
"Itu mereka," Kata pangeran Chian seraya menunjuk.
"Itu bukannya raja Sishan dan permaisuri Axyun?" Tanya putri Lylyan.
"Benar. Ayo kita kesana!" Tutur pangeran Chian. Mereka pun mendekati raja Sishan dan permaisuri Axyun yang sedang di penjara.
"Bagaimana kabar kalian?" Tanya pangeran Chian.
"Baik," Kata raja Sishan.
"Lylyan, kamu tidak ingin bicara sesuatu pada mereka?" Tanya pangeran Chian kepada putri Lylyan. Sedangkan putri Lylyan hanya diam di belakang pangeran Chian.
"Kamu jangan takut, mereka sekarang sudah baik," Kata pangeran Chian. Lalu ia menggenggam erat tangan putri Lylyan. Putri Lylyan pun mengangguk lalu berdiri bersebelahan dengan pangeran Chian.
"Putri Lylyan, maafkan atas kejahatan kami," Tutur raja Sishan.
"I-iya, aku sudah memaafkan k-kalian," Kata putri Lylyan terbata-bata karena masih sedikit takut.
"Kamu masih takut dengan kami?" Tanya permiasuri Axyun. Putri Lylyan hanya mengangguk.
"Maafkan kami, karena kami mencoba membunuh mu, waktu itu," Tutur permaisuri Axyun menyesal. Putri Lylyan tersenyum dan mengangguk.
"Apakah putri Fiyen sering menjenguk kalian?" Tanya pangeran Chian.
"Biasanya sering. Tatapi minggu ini, anak kami belum kesini. Mungkin masih sibuk mengurus kerjaan," Tutur raja Sishan.
Tiba-tiba putri Fiyen Min datang ke dalam ruang panjara bawah tanah.
"Eh, ada pangeran Chian dan putri Lylyan juga disini," Kata putri Fiyen.
"Iya, kami baru saja sampai," Kata pangeran Chian. Sedangkan putri Lylyan hanya diam.
"Ayahanda, Ibunda. Aku membawakan makanan kesukaan kalian," Kata putri Fiyen seraya tersenyum. Lalu, ia memberikan makanan itu.
"Terimakasih, putriku," Kata permaisuri Axyun seraya tersenyum dan mengambil makanannya.
"Ohiya, putri Lylyan. Aku minta maaf karena telah jahat padamu," Kata putri Fiyen meminta maaf dengan ikhlas.
"Aku sudah memaafkan kalian semua," Kata putri Lylyan seraya tersenyum.
"Kalian tidak ingin singgah ke istana ku?" Tanya putri Fiyen pada pangeran Chian dan putri Lylyan.
"Lain waktu saja," Kata pangeran Chian.
"Baiklah," Sahut putri Fiyen.
Putri Lylyan Qiran menarik-narik baju pangeran Chian Shin. Pangeran Chian Shin pun sadar dengan hal itu.
"Ada apa?" Tanya pangeran Chian.
__ADS_1
"Tunduk lah sedikit, aku ingin bicara sesuatu," Kata putri Lylyan dengan suara pelan. Pangeran Chian pun menurutinya.
"Bisakah kita mengeluarkan raja Sishan dan permaisuri Axyun dari penjara ini. Aku tidak tega melihatnya. Kasihan mereka, pangeran. Lagi pula aku kan sudah memaafkan mereka," Kata putri Lylyan berbisik di telinga pangeran Chian. Tetapi raja Sishan, permaisuri Axyun dan putri Fiyen mendengar ucapan putri Lylyan.
"Baik sekali hati mu," Batin permaisuri Axyun.
"Aku salah telah mencelakai mu dan berusaha untuk membunuhmu," Batin raja Sishan.
"Kamu mempunyai hati yang baik, putri Lylyan. Kamu memang pantas hidup bahagia dengan pangeran Chian," Batin putri Fiyen.
"Aku tidak bisa, Lylyan," Kata pangeran Chian. Ia sudah berdiri tegap seperti semula.
"Kenapa tidak bisa?" Tanya putri Lylyan polos.
"Itu sudah keadilan. Aku tidak bisa asal mengeluarkan mereka," Kata pangeran Chian dingin. Putri Lylyan membekap mulut pangeran Chian.
"Kenapa pangeran berbicara keras sekali," Kata putri Lylyan dengan polosnya.
"Polos sekali kamu, putri Lylyan. Aku jadi gemas dengan mu," Batin putri Fiyen. Lalu ia tersenyum.
"Memang kenapa?" Tanya pangeran Chian pada putri Lylyan.
"Iiihh. Dasar tidak peka," Celetuk putri Lylyan kesal.
