indah yang menjawab serta menuntut kepastian Fu Xiao Chao yang menjawabnya melalui anggukan patuh kepadanya.


"Eh, kau sedang berinteraksi dengan siapa dan kenapa kau begitu manis sedangkan kepada ku kau begitu dingin? " Pangeran Mahkota Ming Zhi menanyakan Fu Xiao Chao dengan nada kasar dan sikap bengis.


Fu Xiao Chao tak menjawab melainkan memberi tatapan mata merendahkan dan mengejek kepada Pangeran Mahkota Ming Zhi yang segera membalasnya dengan menyiram nya dengan arak satu guci penuh.


He Shu Huan tersenyum senang sekali karena percikan arak mengenai bunga api racun lipan laut dan tepat memercik langsung ke wajah Pangeran Mahkota Ming Zhi yang menjerit kesakitan.


"Argghh apa ini?!! " Jerit Pangeran Mahkota Ming Zhi yang melolong kesakitan pada wajahnya yang telah hancur dalam hitungan nol koma satu detik saja dan He Shu Huan melemparkan satu buah kancing baju milik salah seorang dari pengawal pribadi Pangeran Mahkota Ming Zhi dengan sangat cepat sekali dan kancing baju itu masuk ke tenggorokan Pangeran Mahkota Ming Zhi.

__ADS_1


Bluk!


"Arghhh! Pangeran Mahkota Ming Zhi..!! " Jerit para selir Pangeran Mahkota Ming Zhi yang membuat ramai seluruh kediaman Marquis Fu dalam waktu singkat.


"Ah ada apa ini? Ming Zhi..!! " Teriak Kaisar Ming Luo panik kepada putranya yang tergeletak dengan kepala dan wajahnya tertunduk di atas meja makanan pesta pernikahan cucu Marquis Fu.


"Tabib, cepat kalian periksa Pangeran Mahkota Ming Zhi segera!! " Perintah Marquis Fu yang juga pucat panik karena Pangeran Mahkota Ming Zhi yang mengalami sakit mendadak di kediaman pribadinya.


Para tabib istana memeriksa kondisi Pangeran Mahkota Ming Zhi dengan sigap sekali dan juga menberikan laporan yang mengejutkan seluruh para penghuni dari kediaman Marquis Fu kepada Kaisar Ming Luo.


"Lapor Paduka, Pangeran Mahkota Ming Zhi telah meninggal dunia karena mendapatkan serangan dari bunga api racun lipan laut dan menelan kancing baju milik salah seorang dari para pengawal pribadinya sendiri yang juga cucu dalam Marquis Fu. " Lapor para tabib istana Kekaisaran Ming kepada Kaisar Ming Luo.


"Kurang ajar kau Fu Lun berani sekali kau dan cucumu menyerang dan membunuh putraku!!!! Pengawal tangkap semua anggota keluarga Marquis Fu dan hukum mati mereka semua tanpa tersisa satu orangpun...!! " Kaisar Ming Luo murka dan menangkap serta menghukum mati semua anggota keluarga Marquis Fu.


Terapi Fu Xiao Chao tiba-tiba mengejutkan hati nya dan juga Kaisar Ming Luo dengan melolong kesakitan yang sama dengan yang di alami oleh Pangeran Mahkota Ming Zhi sebelum pangeran itu meninggal dunia.


Kaisar Ming Luo semakin berang karena Ia tahu betapa bencinya Marquis Fu terhadap cucu dalamnya itu yang menyebabkan putra mahkota kesayangannya meninggal dunia karena sakit keras saat gadis kecil itu terlahir ke dunia oleh seorang pelayan rumah Marquis Fu yang menjadi istri dari Tuan Muda Fu Feng Kai ayah kandung Fu Xiao Chao.


"Sudah jangan banyak tingkah lagi kau. Aku sudah tahu niat busukmu terhadap keluargaku. Aku harus membunuhmu dan seluruh keluarga mu..!! " Kaisar Ming Luo yang murka itu telah mencabut pedang pusakanya dan memotong lehermu Marquis Fu di hadapan semua orang di kediaman Marquis Fu.

__ADS_1


Crakk!


"Untuk semua orangnya juga harus di hukum mati seperti yang Ia alami..!! "Perintah Kaisar Ming Luo kepada para pengawal pribadinya yang langsung jalankan perintah darinya dengan memenggal semua orang dari kediaman Marquis Fu.


Crak!


Crakk!


He Shu Huan diam -diam telah membawa kabur Fu Xiao Chao dari kediaman Marquis Fu tanpa ada satupun yang mengetahuinya bahkan kuda hitamnya pun lenyap bersamanya.


Hanya dalam satu hari satu malam keluarga Marquis Fu lenyap dari dunia persilatan maupun dari dunia Kekaisaran Ming untuk selamanya karena Kaisar Ming Luo telah menghapus nama Marquis Fu dari daftar sejarah Kekaisaran Ming.


Di atas punggung kuda hitam. Fu Xiao Chao telah terbangun dari permainan sandiwaranya yang sesuai dengan petunjuk He Shu Huan berikan kepadanya yaitu berpura-pura terkena bunga api racun lipan laut dan tertelan kancing baju milik sepupunya yang menjadi pengawal pribadi dari Pangeran Mahkota Ming Zhi.


" Kau tidak akan mati jika kancing baju palsu ini di telan oleh mu dan bunga api racun lipan laut palsu ini kau pakai di wajahmu. " Kata He Shu Huan memberikan puding leci dan bedak dari beras ketan hitam kepada Fu Xiao Chao.


Dan saat Kaisar Ming Luo percaya bahwa Fu Xiao Chao meninggal dunia karena bunga api racun lipan laut dan menelan kancing dengan peristiwa yang sama dengan yang di alami oleh putranya itu. He Shu Huan telah membunuh Fu Xiao Hui sebagai pengganti jasad Fu Xiao Chao dengan tepat waktu dan Ia membawa Fu Xiao Chao kabur bersama kuda hitam yang di beri nama Naga Hitam olehnya.


"Aku sudah kehilangan semua keluarga ku dan jati diri ku sebagai keluarga Fu karena kamu. " Kata Fu Xiao Chao di atas punggung kuda hitam di depan He Shu Huan.

__ADS_1


"Iya, kau akan ku ganti dengan nama marga ku yaitu He Yin Shuang karena nama Fu Xiao Chao sudah lenyap dari bumi Kekaisaran Ming. " Kata He Shu Huan terdengar santai menanggapi hati Fu Xiao Chao yang gelisah dengan kehancuran para anggota keluarganya karena cintanya yang besar kepada He Shu Huan.


Bersambung..!!


__ADS_2