
" Yaah hadiah pemberian dari Marquis Fu telah hancur karena tergelincir oleh Ayah. Bagaimana ini? " Kata putra dari Pendekar Naga Es Luo Bu terkejut sekali melihat bros perak ukiran angsa emas telah pecah oleh ayahnya sendiri.
" Tak apa yang penting kalian semua aman dari racun lipan yang mengelilingi bros itu. "Kata He Shu Huan maju dan menggunakan tusuk konde putri dari Pendekar Naga Es Luo Bu untuk He Shu Huan bisa membuktikan ucapannya itu.
Pendekar Naga Es Luo Bu dan keluarganya serta Fu Xiao Chao dan para anggota sekte angsa emas terbelalak kaget sekali melihat tusuk konde di tangan He Shu Huan telah berubah jadi hitam dan hancur pada ujungnya.
" Ah, siapa yang berani melakukan hal itu kepada barang pemberian dari Marquis Fu Haifeng untuk membunuh Pendekar Naga Es Luo Bu dan keluarganya dengan menggunakan racun lipan? " Para Pendekar mulai bertanya-tanya di antara kawan-kawan mereka sendiri.
" Anak muda, kau siapakah dan bagaimana kau bisa tahu bahwa bros itu ada racun lipan? " Tanya Pendekar Naga Es Luo Bu menatap heran dan tajam kepada He Shu Huan.
" Aku He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti dan aku mengetahui ada racun lipan di bros itu dari mereka yaitu kelompok sekte Bulan merah. " Jawab He Shu Huan memberi kode pada Yu Man Ji yang sudah menotok semua anggota sekte bulan merah dan di ikat tali lalu di bawa ke hadapan Pendekar Naga Es Luo Bu.
" Ah, bagaimana cara kalian berdua menangkap mereka semua dan membawa mereka ke hadapanku? " Tanya Pendekar Naga Es Luo Bu terpana dan terkesan dengan kepintaran dari pemuda cilik di hadapannya itu.
" Oh, hanya sedikit trik saja. " Jawab He Shu Huan memberi kode lagi kepada Yu Man Ji untuk demo cara menangkap musuh di antara teman.
Yu Man Ji berkelebat cepat di antara para tamu undangan Pendekar Naga Es Luo Bu dan dengan lincah menotok orang-orang tertentu saja yang ia totok untuk diam dan ia ikat pakai tapi dan di bawa ke hadapan He Shu Huan dan Pendekar Naga Es Luo Bu yang kagum dengan kelincahan Yu Man Ji di dalam targetnya.
__ADS_1
" Pintar sekali kau, Nak. Lalu bagaimana kamu bisa tahu mereka adalah sekte bulan merah di antara para tamu ku? " Tanya Pendekar Naga Es Luo Bu masih ingin tahu akan kecerdikan He Shu Huan dan Yu Man Ji.
" Mudah sekali lihatlah lengkung jari manis di tangan mereka yang semuanya ada tanda bulan dan titik merah kecil. Bukankah itu tanda rahasia dari keanggotaan mereka. " Jawab He Shu Huan yang telah memotong lima jari tangan semua anggota sekte bulan merah dengan tusuk konde yang sudah hancur pada ujungnya itu dan terlihatlah kode rahasia anggota sekte bulan merah yang sudah di ketahui oleh Pendekar Naga Es Luo Bu dan para tamunya yang semua nya adalah tokoh-tokoh dunia persilatan yang sebagai orang-orang yang ada musuh dan juga dendam terhadap Pendekar Naga Es Luo Bu dan keluarganya.
" Benar sekali.. Kau memang seorang anak yang cerdas. ' Kata Pendekar Naga Es Luo Bu yang memuji kecerdasan He Shu Huan dengan tulus hati.
Fu Xiao Chao diam-diam mendekati He Shu Huan dan berbisik. " Terimakasih karena kami telah menolong aku dari hukuman yang bukan perbuatan ku dari kakek ku sepulangnya aku ke rumah ku nanti ".
