Pendekar Serigala Emas Sakti

Pendekar Serigala Emas Sakti
Kembali Ke Kota Nan An.


__ADS_3

"Jauh lebih baik dia kalau mengambek dengan diam, nah kalau yang disebelah ku itu, uhhh dia mengambek kacau balau deh. " Kata He Shu Huan melirik Fu Xiao Chao yang berkuda di sisi kanannya.


"Eh, kau bicara tentang siapa? "Tanya Fu Xiao Chao curiga.


" Semut di bawah kaki kuda ku. "Jawab He Shu Huan cepat agar Fu Xiao Chao tak curiga di singgung oleh He Shu Huan.


" Awas ya jika kau bicara tentang ku yang tidak -tidak. "Ucap Fu Xiao dari lirikan matanya yang sangat indah sekali bagai matahari pagi yang cerah dan hangat di pandangan mata He Shu Huan.


" Ya, tenang saja. "Kata He Shu Huan tertawa riang gembira memacu kudanya di ikuti oleh Fu Xiao Chao dan Yu Man Ji yang membalapkan kuda poni dan keledai hitam untuk mengimbangi langkah derap kuda He Shu Huan.


" Ah sudah malam, sebaiknya kita segera cari tempat untuk tidur. "Kata Yu Man Ji saat mereka tiba di sebuah desa tak jauh dari kota Nan an.


" Ya, kau benar sekali, hmm di sana ada rumah kosong. "Jawab He Shu Huan yang sudah lebih dahulu memacu kudanya untuk sampai di rumah kosong dengan tepat waktu.


Mereka pun bermalam di dalam rumah kosong di sudut kota Nan an dan mereka tidak sendirian di sana, melainkan ada beberapa orang yang ikut bermalam di dalam rumah kosong itu dengan mengelilingi api unggun untuk mengusir nyamuk serta di sudut kiri rumah kosong itu ada seorang gadis remaja berusia empat belas tahun yang terkejut sekali melihat He Shu Huan dan Yu Man Ji berada di sana.


" Shu Huan.. Man Ji.. " Panggil gadis remaja itu yang ternyata Xue Li Lan sahabat mereka yang berasal dari pulau abadi.


"Xue Li yang rupanya dirimu sudah berhasil tiba di daratan besar. " Kata He Shu Huan terkesiap melihat Xue Li yang berada di dalam rumah kosong itu juga.

__ADS_1


"Ya, aku berhasil melakukan perjalanan jauh dari rumah kita menuju ke sini dan aku tidak sendiri kok. Aku bersama Lu Lu tetangga kita. "Jawab Xue Li Lan sudah memanggil gadis remaja lain yang duduk di sudut kiri rumah kosong itu untuk bergabung dengan mereka.


" Shu Huan aku rindu kamu. "Kata Lu Lu gadis pulau api.


" Aku sama sekali tidak pernah rindu dengan mu. "Ucap He Shu Huan tertawa riang gembira tanpa memedulikan perasaan gadis itu yang langsung sedih setelah He Shu Huan langsung berkata tak pernah rindu dengan gadis itu.


" Shu Huan, siapakah gadis yang bersamamu dan Yu Man Ji? " Tanya Xue Li Lan saat gadis ini melihat adanya seorang gadis kecil yang amat cantik jelita sekali yang duduk di dekat He Shu Huan.


"Angsa Putih, nama gadis kecil ini dan ia sahabat kami. " Jawab Yu Man Ji terlihat kagum dengan kecantikan Xue Li Lan yang tersenyum malu saat di tatap kagum oleh Yu Man Ji.


"Angsa Putih, kenalkan aku adalah Xue Li Lan teman He Shu Huan dan Yu Man Ji dan ini Lu Lu sahabat kami juga. " Kata Xue Li Lan yang peka terhadap Fu Xiao Chao yang tampaknya sangat dekat dengan He Shu Huan yang juga terlihat lebih manis kepada Fu Xiao Chao daripada dengan gadis lainnya.


