
Dokter Bagas meninggalkan kediaman Angga dan Lissa.
'' sayang, besok izin kerja saja ya. Kita cek ke dokter kandungan''
''kak, tapi kasihan teman Lissa harus double sift untuk njagain siftnya Lissa'' sahut Lissa
''sayang, kondisi kamu belum memungkinkan untuk bekerja. Besok kakak saja yang izin ke bagian kepala ruang mu'' tukas Angga
''kak'' sahut Lissa ingin mengatakan sesuatu tetapi di potong oleh Angga
''Lissa nurut atau kakak tidak izinkan kamu untuk bekerja!!''tukas Angga dengan suara keras
Lissa menundukan kepalanya, ingin sekali dia memarahi Angga. Ingin sekali Lissa mengatakan bahwa Angga tak sepantasnya membentak Lissa. Toh sebelum menikah Angga sudah berjanji untuk mengijinkan Lissa tetap bekerja.
Angga melihat raut wajah Lissa sedih dan matanya berkaca- kaca. Angga memeluk tubuh istrinya itu
'' maafkan aku sayang, bukan aku bermaksud melanggar janji pra nikah kita. Aku hanya tidak ingin terjadi apa- apa denganmu. Aku khawatir jika kamu tetap bekerja,akan semakin memperburuk keadaanmu'' ucap Angga
Lissa mengangguk. Ia membenamkan wajahnya di dada kekar Angga.
'' yasudah kamu istirahat ya, biar mbk susi jagain kamu. Aku mau kembali ke kantor, ada berkas- berkas yang harus aku selesaikan'' ucap Angga
'' iya kak, hati- hati'' ucap Lissa
Angga meninggalkan Lissa dan memanggil mbak Susi untuk menemani Lissa di kamar.
''tolong jangan biarkan istriku pergi kemana- mana ya mbak. Kalau istri saya butuh membeli sesuatu atau mengambil sesuatu tolong mbak susi dan bu Yanah saja yang ambilkan. '' tukas Angga
''baik mas Angga'' ucap bu Yanah dan mbak Susi
Angga melajukan mobilnya menuju ke kantor
''Susi kamu temani mbak Lissa dulu, aku akan melanjutkan memasak dan beresin dapur''ucap bu Yanah
''iya bu'' ucap mbak Susi
ceklek, "Assalamualaikum mbak Lissa. Saya di suruh mas Angga menemani mbak Lissa di kamar. Kalau mbak Lissa pengen sesuatu biar Susi saja yang ambilkan mbak. Kata mas Angga mbak Lissa di suruh istirahat saja, jangan banyak bergerak" ucap Susi
''Apaan si kak Angga, berlebihan sekali. Padahal kan aku baik- bail saja'' gerutu Lissa
__ADS_1
''oh iya terimakasih mbak Susi'' ucap Lissa
Tik tok tik tok tik tok
Jam terus berputar, Lissa sedari tadi sudah beristirahat lama sekali.
'' bosan, ingin ke balkon sambil menikmati coklat hangat dan aneka gorengan beserta cabai rawitnya'' gumam Lissa
Lissa melihat ke arah Susi yang sedang tertidur di sofa
'' kasian mbak Susi , pasti bosan makanya ketiduran'' gumam Lissa
Aku pergi sebentar saja untuk membeli aneka gorengan.
Lissa beranjak dari tempat tidurnya, ia mengambil sweater pink dan jilbab pinknya. Ia mengambil selembar uang dan mengambil kunci motor yang tergeletak di meja riasnya.
'' Jangan sampai ketahuan bu Yanah dan mbak Susi, bisa- bisa mereka mengadu ke kak Angga'' gerutu Lissa
Lissa sudah sampai di garasi, dan melajukan motornya.
Sekitar 7 menit Lissa sudah sampai di tempat penjual aneka gorengan.
'' pak beli tempe goreng, tahu bakso,bakwan sayur dan sukun goreng '' ucap Lissa dengan wajah sumringah
''ini neng''
''ini pak uangnya, kembalianya ambil saja ya pak'' ucap Lissa menyodorkan uang lembaran seratus ribu
''alhamdulillah terimakasih neng'' ucap penjual
''sama- sama pak''
Lissa segera kembali ke rumah
...****************...
Susi terbangun dari tidurnya. Alangkah kagetnya ia ketika tidak melihat Lissa di tempat tidur.
''mbak Lissa, mbak'' panggil Susi menyusuri seluruh ruangan di rumah itu.
__ADS_1
'' ada apa Sus'' tanya bu Yanah
''ibu lihat mbak Lissa atau tidak?'' tanya Susi
''tidak, bukanya mbak Lissa di kamar dari tadi sama kamu?'' tanya bu Yanah
''iya, Susi pikir mbak Lissa sedang tidur jadi Susi tidak ajak bicara mbk Lissa, eh tidak sengaja Susi ikut tertidur di sofa. Ketika Susi terbangun mbak Lissa sudah tidak ada di kamar, susi juga sudah mencari di penjuru ruangan rumah ini. Hasilnya nihil.'' sahut Susi panik
''astaga pergi kemana mbak Lissa, apa yang harus ku katakan pada mas Angga. Cepat beri tahu mas Angga'' ucap bu Yanah ikutan panik
Susi mengambil ponselnya, ketika hendak menekan tombol hijau tiba- tiba Lissa pulang.
Lissa turun dari motornya dan menenteng satu plastik berisi aneka gorengan beserta cabai rawitnya.
'' Astaga mbk Lissa darimana? Mbak Lissa membeli gorengan banyak sekali. Mbak Lissa mengapa tidak menyuruh Susi saja kalau mbak Lissa ingin membeli gorengan'' tukas Susi
'' mbak Susi sedang tidur'' ucap Lissa singkat dan berjalan melewati Susi dan bu Yanah.
Ketika hendak mengambil piring di dapur, keringat dingin Lissa keluar. Perutnya terasa mual, kepalanya terasa sangat pusing.
Lissa berpegangan sebuah kursi, bu Yanah dan Susi segera berlari memegang tubuh Lissa yang hendak ambruk.
'' mbak Lissa kenapa mbak'' ucap bu Yanah panik
''bu kepalaku berputar, aku mau muntah'' ucap Lissa
Bu Yannah dan Susi segera memapah Lissa ke kamar mandi dannn huekkkkk. Makanan yang ada di perut Lissa keluar semua.
'' rasanya seperti mabuk ketika berada di kapal laut dengan ombak yang besar, hueekkk '' ucap Lissa kembali memuntahkan isi perutnya
'' sabar mbak Lissa, orang hamil memang seperti itu. Untuk menguranginya, dianjurkan istirahat saja Mbak. Mbak Lissa tidak boleh pergi kemana- mana dulu. '' ucap bu Yannah
Lissa mengangguk
'' tolong antar Lissa ke kamar ya bu '' ucap Lissa memegangi kepala yang sedari tadi seperti berputar- putar
Bersaambungg....
Jangan Lupa like dan koment nya , agar author semangat
__ADS_1
💙💙
Salam