
"Aaaaah," Lyly berteriak karena terpeleset dari tangga.
Lyly terguling-guling ditangga hingga lantai dasar. Banyak darah yang mengalir di dahi Lyly.
"Putri Lylyan Qiran," Teriak pangeran Chian memanggil nama asli Lyly.
Lixhan dan Xixin juga berteriak lalu mereka bertiga menghampiri Lyly.
"Bertahanlah. Kita akan kerumah sakit," Kata pangeran Chian sambil memangku kepala Lyly.
"Iya, aku akan bertahan," Kata Lyly lalu pingsan.
Setelah itu mereka membawa Lyly ke rumah sakit menggunakan mobil pangeran Chian Shin. Didalam mobil, pangeran Chian Shin sangat khawatir dengan putri Lylyan Qiran.
*****
Dirumah Sakit
"Dokter dokter, tolong putri Lylyan!" Kata pangeran Chian sambil menggendong Lyly.
Seketika ada suster yang membawa tempat tidr dorong untuk Lyly. Sesampainya di depan kamar UGD.
"Bapak tunggu saja didepan. Sebentar lagi dokter datang akan menangani pasien," Kata suster.
"Tetapi saya ingin masuk suster," Kata pangeran Chian berteriak.
"Ikutilah peraturan rumah sakit, pasien akan kami tangani sekuat kemampuan kami," Kata suster.
Pangeran Chian Shin hanya menangguk. Selama Lyly di tangani oleh dokter, pangeran Chian Shin tidak pernah tenang.
"Tenang lah Chian, dia pasti tidak apa-apa," Kata Lixhan.
"Iya, tenang lah sedikit. Kami juga khawatir dengannya. 10 tahun kami yang telah merawatnya dan sudah kami anggap anak kandung kami sendiri," Kata Xixin.
Pangeran Chian Shin hanya mengangguk.
30 menit Lyly di tangani dokter, lalu dokter keluar ruangan UGD.
"Bagaimana kondisinya, Dok? " Tanya pangeran Chian.
"Kondisi badannya tidak apa-apa, hanya saja dia lupa ingatan akibat benturan di kepala nya. Kami belum memeriksa apakah permanen atau tidak," Jelas dokter.
"Kalian bisa melihatnya sekarang. Saya permisi dulu!," Pamit Dokter.
Mendengar hal itu, pangeran Chian Shin lemas hingga terduduk dilantai. Pangeran menganggap dirinya tidak becus dalam menjaga putri Lylyan Qiran.
"Mengapa ini terjadi, ini semua karena ku...," Kata pangeran Chian seraya memukul tembok.
"Tenang lah Chian... Jangan menyalahkan dirimu," Kata Xixin.
"Ini hanya kecelakaan," Kata Lixhan.
"Mending kita lihat Lyly didalam ruangan!" Kata Xixin.
Pangeran hanya mengangguk. Mereka langsung masuk ke kamar Lyly.
"Lylyan sadarlah...," Pinta pangeran Chian.
"Aku sangat menyayangimu. Bertahun-tahun aku mencarimu di zaman kuno, aku tidak bisa hidup tanpa mu... Dan sekarang aku menyusul mu ke zaman modern ini. Kumohon jangan tinggalkan aku lagi...," Kata pangeran dengan Lirih.
Lixhan dan Xixin menyaksikan semuanya yang dikatakan pangeran Chian Shin. Mereka berdua sampai terharu mendengarnya.
*****
1 Jam Kemduian.
Pangeran Chian Shin,Lixhan dan Xixin masih setia menenmani Lyly di ruang UGD.
__ADS_1
Tiba-tiba Lyly menggerakkan tangannya lalu membuka matanya.
"Aku dimana? " Tanya Lyly.
"Kamu sudah sadar Lyly. Kamu ada di rumah sakit," Kata pangeran Chian.
Kemudian pangeran Chian memanggil dokter untuk mengecek keadaan Lyly. Tidak butuh lama dokter datang lalau mengecek Lyly. Kemudian Lyly dipindahkan ke ruang rawat.
*****
Di Ruang Rawat
Pangeran Chian Shin, Lixhan dan Xixin masuk kedalam ruang rawat Lyly.
"Lyly, kamu sudah baikan?" Tanya pangeran Chian.
"Kamu siapa? Dan kalian siapa?" Tanya Lyly seraya menunjuk pangeran Chian, Lixhan dan Xixin.
"Aku Chian, dan mereka Ayah dan Bunda mu," Kata Pangeran Chian.
"Kamu tidak ingat kami? " Tanya Xixin.
"Aku tidak mengenal kalian. Dan tempat apa ini?" Tanya Lyly.
"Ini rumah sakit, Lyly...," Kata pengeran Chian.
"Nama ku bukan Lyly, Tetapi Lylyan Qiran. aku dimana? Ayahanda dan Ibunda ku mana?" Kata Lyly.
Pangeran Chian Shin, Lixhan dan Xixin terdiam mendengar ucapan Lyly. Ternyata Lyly sudah mengingat masa kecilnya di kerjaan.
"Kamu sudah mengingat semuanya tentang kerjaan Qiran? " Tanya Laxhin.
"Iya jelas aku mengingatnya," Kata Lyly.
