
"Kakak berangkat jam satu siang ini sayang" ucap Satria
"iya kak, hati-hati kak" ucap Lissa
"iya, sudah jangan sedih gitu nanti kakak selalu kabarin kamu disela- sela kesibukan kakak" ucap Satria
"iya kak" jawab Lissa
...****************...
Waktu menunjukan pukul satu siang, semua teman- teman satu tim Satria sudah berkumpul untuk melakukan perjalanan menuju kota Yogyakarta.
"Baiklah sebelum melakukan perjalanan mari kita berdoa terlebih dahulu agar diberikan kelancaran dan selamat sampai tujuan, berdoa menurut kepercayaan masing-masing berdoa mulai" ucap Adi selaku ketua tim.
"Selesai" imbuhnya
"Sayang kakak sudah on the way nih sama temen-temen"
satria mengirim pesan singkat melalui ponselnya dan mengirim foto selfi nya bersama teman-temanya.
"Iya kak hati-hati ,semoga selamat sampai tujuan, Lissa lagi ngerjain tugas kelompok di kos an" jawab Lissa disusul mengirim foto selfinya bersama temanya.
"Oke tuan putri, semangat ngerjain tugasnya ya" jawab Satria
"lo kenapa Lis ko mendung matanya" ucap Sinta teman kelompoknya
" eh enggk papa kok Sin" ucapnya
"boong lu pasti ada sesuatu, ngomong aj kali gpp santai" ucap Sinta kepo
"ih bneran gpp" ucap Lissa
"yaudah yuk lanjutin tugasnya" ucap Sinta
"oke" jawab Lissa
Lissa dan tim nya mengerjakan tugas kelompok, sementara Satria dan teman- temanya sedang berada diperjalanan. Didalam mobil bernyanyi bersama temanya sambil menikmati panorama sepanjang jalan.
__ADS_1
Tiba-tiba terdengar bunyi notifikasi pesan singkat dari handphone Lissa
"Siska.." gumam Lissa
"Lis ntar sore gua main ke kos ya, mau curhat ni Bete"
"iya, ke cafe outdor aja yuk cari udara segar" jawab Lissa
"*wah ide bagus tuh, oke gua jemput lo setelah shalat ashar ya" jawab Siska
"oke''
Lissa menutup ponselnya dan segera pulang ke kos nya.
"Sin dah selesai kan tugasnya, gua pamit pulang dulu ya" ucap Lissa
"buru-buru amat Liss, makan minum ngobrol dulu gih" jawab Sinta
"iya Lis nge gosip dulu sini dah" sahut Arina teman satu tim Lissa juga
"hehe mungkin next time guys, gue udah ada janji sama Siska temen satu angkatan kita tapi dia kelas B" jawab Lissa
"iya ,sorry ya duluan" ucap Lissa sambil cipika -cipiki ke teman-temanya
"bye"
......................
Cafe outdor 15:30 pm
Lissa dan Siska sudah sampai di cafe dan memesan menu.
"Lis, gue ditembak cowok, dia temen kakak gue . Sering main rumah gue makanya gue kenal, selisih 4 tahun dari kita. Kita udah lama kenal, soalnya gua suka ikut kakak gua nongkrong sama temenya." ucap Siska
"Serius?? terus lu terima?" ucap Lissa
"Belum gue jawab, bingung gue dia udah cukup umur. Gue aja baru masuk kuliah, ntar kalo dia ngajak ke jenjang serius gimana? jawab Siska
__ADS_1
"Yaelah emang tujuan pacaran kan gitu siska, kalo bisa cari satu biar langgeng ke jenjang pernikahan. Kita udah gede 4 tahun lagi lulus kuliah. Bukan waktunya cinta main-main, tapi lu yakinin perasaan lo dulu. Bisa nggak nerima dia apa adanya, terus dia bisa gak nerima lo apa adanya. Dan satu lagi nggak ada orang yang sempurna adanya saling menyempurnakan."ujar Lissa
"Iya-iya, bukan hanya nerima aku apa adanya, dia perhatian dan bertanggung jawab insyaAllah" jawab Siska
"Nah alhamdulillah kalo gitu, btw dia stay di sini?" tanya Lissa
"iya dia kuliah disini, lagi koas disini ( Koas atau “dokter muda” merupakan tahapan pendidikan profesi yang dijalani di rumah sakit) " jawab Siska
"ecie pak dokter, ya pas lah paling 2 tahun lagi lu diajakin nikah hahaha" ledek Lissa
"enak aja lu huuu, enggak lah gue suruh tunggu dia sampe gue selesai sarjana kebidanan" jawab Siska
"iya, iya, terus namanya siapa ? tanya Lissa
"kak Tama, nih fotonya" ucap Siska sambil menunjukan foto Tama sedang berdiri gagah di sebuah cafe
"etdahhh, cakep bener lebih cakep dari ayang gue kak Satria"ucap Lissa
" upps keceplosan " gumam Lissa
"eciee udah jadian kagak bilang-bilang ni anak, traktiranya mana nih" ucap siska
"iya ni gue yang bayar bill nya ntar" jawab Lissa
"siap boss,, " jawab Siska cekikikan
"Sorry gak ngomong sama lu, gue jadian baru seminggu. Sekarang malah ditinggal dia praktek ke Jogja 3 bulan" jawab Lissa murung.
"Sabar, lagian ntar balik lagi, terus kan ada Siska yang selalu nemenin lo" ucap Siska menenangkan sahabatnya
''hehe iya, makasih Siska sahabat gue yang selalu ada" jawab Lissa
...****************...
Bersambung...
Terimakasih sudah mampir di novel Perawat si Pencuri hati.
__ADS_1
Ikuti terus kelanjutan kisah Lissa bersama seorang perawat yang telah mampu mencuri hati Lissa Hana Fahrani..