Penyesalan Seorang Sahabat

Penyesalan Seorang Sahabat
Berusaha Keras


__ADS_3

Semenjak penolakan yang dilakukan oleh Devia hari itu, Rivaldo berusaha keras untuk mendapatkan hati sahabat yaitu kembali. Karena jujur, laki-laki itu kini sangat menyesal. Memang, dulu dirinya sangat bodoh dapat terpengaruh dengan godaan teman lamanya itu. dan ditambah lagi, ada rasa malu saat memperkenalkan Devia ke hadapan teman-temannya.


Entahlah. rasa apa yang merasuki hati dan pikiran laki-laki itu. Sehingga, dengan mudah dapat terhasut oleh teman-teman lamanya itu. dan kini, Rivaldo sangatlah menyesal. dan berusaha keras untuk mendapatkan hati gadis itu kembali.


Seperti yang dilakukan hari ini, Rivaldo menunggu Devia di depan sekolahan gadis itu. karena kebetulan, di sekolah Rivaldo tidak ada jam pelajaran karena setengah melakukan ujian semester. Sehingga, waktu itu dapat dimanfaatkan oleh Rivaldo untuk mendatangi sekolah Devia.


Walaupun Rivaldo tahu, jarak tempuh antara sekolah Devia dan juga kota tinggalnya, sangatlah jauh. Memerlukan hampir 3 jam perjalanan. Namun, laki-laki itu sama sekali tidak pernah memperdulikannya. yang jelas, saat ini, dirinya harus mendapatkan permintaan maaf dari gadis itu.


Karena memang, Devia adalah tipe-tipe gadis yang sangat sulit ditaklukan. jika Hatinya sudah dalam keadaan terluka.


****


Sementara itu di lain tempat, terlihat sepasang remaja, Tengah menikmati makanan yang tersaji di dalam restoran pinggir jalan. siapa lagi orangnya jika bukan Devia dan juga Michael.


" nih makan yang banyak. biar bisa cepat gede," ucapnya Saraya terkekeh pelan.

__ADS_1


Sampai saat ini pun, Michael masih berusaha keras untuk mendapatkan hati Devia. dan sepertinya, akhir-akhir ini, Gadis itu mulai membuka hati untuknya. Walaupun, Michael tidak tahu, Apakah Gadis itu benar-benar membuka hati untuknya, ataukah hanya sekedar sebagai pelampiasan Semata. Karena gagalnya hubungan dengan Rivaldo.


dan Michael tidak memperdulikan itu. yang jelas, laki-laki itu akan berusaha keras untuk mendapatkan hati Devia. Mungkin, memang saat ini, Gadis itu menganggapnya sebagai pelampiasan saja. Namun Michael berjanji, akan merubah perasaan yang ada di dalam diri gadis itu dari yang awalnya hanya menjadikan pelampiasan, menjadi satu-satunya yang ada di hati gadis itu.


" kok malah ngeliatin aku, kenapa nggak makan? terpesona ya sama aku?" ucapnya penuh dengan canda tawa. karena Devia, bermaksud ingin menggoda laki-laki Tampan itu.


Namun sayangnya, reaksi laki-laki itu berbeda dengan dirinya. Karena Michael, menanggapinya dengan serius." ya memang aku terpesona sama kamu. Apakah kamu mau menjadi kekasihku?" tanya laki-laki itu dengan wajah yang sangat serius dan juga tangan yang menggenggam dan tangan gadis itu.


" eh kak Michael apa-apaan ini?" tanya Devia dengan ekspresi wajah terkejut. karena memang, akhir ini gadis itu merasa jantungnya tidak aman saat berdekatan dengan Michael. dan disaat berdekatan dengan Rivaldo, Devia sudah merasakan biasa-biasa saja.


Padahal, dulu dirinya sangat berusaha sekali untuk mendapatkan hati laki-laki itu. Namun, semenjak insiden itu, Entah mengapa Hatinya sudah tidak tertarik dengan laki-laki yang bernama Rivaldo Abbas itu. dan justru kini, malah sepertinya tertarik pada sosok laki-laki yang ada di hadapannya itu.


Michael yang mendengar itu, menghela nafas panjang. Kemudian, dengan perlahan tersenyum kecil." tidak masalah Devia, Aku akan berusaha keras untuk mendapatkan hatimu." ucapnya dengan ekspresi wajah yang bersungguh-sungguh.


Devia yang mendengar itu, hanya tersenyum kecil. Kemudian, mereka berdua melanjutkan aksi sarapan mereka. dan setelah itu, Michael segera melancarkan Devia untuk menuju sekolahnya.

__ADS_1


****


" sekolah yang rajin ya, biar jadi pengusaha sukses." ucap Michael Soraya tersenyum kecil.


Devia yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala. dan dengan segera, masuk ke dalam lingkungan sekolah itu.


" Devia!" terdengar suara teriakan dari arah samping sekolahan itu. dan dengan segera, gadis itu menolehkan kepalanya saat namanya merasa dipanggil.


Degh


Devia seketika terdiam di tempatnya saat menyadari kedatangan seseorang yang selama ini ia hindari." Kak Rivaldo, mau apa dia,?" tanya Devia Soraya sedikit melangkah mundur.


" kenapa, Mau apa kamu?" tanya Devia dengan nada yang sangat dingin dan juga datar. hal itu sempat membuat Rivaldo yang mendengarnya, tertegun sesaat.


" kenapa kau berubah?" tiba-tiba saja, pertanyaan itu meluncur bebas keluar dari mulut laki-laki itu. tentu saja, Devia yang mendengarnya, merasa sangat tercengang.

__ADS_1


" Nggak sadar diri ha, kan Kamu yang membuat aku seperti ini? lagi pula, kita itu hanyalah mantan sahabat. dan sekarang ini, kita tidak saling mengenal. Jadi, Jangan pernah ganggu aku." ucap Devia melangkah pergi dari sana.


Sementara Rivaldo yang mendengar itu, masih mematung di tempatnya." sampai kapanpun, Aku akan berusaha keras untuk mendapatkan hatimu kembali." ucapnya Seraya berlalu dari sana.


__ADS_2