
Pada jam larut malam di istana Putri Ming Ye terjadi peristiwa yang sangat menggemparkan seluruh wilayah kota ti an Barat juga semua itu di sebabkan oleh kedatangan tamu tak diundang oleh pihak rumah dan akhirnya tamu-tamu itu memusnahkan seluruh penghuni istana Putri Ming Ye.
He Shu Huan dan Fu Xiao Chao tiba di istana Putri Ming Ye istri dari Pejabat Yu dan saudari kandung Kaisar Ming Luo musuh bebuyutan mereka, terutama musuh bebuyutan He Shu Huan, karena itu mereka berdua tidak segan untuk mendatangi istana Putri Ming Ye di tengah malam hari itu.
Brrrrr!!
Brukkk!!
"Agh... Suara apakah itu?! " Teriak seorang wanita cantik jelita yang berada di dalam kamar tidur yang sangat mewah sekali.
Wanita itu adalah Putri Ming Ye yang terkejut sekali karena dia sedang tidur usai bermesraan bersama suami gelapnya dan ia terbangun dari tidurnya dengan terkejut mendengar suara yang berasal dari genteng kamarnya yang hancur menimpa suami barunya hingga suaminya itu tewas seketika itu juga.
"Suara malaikat maut dari neraka yang sudah datang untuk menghabisi mu. " Jawab seorang pemuda remaja tanggung yang sangat tampan sekali dan manis sekali tetapi sangat keji dan ganas sekali telah menghampirinya dengan ujung pedang yang berkilat tajam sekali.
Putri Ming Ye tidak gentar dan takut, ia pun memberikan perlawanan terhadap pemuda itu dengan mengibaskan lengannya yang disertai ilmu mukjizat telapak sakti awan naga yang menggulung angin musim dingin untuk hadapi serangan maut dari pemuda remaja tanggung itu.
Wuttt!!!
Tapi He Shu Huan menggerakkan telapak tangan nya untuk mengerahkan ilmu sakti bumi es yang menghantam hancur isi dada Putri Ming Ye dengan satu kali pukul saja.
Plakk!!
Desss!!
Putri Ming Ye tewas dalam keadaan mulutnya berdarah segar dan He Shu Huan menebas kepalanya hingga putus dan dibungkus baju tidur terbaru milik Putri itu sendiri.
"Xiao Chao, tolong gantung kepala orang ini di menara alun-alun kota Ti an barat. " Kata He Shu Huan lembut dan halus kepada Fu Xiao Chao.
"Ya, kakak Huan. " Jawab Fu Xiao Chao cepat mematuhinya.
Lalu He Shu Huan berkelebat cepat menuju ke seluruh ruangan yang berada di istana Putri Ming Ye, dan ia tidak bisa berhenti untuk bantai habis sejumlah penghuni istana Putri Ming Ye yang kemudian di kumpulkan di kantong plastik hitam oleh Putri Lan Jing Yi sahabat barunya.
Crakk!
Crakk!!
Crakk!!
Sementara itu Yu Man Ji dan Xue Li Lan berada di dalam markas cabang sekte Hoa San Pai dan mereka berdua menghabisi seluruh anggota sekte Hoa San Pai hingga tak tersisa lagi.
Wussshh!
Crakk!!
Crakk!!
__ADS_1
"Bedebah laknat!! Siapa kalian berdua dan apa maksud kalian berdua berani membunuh para anggota sekte Hoa San Pai ku?! "Hardik kakek ketua sekte Hoa San Pai cabang kota Ti an barat terkejut sekali karena ia usai pulang dari istana Putri Ming Ye untuk bersenang-senang bersama gadis itu.
Tahu-tahu sekte Hoa San Pai nya sudah di hancurkan oleh sepasang anak muda yang masih remaja sekali dan belum terlihat hebat sekali bagi tokoh-tokoh dunia persilatan daratan besar yang sudah ia kenal dengan baik tentang kehebatan dari para tokoh dunia persilatan.
" Kami berdua adalah sepasang Dewa dan Dewi pencabut nyawa orang-orang tengik seperti kalian semua. "Jawab Yu Man Ji menggunakan ilmu tapak macan tutul untuk menghadapi Kakek ketua sekte Hoa San Pai cabang kota ti an barat yang segera menangkis serangannya dengan ilmu pukulan hawa sakti bunga lili puncak gunung Hoa San.
Wutttt!!
Plakk!
Dess!
" Arghhh...! "Teriak kakek ketua sekte Hoa San Pai terhuyung-huyung karena ilmu pukulannya membalik kepadanya dan ia merasakan dadanya sesak.
" Kakek palsu.. Lihat diriku..!! " Hardik Xue Li Lan menggerakkan pedangnya secara cepat dan ganas sekali sehingga kakek ketua sekte Hoa San Pai itu telah dimutilasi berhamburan di cincang halus dan lembut sekali oleh gadis itu.
Crakk!
Crakk!
Crakk!!
Di dalam markas cabang sekte bulan putih juga terjadi peristiwa yang sangat hebat sekali karena seluruh anggota sekte bulan putih telah di bantai habis oleh Sastrawan Bodoh Bi Guan dan Putri Ming Ming saudari kembar He Shu Huan yang di juluki sebagai Iblis Cantik Harum.
Crakk!!
Crakk!!
"Astaga siapakah yang telah berani membunuh seluruh anggota sekte bulan putih ku? " Tanya sepasang suami-istri Ketua sekte bulan putih yang juga baru saja mempersiapkan diri mereka untuk berperang melawan para pasukan dari Kekaisaran Jin yang sudah mereka ketahui akan datang ke kota ti an barat pada esok hari, tapi mereka tidak bisa menduga bahwa para pasukan Kekaisaran Jin yang menjadi musuh mereka telah menjadi sahabat Kekaisaran Liao.
