
"Pendekar kami akan memberikan sebuah tarian khas Suku Rilian kami untuk membalas kebaikan Anda terhadap Suku Rilian kami " Kata Xiao Yi menatap wajah He Shu Huan dengan tatapan mata kagum dengan ketampanan pemuda ini.
" Iya, seterah kalian sajalah. " Jawab He Shu Huan yang sudah menghampiri Si Kera Manis Yu Man Ji yang sedang asyik makan buah pisang kesukaannya.
" He Shu Huan, apakah kamu mau makan pisang juga? " Tanya Si Kera Manis Yu Man Ji yang sudah melihat sahabatnya berdiri di dekat buah pisang yang akan di makan olehnya.
" Pisang bekas mulut mu kau tawarkan kepada ku. " Jawab He Shu Huan memukul kepala Si Kera Manis Yu Man Ji yang mengelus -elus kepalanya dengan wajah sedih di pukul oleh He Shu Huan tetapi dia tiba bisa melawan karena dia sayang sekali kepada He Shu Huan.
" Shu Huan kau kasar sekali kepada ku. " Gumam Si Kera Manis Yu Man Ji.
" Lho kenapa kau sedih, Yu Man Ji? " Tanya He Shu Huan terkekeh jahil kepada sahabatnya.
" Aku tidak sedih. " Jawab Si Kera Manis Yu Man Ji cemberut.
" Aku pergi dahulu ya. " Kata He Shu Huan yang melompat cepat ke arah gunung cinta abadi.
Satu lompatan He Shu Huan bisa mencapai jarak jauh sekali sehingga He Shu Huan bisa sampai ke kaki gunung cinta abadi dengan waktu satu detik saja. Dan, He Shu Huan melompat lagi dan tiba di puncak gunung cinta abadi dengan selamat.
Cahaya yang terang benderang itu berasal dari sebuah pedang pusaka yang ada ukiran naga perak yang di sekelilingnya di lindungi puluhan anak panah perak yang mengandung hawa mukjizat yang sangat hebat sekali sehingga sepasang mata He Shu Huan takjub dengan keindahan pedang pusaka tersebut.
" Tiga puluh enam cahaya pelangi menyilaukan bumi! Hancurkan cahaya pedang naga perak...! " He Shu Huan membuat gerakan menyentil pada kedua jari tengah dan ibu jari nya yang di lintasi gerakan ke arah kedua matanya, lalu cahaya yang sangat hebat sekali meluncur dari gerakan tersebut.
Blaaaar!
Cahaya yang berasal dari pedang pusaka naga perak hilang karena kekuatan yang berasal dari He Shu Huan jauh lebih besar daripada cahaya pedang pusaka naga perak itu, maka He Shu Huan bisa mengambil pedang pusaka naga perak itu dengan mudah.
He Shu Huan menggerakkan pedang pusaka naga perak dengan ilmu pedang mukjizat awan naga utara yang sangat hebat sekali sehingga seorang pria tua yang telah berada di gunung cinta abadi terkagum-kagum terhadap ilmu kepandaian ilmu silat sakti milik He Shu Huan.
" Bocah, kau berasal dari mana? " Tanya Kakek tua itu yang berjuluk Dewa Naga Petir.
" Aku berasal dari pulau abadi. " Jawab He Shu Huan.
"Pulau Abadi? Dimanakah pulau itu berada? " Tanya Kakek tua itu merasa heran.
" Di hatiku. " Jawab He Shu Huan menepuk- nepuk dadanya sendiri.
__ADS_1
" Eh aku tanya kau jawab apa. " Kata Kakek tua itu.
" Kakek kau sendiri siapa? " Tanya He Shu Huan seraya memainkan kantung uang yang di curinya dari kakek tua itu.
" Hei sepertinya kantong uang yang kau pegang itu mirip dengan kantong uang punya aku? " Tanya Kakek tua itu terperangah melihat pemuda aneh itu berani mengambil kantong uangnya tanpa di ketahui olehnya.
" Iya memang satu detik yang lalu kantong uang ini punyamu tetapi sekarang nol koma satu detik ini kantong uang ini adalah milikku. " Jawab He Shu Huan melompat ke bawah lembah gunung cinta abadi.
" Bocah laknat! Kau berani mencuri kantong uang ku..! " Teriak Kakek tua itu yang segera mengejar He Shu Huan yang melakukan gerakan yang cepat yang tak kalah cepat dengan gerakan pedangnya.
Breetttt!
" Aghhhhh! " Jerit kakek tua itu karena pakaian yang dikenakannya telah hancur oleh pedang He Shu Huan yang tertawa-tawa riang gembira.
" Hahaha Hahaha ada monyet tua. " Kata He Shu Huan berlari-lari menghindari serangan maut dari kakek tua yang marah karena ulah nakal He Shu Huan.
Kakek tua itu menyerang He Shu Huan dengan ilmu mukjizat petir menyambar cepat yang menghantam hancur segala tempat yang menjadi sasaran ilmu mukjizat kakek tua itu karena He Shu Huan lompat sana lompat sini dan selalu berhasil hindari serangan ilmu petir dari kakek tua itu.
