Pendekar Serigala Emas Sakti

Pendekar Serigala Emas Sakti
Lautan Api Juga Terjadi Di Kota Ti An Selatan.


__ADS_3

"Gu Chuan.. Lu Lu ini barang sudah datang untuk kalian. " Kata Lan Jing Yu membawa lima puluh korbannya yang semuanya adalah perwira tinggi dan penjaga istana para pejabat teras kota ti an utara.


"Ya, silakan di kumpulkan di samping tempat duduk kami. " Jawab Lu Lu tersenyum ramah yang sadis sekali.


"Kita tunggu Shu Huan dan yang lainnya datang di pintu keluar dari kota ti an utara. " Kata Gu Chuan yang sudah menyelesaikan tugasnya dengan cepat dan Ia sudah melayang turun keluar dari kota ti an utara.


"Iya aku selesaikan dulu tugas ku.. " Jawab Lu Lu kini melemparkan sisa tugasnya ke api yang lebih besar lagi.


Brushh!!


Brrr!!


He Shu Huan dan Fu Xiao Chao menyelusuri ruang demi ruang dari istana pejabat lain di kota Ti An utara, mereka berdua merampas semua harta milik seluruh pejabat itu dan membagi- bagikan ke seluruh masyarakat kota Ti an utara yang sudah mengaku kota mereka kini milik sah dari Kekaisaran Liao


"Kak Huan, kenapa kau tidak mengambil satu emas pun dari gudang harta Pangeran Ti Yen? " Tanya Fu Xiao Chao usai mereka berada di luar kota Ti an utara.


"Aku tidak sudi mengambil harta yang tak layak untuk ku ambil. " Jawab He Shu Huan.


"Lalu apakah harta yang layak kau ambil dari hasil kerja mu? " Tanya Fu Xiao Chao seraya menerima salam dari Putri Ming Ming dan yang lainnya di pintu keluar dari kota ti an utara.


"Ada, yakni surat pengesahan kota ti an utara jatuh ke tangan ku berikut stempel kuasanya dari Pangeran muda tolol itu." Jawab He Shu Huan yang menghampiri seorang pria muda adik dari Pangeran muda Ti Yen yang di tangkap di dalam wisma gelapnya oleh Putri Ming Ming.


Lalu pangeran muda itu diseret keluar dari kota ti an utara usai dipaksa mengeluarkan surat asli pengesahan atas pengambilan alihan kota ti an utara dan stempel sah atas desakan Putri Ming Ming yang mengancam dirinya akan mutilasi pangeran muda itu di kamar mandi tak layak pakai.


"Jangan bunuh aku.. Baiklah aku serahkan surat asli pengesahan hak milik kota ti an utara kepada Kaisar Liao berikut stempel nya. " Kata Pangeran muda Ti Lung meratap dan sujud kepada Puteri Ming Ming.


Kemudian Putri Ming Ming menyeretnya keluar dari kota ti an utara untuk diserahkan kepada He Shu Huan keputusan akhir untuk nasib pangeran muda itu.

__ADS_1


"Aku sudah memenuhi permintaanmu, maka kau harus tepati janji mu untuk tidak membunuhmu seperti yang kau lakukan pada orang-orang ku di seluruh kota ti an utara. "Ratap Pangeran muda Ti Lung berlutut memohon ampunan kepada He Shu Huan yang sudah dikelilingi para sahabat dan pasukannya.


" Emm yang mengucapkan janji adalah dia bukan aku.. Aku tetap membunuhmu. "Jawab He Shu Huan tanpa senyuman di wajahnya, ia gerakan pedang naga perak membabat habis pangeran muda Ti Lung.


Crakkk!!


" Buang. " Kata Bi Guan kepada prajurit-prajurit Kekaisaran Liao yang mematuhi perintahnya untuk buang jasad Pangeran muda Ti Lung ke dalam api yang melahap habis kota ti an utara.


