Pendekar Serigala Emas Sakti

Pendekar Serigala Emas Sakti
Hanya Satu Hari Di Pek San Pai


__ADS_3

"Sebaiknya anda pindahkan mereka berdua ke dalam kamar anda dan periksa dengan teliti luka yang istri dan anakmu alami. "Kata He Shu Huan mengatur pria paruh baya itu.


" Ya, kau benar sekali. "Jawab Pendekar besar Pei cepat memindahkan istri dan anaknya ke kamar dan cepat memeriksa kondisi kesehatan istri dan anaknya dengan teliti dan cermat sekali.


" Ah, mereka berdua terkena racun tapak kelelawar hijau."Kata Yu Man Ji kenal dengan luka yang dialami istri dan anak perempuan dari Pendekar besar Pei.


"Akh lalu bagaimana cara untuk mengobati ibu dan adikku? " Tanya Huang Rong Er yang duduk di samping ibunya.


"Minum saja ramuan herbal daun Phi atau daun rumput ungu liar yang berada di halaman depan rumah ini. " Jawab Yu Man Ji santai sekali.


"Ah aku tidak pernah tahu kalau rumput liar di halaman depan rumahku adalah penawar racun telapak kelelawar hijau. " Kata Pendekar besar Pei makin terheran-heran dengan kedua orang pemuda remaja tanggung itu.


"Iya, terkadang manusia tidak pernah menyadari bahwa disekeliling mereka ada banyak sekali tumbuh-tumbuhan yang dianggap tak berguna tetapi sebenarnya adalah sangat bermanfaat bagi mereka. " Kata He Shu Huan memandang kasihan kepada Pendekar besar Pei.


"Ah ya kau benar, Nak. Tapi, bagaimana cara menggunakan rumput ungu liar ini? " Tanya Pendekar besar Pei sudah memetik rumput ungu liar dengan cepat setelah ia tahu bahwa rumput itu bisa menyembuhkan luka racun pada istri dan anaknya.


"Di rebus air matang selama lima belas menit, lalu di saring dan kumpulkan di cawan tanah liat, kemudian diminumkan kepada istri dan anakmu, maka mereka berdua akan segera sembuh seperti sediakala. " Kata He Shu Huan dengan nada seperti menggurui cara menggunakan rumput ungu liar.


"Iya terimakasih atas petunjuk mu, nak. "Kata Pendekar besar Pei segera melakukan hal yang sudah di tunjukkan oleh pemuda remaja tanggung yang sangat tampan dan aneh itu dengan cepat.

__ADS_1


Lima belas menit kemudian ucapan pemuda itu terbukti dengan jelas sekali dan tepat sekali karena istri dan anaknya usai di beri minum ramuan rumput ungu liar, kini telah sehat kembali dan Ia segera mengucapkan terima kasih kepada pemuda itu.


" Anak muda terimakasih atas pertolongan mu kepada keluarga ku dan sekarang bolehkah aku mengetahui siapa dirimu dan kedua orang teman mu itu? "Tanya Pendekar besar Pei.


" Namaku He Shu Huan, dia Yu Man Ji dan gadis kecil itu Angsa Putih. Kami bertiga mengantar Nona Huang Rong Er untuk bertemu dengan ibu kandung nya yang sudah lama sekali terpisah dari nya. Itu saja, Pendekar besar Pei. "Jawab He Shu Huan singkat tapi jelas.


" Ibu mereka adalah teman-teman baik ku. "Kata Huang Rong Er memberitahu ibunya tentang kebaikan ketiga orang muda itu terutama He Shu Huan.


" Rong Er, aku adalah suami ibumu, jadi mulai sekarang kau adalah putriku juga bersama Pian Pian. Panggil aku dengan sebutan ayah. "Kata Pendekar besar Pei yang bijaksana dan juga menerima putri istri nya seperti putri kandung nya sendiri.


" Iya, ayah Pei Su. "Jawab Huang Rong Er yang segera bersujud hormat kepada Pendekar besar Pei.