Jegger!
Crakkk!
" Huh, siapa suruh kau mengejar ku terus. " Kata He Shu Huan menendang jasad korbannya seenaknya saja sampai masuk ke dalam jurang hingga hancur berkeping-keping.
He Shu Huan sudah melompat kembali ke arah puncak gunung cinta abadi, dan bocah itu mulai menyelidiki sebuah gua berada di puncak gunung cinta abadi. Lalu, He Shu Huan melihat ada banyak tulisan dan ukiran tentang ilmu silat sakti pedang pusaka naga perak yang berasal dari Dewa Naga Perak yang meninggal dunia karena tua akibat cinta.
" Ah cinta adalah penyakit. Maka dari itu aku paling benci yang namanya cinta. " Kata He Shu Huan merasa Dewa Naga Perak adalah seorang pria tua bodoh dan dungu.
Tetapi, He Shu Huan tertarik untuk mempelajari ilmu mukjizat pedang pusaka Dewa Naga Perak yang memiliki tingkat yang bermacam-macam, yaitu tingkat Naga Perak kecil, tingkat Naga Perak sedang , tingkat Naga Perak tinggi dan tingkat Naga Perak cinta terhadap pasangan hidup.
" Ah, rupanya tingkat Naga Perak cinta terhadap pasangan hidup ini ilmu orang gila. " Kata He Shu Huan bergidik ngeri mempelajari ilmu mukjizat itu.
He Shu Huan mengeluarkan pedang pusaka naga perak dari sarung nya dan memainkan satu gerakan sesuai petunjuk dari dinding di dalam gua itu dengan cermat dan teliti, lalu He Shu Huan merasakan manfaat dari ilmu pedang pusaka naga perak kecil yang sudah di kuasai oleh He Shu Huan dengan cepat.
He Shu Huan mempelajari ilmu pedang pusaka naga perak sedang yang melakukan gerakan yang meliuk-liuk di atas udara yang kemudian berdesir yang memecah belah batu karang yang berada di tebing puncak gunung cinta abadi dengan ledakan yang sangat besar sekali.
__ADS_1
Wuuuttttt!
Blaaarrr!
Duarrr!
Bruakkk!
" Wah aku hebat sekali sekarang. " Kata He Shu Huan yang memuji dirinya sendiri.
He Shu Huan kini mempelajari ilmu mukjizat pedang pusaka naga perak tinggi yang menggunakan gerakan bagai kilat menyambar udara dan menghantam hancur sekitarnya dengan sinar perak yang dashyat.
Blaarrr!
" Wooow Luarbiasa...! " Sorak He Shu Huan melihat hasil latihannya.
" Ah sekarang tingkat Naga Perak cinta terhadap pasangan hidup. Aku harus bisa menguasainya, tapi aku malas untuk mencintai siapapun di dunia ini yang akan dapat membuat ku hancur. " Kata He Shu Huan menggerakkan telapak tangannya ke atas udara, lalu mengatakan di dalam hatinya.
" Hidupku tiada artinya tanpamu. "
Blaaar!!
" Eh, kaget aku.. " Kata He Shu Huan yang terkejut sekali melihat hasil ucapan dari hatinya terhadap pohon yang berada di depannya itu telah hancur.
He Shu Huan tidak sadar bahwa ia telah berada di gunung cinta abadi selama tiga hari dua malam dan membuat tiga orang sahabatnya kalang kabut mencari dirinya bersama dengan para penduduk suku Rillian yang mencarinya ke seluruh pedesaan suku ini.
" Aduh. " Suara halus dari Xiao Yi yang berusaha untuk mendaki gunung cinta abadi untuk gadis ini bisa mencari He Shu Huan yang telah di duga oleh gadis itu berada di puncak gunung cinta abadi tapi jalan ke puncak gunung cinta abadi sangat menyulitkan gadis remaja itu.
Karena gadis itu salah injak batu untuk mendaki gunung cinta abadi, maka gadis itu tergelincir jatuh dari ketinggian tebing gunung cinta abadi dengan kecepatan tinggi. Namun He Shu Huan bagai seekor burung rajawali jantan meluncur turun cepat dan menolong gadis itu yang dengan tepat jatuh ke dalam pelukan He Shu Huan.
" Aakkkkhhh...! " Jerit gadis itu yang merasa ketakutan sekali karena terjatuh dari tebing gunung cinta abadi dan mengira dirinya akan jatuh dan mati, tetapi gadis itu merasa bahwa ia jatuh ke tempat yang sangat nyaman sekali sehingga gadis itu memejamkan sepasang mata untuk menghirup aroma segar dan kedua telapak tangan kuat yang berada di dekatnya itu yang telah menangkapnya dengan tepat waktu.
" Turun. " Kata He Shu Huan melemparkan gadis itu ke rumput di bawah gunung cinta abadi sampai gadis itu menjerit kaget sekali karena tadi terjatuh ke tempat yang nyaman dan sekarang malah gadis itu terjatuh ke tempat yang dingin sekali.
Bersambung!
__ADS_1