He Shu Huan mengangguk pelan untuk berkata ya kepada Fu Xiao Chao yang meremas jemari tangannya sebagai balasan anggukan kepala He Shu Huan sampai He Shu Huan merasa telapak tangan kiri nya basah oleh keringat dingin karena sentuhan kecil dari Fu Xiao Chao.
" Aku juga ucapkan terimakasih kepadamu, Adik He. " Kata Luo Guo Jing tersenyum lugu kepada He Shu Huan.
" Aku senang mengetahui namamu yang hebat seperti orangnya. " Ucap Luo Miao Zi tanpa berkedip melihat He Shu Huan sepanjang hari itu usai semua tamu pamit pulang kepada pihak rumah karena pesta telah usai kecuali Fu Xiao Chao dan para anggota sekte angsa emas.
" Kakak Mentimun, aku ingin bicara dengan mu. " Kata Fu Xiao Chao mendatangi He Shu Huan yang merasa senang sekali bisa menjauh dari Luo Miao Zi yang matanya seperti siluman rubah menjijikkan bagi He Shu Huan.
" He Shu Huan, apakah kamu nanti akan kembali ke sini??? " Tanya Luo Miao Zi saat He Shu Huan keluar dari ruangan keluarga Pendekar Naga Es Luo Bu yang ingin He Shu Huan dan Yu Man Ji tinggal beberapa hari di rumah mereka untuk Pendekar Naga Es Luo Bu bisa lebih dekat dengan He Shu Huan yang amat menarik hatinya untuk di jadikan putra angkat dan murid utama nya.
__ADS_1
" Lihatlah saja nanti. " Jawab He Shu Huan nada singkat seraya membiarkan tangannya di tarik Fu Xiao Chao keluar dari ruangan itu.
Fu Xiao Chao berhenti di bawah pohon bunga Sakura dan memeluk He Shu Huan yang terpaku diam bagai patung manusia yang terbius oleh pelukan Fu Xiao Chao.
" Kak Huan, aku akan pulang ke rumah ku pada malam ini. Jadi, sekarang ini aku ingin minta sesuatu darimu untuk janji kita bisa bertemu lagi pada lima tahun yang akan datang di perayaan menghias bunga di rumah ku. " Pinta Fu Xiao Chao.
" Aku tak punya apa-apa. " Kata He Shu Huan bingung sesaat tapi saat Fu Xiao Chao menatap dirinya dengan polos dan penuh harap. Ia pun menjadi tidak tega lagi.
"Tunggu, aku baru ingat kalau aku mempunyai kantong uang untuk mu. Apakah kamu mau memiliki kantong uang jelek ini?? " He Shu Huan mengeluarkan sesuatu dari lehernya dan Ia pun memperlihatkan kantong uang yang ia punya dari bayi dan bersamanya sampai usia empat belas tahun dan sekarang ini ia berikan kepada Fu Xiao Chao.
" Aku mau memiliki kantong uang mu sebagai tanda aku calon istri masa depan mu dan aku pun akan menabung uang di kantong uang mu, Kak Huan. " Jawab Fu Xiao Chao senang sekali menerima kantong uang He Shu Huan.
" Bukan masalah yang dalam kantong uang ku. Tapi, ini kantong uang hadiah dari ibuku untuk ku sebelum Ia pergi entah kemana dan karena urusan apa sampai hari ini aku telah mencari nya sebab aku sangat merindukannya dan isi dari kantong uang ini adalah dua butir kelereng dan jimat bayiku. Hmm, aku berikan kepada mu untuk kau simpan dan saat aku datang ke rumah mu. Aku akan minta kau pulangkan lagi kepada ku. " Kata He Shu Huan yang tanpa sadar bahwa Ia telah menceritakan riwayat kantong uangnya kepada Fu Xiao Chao.
Fu Xiao Chao berkaca-kaca sepasang matanya karena He Shu Huan mau memberikan benda berharga pemuda cilik itu untuk Fu Xiao Chao simpan dan itu tandanya bahwa He Shu Huan hanya percaya dan tulus kepada Fu Xiao Chao seorang saja.
Bersambung!
__ADS_1