" Eh kenapa kalian bertiga cepat sekali untuk pulang ke rumah kalian? Bagaimana kalau kalian bertiga menginap dulu di sini beberapa hari saja? " Song Dan yang tahu isi hati putrinya itu segera menawarkan undangan untuk menginap kepada He Shu Huan yang membuatnya kagum sekali dan ia punya keinginan besar untuk dirinya bisa menjodohkan putrinya dengan He Shu Huan yang menarik itu.


"Maaf, Nyonya Pei. Aku tidak bisa terlalu lama di luar rumah, aku juga punya orangtua yang sedang menungguku di rumah. Aku pamit dulu ya sekarang. " Kata He Shu Huan acuh tak acuh sudah berkelebat cepat untuk duduk di atas punggung daun bawang di ikuti oleh Yu Man Ji dan Fu Xiao Chao.


"Ah, dia sungguh aneh tetapi suatu saat nanti ia akan menjadi orang besar yang sangat gagah perkasa. " Kata Pendekar besar Pei yang baru sadar bahwa ia belum menanyakan siapa orang tua dan tinggal di utara mana He Shu Huan itu.


"Akhhh.. Kalau jodoh pasti akan bisa bertemu lagi setelah mereka dewasa. " Kata Song Dan memberikan semangat untuk putrinya jangan putus asa untuk dapat pria pujaan hati putrinya itu.

__ADS_1


Setelah setengah tahun merantau ke Kota Embun Bening dan sekitarnya, He Shu Huan dan Yu Man Ji akhirnya kembali ke Kekaisaran Liao, tapi kali ini mereka berdua kembali bersama Fu Xiao Chao yang terkagum-kagum pada sifat rendah hati He Shu Huan yang menyembunyikan jati diri sebagai seorang Kaisar dari Kekaisaran Liao.


"Hormat kami kepada Paduka Kaisar Liao." Sapa para pengawal yang menjaga pintu masuk ke dalam Kekaisaran Liao begitu mereka melihat kedatangan He Shu Huan dan Yu Man Ji.


"Shu Huan... !! Yu Man Ji.. Akhirnya kalian berdua pulang juga ke Kekaisaran Liao. " Kata Sastrawan Bodoh Bi Guan sudah menyambut kepulangan kedua orang sahabatnya itu di pintu masuk ke dalam istana Kekaisaran Liao.


"Bi Guan, aku sudah bilang bahwa aku akan pulang ke istana Kekaisaran Liao setelah aku menyelesaikan urusan ku. " Jawab He Shu Huan berjalan menuju ke ruangan yang di tunjukkan oleh Bi Guan.


"Bi Guan darimana saja kamu? " Tanya seorang gadis remaja berusia lima belas tahun dan mirip sekali dengan He Shu Huan yang terpesona drama kecantikan gadis itu mirip dengannya.


Gadis itupun terperangah kaget sekali karena ia mirip sekali dengan gadis itu, tapi akhirnya ia sadar bahwa gadis itu adalah saudari kembar nya yang bernama Ming Ming sesuai dengan informasi dari gurunya di Pulau Abadi, dan Ia tidak pernah duga akan secepatnya itu bertemu dengan saudari kembarnya.


"Kau Ming Ming 'kan? " Tanya He Shu Huan yang tersenyum ramah kepada gadis cantik jelita sekali itu.


"Kau He Shu Huan 'kan? " Tanya Ming Ming yang tersenyum gembira sekali bertemu dengan saudara kembarnya.


"Waaah hebat sekali kita berdua bisa bertemu di sini dan bagaimana cara ku bisa menemukan ku di Kekaisaran Liao. " Kata He Shu Huan pelan karena ia tahu bahwa Ming Ming menyamar sebagai dirinya selama ini.


"Tidak sengaja bertemu dengan mereka di tengah jalan di dalam perantauan ku di dalam misi ku mencari tahu keberadaan mu dari guruku di sekte Gobi cabang kota Kayu Manis, lalu mereka berdua cerita tentang dirimu yang kini menjadi penguasa di Kekaisaran Liao bahkan di seluruh utara mengenalimu sebagai seorang Pendekar Besar yang bernama Pendekar Serigala Emas Sakti. " Jawab Ming Ming jujur sekali karena ia sangat bangga sekali kepada saudaranya itu.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2