Perawat Si Pencuri Hati

Perawat Si Pencuri Hati
Majikan baik


__ADS_3

''Mbak Susi, bu Yannah, tolong jangan beritahu suamiku ya'' ucap Lissa


''iya mbak Lissa, tapi lain kali jangan nekat keluar sendiri ya mbak'' sahut Susi


''iya mbak'' ucap Lissa tersenyum


''yasudah sekarang mbak Lissa tiduran saja, biar ibu buatkan coklat hangat untuk mbak Lissa'' ucap bu Yannah


''iya bu terimakasih''


'' saya ingin ke balconi, tolong bantu saya berjalan'' pinta Lissa


''baik mbak Lissa'' jawab Susi


Tak lama kemudian Bu Yanah datang membawa secangkir coklat hangat dan sepiring gorengan hangat yang dibeli Lissa.


''bu kenapa hanya satu gelas, tolong buat juga untuk mbk Susi dan bu Yanah sendiri. Temani saya di balconi'' pinta Lissa


''tapi mbak Lisa,,,,'' ucap bu Yannah terpotong


''bu tidak apa-apa,jangan sungkan, ibu dan mbak susi sudah saya anggap saudara saya'' ucap Lissa


''baik mbk Lissa'' jawab bu Yannah


''bu biar Susi saja yang mengambil, ibu temani mbak Lissa saja'' tukas Susi


''baiklah,'' jawab bu Yannah tersenyum


Mereka bertiga saling bercerita kehidupan masing- masing, sesekali mereka saling melempar tawa.


''masyaAllah, mb Lissa baik sekali. Beruntungnya aku dapat majikan seperti mb Lissa'' gumam bu Yanah


Susi pun merasakan hal yang sama dengan bu Yannah.

__ADS_1


Lissa dan Angga berbeda dengan majikan- majikan susi sebelumnya. Majikan sebelumnya kaku, saklek dan perhitungan masalah gaji. Sedangkan Lissa dan Angga mereka humble, santai dan tidak pelit dalam memberi gaji ART nya.


...****************...


Pukul 8 malam, Angga tiba di rumah.


bu Yannah membuka pintu untuk majikanya itu.


Angga melepas sepatunya dan segera masuk ke kamar mandi yang berada di lantai 1. Iya kebiasaan Angga dan Lissa ketika sepulang bekerja langsung membersihkan tubuhnya , karena mencegah kuman atau virus dari luar terbawa masuk ke rumah. bu Yannah telah menyiapkan baju ganti untuk Angga.


Susi yang seharian menemani Lissa di kamar, melihat ke arah jam dinding dan melihat ke arah jendela.


'' mbak mas Angga sudah pulang'' ucap Susi yang melihat mobil Angga sudah terparkir


'' baiklah, mb Susi boleh istirahat di kamar mbak Susi, terimakasih sudah menemani Lissa seharian'' ucap Lissa tersenyum


'' baik, sama- sama mbak. Saya permisi'' ucap Susi


Angga keluar dari kamar mandi dengan piyama nya.


Angga melihat Susi turun dari lantai dua


''mbak bagaimana keadaan istriku, apakah dia baik- baik saja?''


'' mbak Lissa baik- baik saja, namun tadi sempat merasa mual dan kepalanya pusing mas Angga'' tukas Susi


'' apakah dia sudah meminum obatnya?'' tanya Angga


'' sudah mas Angga'' jawab Susi


''baiklah, terimakasih mbk'' tukas Angga


'' sama- sama mas''

__ADS_1


'' mas Angga makan malam sudah saya siapkan di meja makan'' ucap bu Yannah


'' baik bu, terimakasih. Saya ke atas dulu melihat keadaan Lissa'' ucap Angga


'' baik mas Angga''


ceklek


Angga membuka pintu kamar


''hai sayang apakah kamu baik- baik saja?'' tanya Angga menghampiri Lissa dan memeluknya


''iya kak aku sudah lebih baik'' jawab Lissa tersenyum


''kak maaf ya aku belum bisa membantu menyiapkan keperluanmu untuk saat ini'' ucap Lissa


Biasanya Lissa yang membukakan pintu saat Angga pulang kerja, menyiapkan pakaian ganti dan menyiapkan makan malam untuk Angga.


''iya sayang, kan sudah ada bu Yanah juga.'' ucap Angga


Lissa mengangguk


'' kamu istirahatlah, aku akan makan malam dulu. Setelah itu aku segera menyusulmu istirahat'' tukas Angga


''Baiklah kak''


Bersaambungg....


Jangan Lupa like dan koment nya , agar author semangat


💙💙


Salam

__ADS_1


__ADS_2