Penyesalan Seorang Sahabat

Penyesalan Seorang Sahabat
Kacau


__ADS_3

Sementara itu di tempat lain, lebih tepatnya di kediaman keluarga Rendy Abbas, suasana begitu tampak kacau. Karena beberapa kali, Rivaldo harus menerima pukulan dari sang ayah. Akibat kemurkaan yang diperoleh dari kecerobohan Rivaldo.


" kau benar-benar keterlaluan Rivaldo! apa sebenarnya maumu?!" teriak Rendy Seraya mencengkeram kerah baju seragam milik laki-laki itu.


Sementara Rivaldo, laki-laki Tampan itu hanya terdiam Seraya sesekali mengusap darah yang mengalir di sela-sela hidung dan bibirnya.


" sudah Pah cukup, Jangan pernah siksa Rivaldo lagi!" teriak Meita Seraya berlari menghampiri dan memeluk Putra semata wayangnya itu.


Mendengar penuturan dari istrinya itu, membuat Rendy mengusap wajahnya dengan kedua tangannya secara kasar. Kemudian, kembali menetap putranya itu dengan tatapan penuh luka.


" kau keterlaluan Rivaldo, Ayah tidak pernah mengajarimu untuk jadi laki-laki pengecut seperti ini. Dengan cara mengolok-olok kondisi fisik seseorang." ucap Rendy dengan nada yang sudah lebih merendah.


Sementara Meita yang mendengar itu, hanya dapat menangis sesenggukan." apa yang merasuki kamu Nak, Mengapa kamu berubah seperti ini?" tanya Meita Seraya menatap manik hitam milik anaknya itu.


Namun Rivaldo tidak pernah menjawab pertanyaan dari kedua orang tuanya. laki-laki itu memilih untuk membungkam mulutnya. dan lebih memilih menundukkan kepala. hal itu semakin membuat Rendy semakin merasa geram. dan dengan segera, laki-laki paruh baya itu menarik kerah baju putranya hingga mereka berdua sama-sama berdiri.

__ADS_1


Tentu saja hal itu membuat Meita yang melihat itu, semakin histeris. Karena sebelumnya, sang suami tidak pernah melakukan hal seperti ini kepada keluarga kecilnya. dan Meita baru menyadari, jika amarah suaminya itu begitu mengerikan dan menakutkan.


" dengarkan ayah Rivaldo, suatu saat jika penyesalan itu sudah menghampirimu, Jangan pernah berharap bantuan dari ayah. karena Ayah tidak akan pernah membantumu." ucapnya Seraya mendorong tubuh Rivaldo hingga terhuyung ke belakang.


Setelahnya, Rendy segera menuju ke lantai dua rumahnya untuk menenangkan diri. Sementara itu, Meita yang sedari tadi hanya diam, mulai menatap putranya itu dengan tatapan terluka dan juga raut wajah yang begitu kacau.


" Bunda kecewa sama kamu!" ujarnya penuh dengan penekanan. dan setelahnya, mengikuti langkah suaminya untuk menenangkan pikiran.


Sepeninggalan kedua orang tuanya, Rivaldo segera terduduk di kursi ruangan itu. entah setan apa yang merasuki laki-laki itu hingga mampu berbuat sedemikian rupa terhadap wanita. Apalagi, wanita itu adalah teman kecilnya. yang kehadirannya, selalu dinantikan setiap hari siang dan malam oleh Rivaldo.


Aaarrrgggh!" teriaknya Seraya mengambil dan melempar bantal ke sembarang arah. hatinya begitu kacau setelah mendapatkan perlakuan dari orang tuanya ini. Apalagi, kini dirinya telah benar-benar ditinggal oleh sahabat kecilnya itu. Apa kalian kira Rivaldo sudah menyesal? oh tentu tidak semudah itu bosku.


Bukan penyesalan yang ia rasakan. lebih tepatnya sebuah amarah. Mengapa, orang tuanya lebih membela orang lain daripada dirinya anak kandung mereka sendiri.


" dia itu sudah berpacaran dengan banyak pria Rivaldo coba kau lihat ini," ucapan dari Reina selalu terngiang-ngiang di dalam otak laki-laki itu.

__ADS_1


hal itu semakin dikuatkan, dengan beberapa bukti foto dan juga video yang diperlihatkan oleh Reina yang memperlihatkan, Devia sering jalan bersama beberapa laki-laki yang Bahkan tidak Rivaldo kenal.


Itulah yang membuat Rivaldo sangat membenci sahabat kecilnya itu. Padahal, laki-laki itu belum mengetahui fakta yang sebenarnya. Namun, sudah dapat menyimpulkan suatu masalah seorang diri.


****


Sementara itu di lain tempat, terlihat segerombolan remaja yang tengah tertawa dengan riangnya. entah apa yang mereka lakukan hingga membuat tawa begitu menggema di ruangan itu.


" hahaha akhirnya, aku bisa menyingkirkan sahabat manis dari Rivaldo." ucap salah satu gadis yang tak lain adalah Reina.


Yap. Sebenarnya kekacauan ini timbul akibat ulah dari Reina. karena gadis itu, merasa begitu iri dengan kedekatan Rivaldo dan juga Devia. Bahkan, dulu saat Rivaldo sekolah di di sekolahan yang lama, laki-laki itu tak henti-hentinya membahas soal sahabat kecilnya. dan itu membuat Reina, begitu iri terhadap gadis itu.


Namun sekarang, hubungan yang harmonis itu, sudah dapat dikacaukan akibat ulah Reina dan teman-temannya. Tanpa harus memikirkan, akan ada akibat besar yang akan dituai oleh gadis itu. Karena kejahatan sekecil apapun dan serapi apapun, akan ketahuan juga oleh semua orang.


Ibaratnya menyembunyikan bangkai sedalam apapun, pasti baunya akan tercium juga. dan itu pasti akan terjadi. dan Saat itu tiba, maka kekacauan yang akan didapat oleh Reina.

__ADS_1


__ADS_2