Sastrawan Bodoh Bi Guan yang cerdik sudah merebut gelar penguasa Kekaisaran Jin melalui pernikahannya dengan Putri Jin Yi Liam yang merupakan penguasaa tunggal dari Kekaisaran Jin, oleh sebab itu Putri ini memberikan bantuan kepada He Shu Huan yang menjadi sahabatnya Bi Guan.
"Aku siap untuk memberikan bantuan kepada sahabat mu, suamiku. " Kata Putri Jin Yi Liam selir baru Bi Guan.
"Bagus sekali, sayangku. " Jawab Bi Guan yang menciumnya mesra sekali sampai gadis itu memekik kaget sekali karena permainan cinta Bi Guan telah membuatnya jatuh cinta kepada Bi Guan.
Karena itu Bi Guan dan Putri Ming Ming saudari kembar He Shu Huan bisa masuk ke markas cabang sekte bulan putih dengan bebas dan kini mereka berdua berhadapan langsung dengan Ketua sekte bulan putih yang kaget karena mereka berhadapan langsung dengan sepasang muda dan mudi yang masih muda sekali.
"Siapakah kalian berdua dan apa maksud kalian berdua yang begitu berani membunuh seluruh anggota sekte bulan putih kami?!" Hardik istri dari Ketua sekte bulan putih yang sudah marah sekali kepada kedua orang muda itu.
"Kami berdua eh bertiga adalah kawan-kawan kalian berdua yang pernah kalian berdua khianati hingga hancur berkeping-keping dan sekarang... Rasakanlah pembalasan kami..!! " Hardik Bi Guan menggunakan pedang elang emas yang menyerang langsung ke arah Ketua sekte bulan putih yang segera membalas dengan goloknya yang bergerak dengan hebat sekali dalam usaha menangkis pedang elang emas milik Bi Guan.
Wushhh!
Crangg!
__ADS_1
"Arghhh!! " Teriak Ketua sekte bulan putih yang terkejut sekali karena goloknya telah patah menjadi dua bagian saat di adu melawan pedang elang emas milik Bi Guan.
Bi Guan tidak memberikan kesempatan lawan nya untuk melakukan perlawanan terhadap nya, maka ia segera memenggal cepat kepala Ketua sekte bulan putih dengan ilmu pedang elang emas sakti.
Wushhhh!
Crakk!!
Putri Ming Ming menghadapi istri Ketua sekte bulan putih yang menggunakan pedang tipis untuk menghadapinya. Ia segera menggunakan ilmu pedang Iblis cantik harum menghantam hancur ilmu pedang bulan putih milik istri dari Ketua sekte bulan putih yang terkejut sekali karena ilmu pedang nya telah berhasil di patah kan oleh gadis remaja tanggung yang sangat cantik jelita sekali itu.
Wuttzz!
Crangg!!
"Argghhh!! " Teriak istri dari Ketua sekte bulan putih yang merasakan tangannya lumpuh saat beradu tenaga yang ia salurkan melalui pedang nya.
"Baiklah sekarang berikan kepala mu kepada ku. "Kata Putri Ming Ming dengan senyuman sadis nya, ia sudah menggerakkan pedang membabat habis kepala istri dari Ketua sekte bulan putih
Crakk!!
" Ming Ming sayangku, kau semakin lama semakin mengejutkan ku tetapi aku semakin cinta kepada mu. "Kata Bi Guan tersenyum tampan kepada Putri Ming Ming yang segera merengkuh wajahnya dan menciumnya lembut.
" Terimakasih atas pujian mu, sayang ku. "Jawab Putri Ming Ming melayangkan senyuman yang paling cantik kepada Bi Guan yang terkekeh senang sekali.
" Bi Guan, kau dimana? " Terdengar suara centil Putri Jin Yi Liam yang mencari-cari Bi Guan di seluruh markas cabang sekte bulan putih.
"Ahh, selir centil mu mencari mu tuh. " Kata Putri Ming Ming berkelebat cepat pergi dari markas cabang sekte bulan putih untuk menemui He Shu Huan dan Fu Xiao Chao di alun-alun kota ti an barat.
"Ahh, Ming Ming sayang.. Tunggu aku...!! " Teriak Bi Guan berkelebat cepat untuk mengejar Putri Ming Ming kekasihnya itu.
"Bi Guan kenapa kamu meninggalkan aku disinii? " Teriak Putri Jin Yi Liam yang telah berhasil menemukannya itu, kini mengejarnya dengan berkelebat cepat juga.
Mereka berkumpul bersama Berandal Gila Gu Chuan dan Lu Lu yang menunggu bungkusan dari para sahabat mereka dan merekalah yang bertugas untuk menggantung seluruh kepala orang-orang yang memimpin kota ti an barat dan Putri Lan Jing Yu memasang segel pengalihan kota ini berada di tangan Kekaisaran Liao.
"Gu Chuan ini pekerjaan mu sudah datang. " Kata Fu Xiao Chao melemparkan hasil kerjanya kepada Gu Chuan.
"Ya, baiklah aku kerjakan dengan oke. " Jawab Gu Chuan yang sangat terampil sekali dan ia menyelesaikan tugasnya dengan waktu satu menit saja.
"Sudah selesai semua..! " Teriak He Shu Huan kepada para sahabatnya.
"Iya, sudah...! " Sahut para sahabatnya serentak tertawa -tawa gembira.
"Lanjut ke kota Ti an utara dan selatan serta kota ti an pusat. " Kata He Shu Huan tersenyum bahagia kepada para sahabatnya.
Bersambung!!
__ADS_1