"Aku sebenarnya dimana? kenapa aku bisa sampai kesini? Kenapa tempat ini aneh sekali tidak sama dengan istana ku?" Tanya Lyly bingung.
"Kamu ini berada di zaman modern. Dan aku akan menceritakan apa yang telah terjadi padamu," Kata pangeran Chian.
Setelah pangeran Chian menjelaskan apa yang telah terjadi. Kepala Lyly menjadi pusing.
"Aaahhh, kepala ku pusing...," Lyly memegang kepala nya.
"Sudah istriahatlah, jangan kamu pikirkan dulu apa yang aku ceritakan tadi," Kata pangeran Chian.
"Hmm," Kata Lyly.
Akhirnya Lyly tidur dengan pulas. Lyly bermimpi tentang kerajaannya yang diserang oleh kerjaan lain lalu ia ingat bahwa ia perintahkan oleh ayahanda nya bereinkarnasi ke zaman modern bersama Lixhan dan Xixin. Dan Lyly juga ingat tentang kebersamaan dan janji yang telah di ucapkan oleh pangeran Chian Shin.
50 menit kemudian, Lyly mengigau memanggil orang tuanya.
"Ayahanda, ibunda...jangan menyuruhku pergi dari istana. Aku tidak mau... kumohon.. hiks," Kata Lyly mengigau.
"Ayahanda, ibunda...," Kata Lyly berteriak dan sadar dengan mimpinya.
"Lyly, sayang... tenang lah, aku disini menemanimu," Pangeran Chian berkata dan langsung memeluk Lyly.
"Hiks hiks... pengeran Chian Shin kamu dimana? kenapa kamu tidak menolongku saat peperangan itu? saat itu aku menunggumu datang. kamu sudah berjanji untuk selalu ada untukku hiks," Kata putri Lylyan dengan lirih. Ia berbicara pada diri sendiri.
Pangeran Chian Shin mendengar gumaman putri Lylyan Qiran, hatinya sangat sakit mendengar itu karena ia tidak bisa datang ke kerajaan Qiran waktu itu.
"Putri Lylyan Qiran, maafkan aku tidak bisa membantu mu waktu peperangan itu...," Kata pangeran Chiang masih memeluk putri Lylyan.
"Kamu siapa? kenapa kamu bisa tahu?" Tanya putri Lylyan lalu melepaskan pelukan itu.
"Aku adalah pangeran Chian Shin dari kerajaan Shin," Kata pangeran Chian lalu tersenyum.
"Tidak mungkin, kamu pasti berbohong," Sahut putri Lylyan.
__ADS_1
"Aku tidak berbohong," Tutur pangeran Chian.
"Tapi pangeran Chian Shin itu dingin macam es balok," Kata putri Lylyan.
"Apa katamu? Masih ingin mengejekku ha?" Tanya pangeran Chian kesal.
"Aku bukan mengejek mu. Aku hanya mengejek pangeran Chian Shin ku," Kata putri Lylyan.
"Apakah kamu tidak percaya padaku? " Tanya pangeran.
"Tidak. aku saja ti...," Ucapan putri Lylyan terpotong.
'Cup'
Pangeran Chian Shin mencium bibir putri Lylyan Qiran lalu ********** dengan lembut hingga beberapa detik.
"Kenapa kamu menciumku...?" Tanya putri Lylyan.
"Siapa suruh kamu mengejekku.
Apakah kamu tidak percaya lagi ha? Apakah putri Lylyan Qiran masih ingin mengejekku? " Tanya pangeran Chian.
"Iya iya aku percaya. Aku tidak akan menjekmu lagi. Tapi aku jujur loh kalau dirimu itu dingin sekali," Kata putri Lylyan polos.
'Cup'
Pangeran Chian Shin mencium sekilas bibir putri Lylyan Qiran.
"Mau lagi ha? " Tanya pangeran Chian.
"Dasar pangeran mesum yang dingin seperti es," Kata putri Lylyan.
Pangeran Chian Shin mendekatkan wajahnya untuk mencium putri Lylyan Qiran lagi. Tetapi dihalangi tangan putri Lylyan Qiran.
"Mmm jangan mencium ku lagi....," Kata putri Lylyan yang masih menutupi wajahnya.
"Hahahah, dasar gadis ku yang polos," Tawa pangeran Chian.
"Awaskan tanganmu dari wajahmu!" Suruh pangeran Chian.
"Tidak akan mencium ku...!" Perintah putri Lylyan.
"Iya aku berjanji," Kata pangeran Chian.
Putri Lylyan Qiran pun menjauhkan tangannya dari wajahnya. Lalu memeluk pangeran Chian Shin.
"Jangan tinggalkan aku lagi... aku takut...," Pinta putri Lylyan masih memeluk pangeran Chian.
"Iya aku tidak akan meninggalkanmu," Kata pangeran Chian.
Pangeran Chian Shin memeluk dan mengelus punggung putri Lylyan Qiran.
"Ayo kita pulang ke kerajaan... aku rindu Ayahanda dan Ibundaku...aku juga rindu kerajaan...," Kata putri Lylyan.
"Sabarlah, kita pasti akan kesana," Kata pengeran Chian.
"Baiklah," Kata putri Lylyan.
*
*
*
*
*
__ADS_1
Like, coment, vote
Lanjut...