"Tunggu kota ti an selatan dan pusat jatuh ke tanganku.. Barulah kita bangun kota ti an utara yang baru. " Kata He Shu Huan memberikan suaranya untuk pembangunan infrastruktur kota -kota atau wilayah yang sudah jatuh ke tangan Kekaisaran Liao kepada pihak khusus untuk urusan pembangunan hasil kerja mereka yaitu Putri Ming Ming kakak kembarnya sendiri.


"Kota ti an selatan dekat kok dari sini hanya lima kilometer saja. " Kata Fu Xiao Chao.


"Baik, kita pesta lagi di kota ti an selatan. "Jawab He Shu Huan mengatur para pasukan-pasukan Kekaisaran Liao yang di bagi ke kota ti an pusat dengan pimpinan Bi Guan dan Putri Lan Jing Yu yang kaget sekali di jauhkan dari He Shu Huan.


"Ahhh? "


Brrrr!!


" Yang lain ikut aku ke kota ti an selatan. "Kata He Shu Huan melompat ke atas punggung kelinci manis bersama Fu Xiao Chao yang telah duduk manis di depannya.


Yu Man Ji dan Xue Li Lan menggunakan naga hitam bulu emas, lalu Gu Chuan dan Lu Lu pakai cara ginkang mereka yang saling berkejaran satu sama lainnya menuju ke kota ti an selatan.


Jika kota ti an utara menjadi lautan api pada siang hari, maka kota ti an selatan terjadi pada malam hari yang belum juga terlalu malam atau masih sore hari.


Suara dentuman bom terjadi di seluruh penjuru kota ti an selatan di sertai pula peluit yang sangat memekakkan telinga bagai suara cuitan burung-burung pemakan bangkai.


Boom!!

__ADS_1


Jegger!!


Duarrr!!


Nguing!!


Cuit!!!


Cuiiit..!


" Aghhh suara apakah itu?!! Darimana asalnya?!! " Teriakan dari seluruh penghuni dalam kota ti an selatan yang jantungnya berdebar kencang karena rasa takut meracuni mereka pada saat itu.


Tak berselang lama suara pintu-pintu kota ti an selatan ambruk oleh terjangan para pasukan Kekaisaran Liao yang jumlahnya mencapai lima ratus ribu orang prajurit pilihan yang langsung merajalela dalam kota ti an selatan.


Bruakk!!


"Serbuuuu...!! Ambill....Habiskan...!! "Suara para prajurit Kekaisaran Liao berpesta pora di tengah lautan api, ledakan bom, tangisan dan sebagai nya.


"Akhhhh..! Jangan...!! Tolong... Jangan sakiti kami...! " Suara memilukan terdengar di seluruh kota ti an selatan.


Termasuk di dalam rumah-rumah mewah milik para pejabat teras dan istana milik Bupati ti an selatan karena disana terjadi pembantaian besar-besaran yang di lakukan oleh sekelompok anak-anak muda yang masih belia sekali.


"Mau lari ke mana kalian? Ayo beritahu aku, janganlah takut.. " Suara halus yang bagaikan bisikan hantu di sore hari terdengar menakutkan bagi para penghuni rumah-rumah para pejabat teras yang memimpin kota ti an selatan.


"Tolong, jangan bunuh kami, kami pasti akan beri kamu uang yang banyak atau apa saja yang kamu mau.. Asalkan kamu tidak bunuh kami. " Ratap para pejabat teras itu yang meringkuk ketakutan di bawah tatapan mata cantik yang kejam itu.


"Ehmm, kalian mau menyogok ku dengan uang haram kalian yang kalian dapatkan dari tenaga dan pikiran rakyat kecil?!! Oohh, jangan harap aku mau uang kalian.... Uhh. " Kata Xue Li Lan gadis cantik jelita itu yang menerobos masuk ke rumah-rumah para pejabat teras kota ti an selatan dan menangkap mereka menjadi satu ikatan tali tambang dan di hadapkan kepada Yu Man Ji.

__ADS_1


Bersambung!!


__ADS_2