"Sudah-sudah. Jangan di bahas lagi. Lagi pula kami mendengar apa yang kamu katakan pada pangeran Chian," Tutur raja Sishan seraya tersenyum melihat tingkah polos putri Lylyan.
"Aku juga mendengarnya," Kata putri Fiyen seraya tersenyum.
"Iya, kami semua mendengarnya," Kata permaisuri Axyun.
"Kenapa bisa? aku tadi kan tidak berbicara kuat," Kata putri Lylyan dengan polosnya.
"Apanya yang tidak kuat, buktinya mereka dengar," Celetuk pangeran Chian ketus.
"Dasar pangeran Es balok," Kata putri Lylyan sangat kesal.
"Kamu sangat lucu dan polos," Kata putri Fiyen kepada putri Lylyan.
"Pantas saja pangeran Chian tergila-gila padamu," Celetuk putri Fiyen.
"Jangan mengejek ku," Kata pangeran Chian dengan aura dinginnya.
"Maaf-maaf," Kata putri Fiyen.
"Kalian sekarang sudah dekat? " Tanya putri Lylyan seraya menyipitkan matanya.
"Tidak," Kata pangeran Chian.
"Kami waktu kecil sering bertemu, dan kami satu umuran dan hanya beda bulan. Dulu, kerjaan Shin dan kerjaan ku saling bekerja sama. Aku dan kedua orang tua ku sering ke istana kerjaan Shin," Kata putri Fiyen.
__ADS_1
"Dan saat aku dan istriku tahu bahwa orang tua kalian menjodohkan kalian berdua, lalu kami tidak terima. Karena sebelum perjodohan kalian, aku dan istriku sudah berencana menjodohkan putriku dengan pangeran Chian," Tutur raja Sishan.
"Dari situlah kami menyusun rencana, lalu menyerang kerjaan Qiran dan juga ingin membunuh mu putri Lylyan, sebelas tahun yang lalu. Dan satu tahun yang lalu, saat raja Wian mengangkat seorang putri dan katanya mirip dengan putri Lylyan. Lalu kami mencari tahu tentang identitasbputri angkat mereka. Dan kami menemukan bukti bahwa putri angkat mereka adalah anak kandung mereka sendiri yang telah di asuh oleh Lixhan dan Xixin. Kemudian, kami berusaha untuk membunuh mu lagi," Tutur permaisuri Axyun.
"Dan memisahkan kalian berdua, pangeran Chian dan putri Lylyan," Kata raja Sishan.
"Maafkan atas kesalahan kami, putri Lylyan Qiran, kami menyesali perbuatan kami," Kata raja Sishan meminta maaf dengan tulus.
"Sudahlah, jangan di bahas kejadian yang sudah berlalu," Kata putri Lylyan. Kemudian, ia tersenyum.
"Hatimu sangat baik dan tulus. Kamu sangat pantas untuk pangeran Chian," Kata permaisuri Axyun.
"Aku juga setuju jika kalian menikah," Tutur putri Fiyen. Putri Lylyan hanya tersipu malu.
"Putri Lylyan, jangan memikirkan kebebasan kami berdua. Kami tidak apa-apa disini. Lagi pula sudah ada putri kami yang mengurus kerjaan Min," Tutur raja Sishan.
"Walaupun aku tidak bisa membebaskan kalian langsung, tetapi aku akan mencari jalan untuk mengurangi masa tahanan kalian. Agar kalian tidak terlalu lama disini," Kata putri Lylyan dengan tulus.
"Mulia sekali hati mu, putri Lylyan," Batin pangeran Chian.
"Terimakasih, putri Lylyan," Kata raja Sishan.
"Lylyan, hari sudah siang. Ayo kita pulang!" Kata pangeran Chian. Putri Lylyan pun mengangguk.
"Jaga kesehatan kalian disini. Jika aku ada waktu, aku akan kesini lagi menjenguk kalian," Kata putri Lylyan seraya tersenyum.
"Aku permisi dulu," Lanjut putri Lylyan.
"Terimakasih, putri Lylyan. Kamu juga harus jaga kesehatanmu," Kata permaisuri Axyun. Putri Lylyan pun mengguk.
"Jaga putri Lylyan dengan baik, pangeran Chian. Jangan sampai diambil laki-laki lainnya," Celetuk putri Fiyen.
"Tidak akan ada laki-laki yang berani mendekati putri Lylyan. Kalau pun ada, akan ku gorok lehernya," Kata pangeran Chian dengan aura membunuh. Sedangkan putri Lylyan bergidik ngeri mendengar ucapan pangeran Chian.
Pangeran Chian dan putri Lylyan Qiran pun pergi dari penjara bawah tanah, Lalu menuju ke istana kerjaan Shin.
*
*
*
*
*
Like, coment, vote
Lanjut...
__ADS_1