"Oh selamat kalau begitu untuk kalian berdua dan semoga hubungan kalian berdua selalu harmonis sampai akhir hayat kalian berdua." Kata Xue Li Lan tulus hati untuk He Shu Huan dan gadis kecil itu bahagia.


"Mereka berdua bukan sepasang kekasih tetapi sahabat karib saja karena He Shu Huan bisa membunuh dengan kata -kata romantis yang ia keluarkan untuk angsa putih. " Kata Yu Man Ji dengan polos meluruskan perkataan Xue Li Lan untuk sahabatnya yang tidak pernah membuat hatinya kecewa dengan jatuh cinta kepada angsa Putih.


"Kami berdua sahabat tapi mesra dan Yu Man Ji carilah gadis lain yang lebih baik daripada angsa putih jelek ini. " Kata He Shu Huan mengetahui isi hati Xue Li Lan yang jatuh cinta kepada Yu Man Ji sejak mereka kecil.


"Ya, Yu Man Ji aku sama sekali tidak pernah ada kecocokan dengan mu. " Kata Fu Xiao Chao yang berterus terang bahwa ia tidak pernah ada rasa perasaan spesial untuk Yu Man Ji.

__ADS_1


"Ahh, aku akan mengubah perasaan ku kepada mu, Angsa Putih. Asalkan kau sudah punya pilihan yang lebih baik dari ku. " Kata Yu Man Ji serius sekali.


He Shu Huan menghela napas panjang melihat keseriusan Yu Man Ji yang jatuh cinta kepada Fu Xiao Chao dan bertekad untuk menjadi kekasih Fu Xiao Chao sampai Fu Xiao Chao bisa serta mau menerimanya sebagai kekasih Fu Xiao Chao, dan hal ini membuat perasaan He Shu Huan merasa tidak nyaman.


"Yu Man Ji sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa menerima mu sebagai kekasih ku karena aku tidak pernah ada perasaan spesial untuk mu. " Kata Fu Xiao Chao tegas.


"Angsa Putih dengar, ya?Aku sampai kapanpun akan selalu mengejar mu sampai kau mau untuk menjadi kekasih ku. " Kata Yu Man Ji dengan nada lebih tegas sekali kepada Fu Xiao Chao.


He Shu Huan melirik Fu Xiao Chao yang melirik nya sangat tajam dan marah, maka ia dengan cepat menggenggam tangan Fu Xiao Chao dan menatap wajah Yu Man Ji yang terkejut sekali melihat tatapan matanya yang melihatnya telah mengangkat jemarinya berada di genggaman tangan Fu Xiao Chao.


"Apa kalian berdua? " Tanya Yu Man Ji tajam.


"Ya, aku dan Angsa Putih atau He Yin Shuang adalah sepasang kekasih yang sudah sepakat untuk saat kami dewasa nanti kami berdua akan menikah dan hidup bersama untuk selamanya." Jawab He Shu Huan tersenyum tegas kepada Yu Man Ji yang tersenyum senang sekali karena ia telah menipu He Shu Huan untuk sahabatnya itu bicara jujur tentang hubungan sahabatnya itu dengan Fu Xiao Chao bukanlah sebagai sahabat saja melainkan mereka berdua adalah sepasang kekasih sejati.


"Shu Huan, inilah yang ingin aku dengar darimu, yaitu kejujuranmu bahwa kau dan Angsa Putih adalah sepasang kekasih dan kutukan bahwa kau bisa membunuh para gadis yang menyukai mu hanya dengan ucapan maupun pikiran dan hati serta tindakan mu saja telah sirna dan hilang oleh Angsa Putih karena kamu telah jatuh cinta kepadanya." Kata Yu Man Ji dengan apa adanya membuka isi hati He Shu Huan kepada Fu Xiao Chao yang tersenyum bahagia sekali mendengar hal ini.


"Yu Man Ji kau sungguh licik sekali mengetahui isi hatiku. " Kata He Shu Huan memukul kepala Yu Man Ji dengan gemas.


Bersambung!!

__ADS_1


__ADS_2