
'' iya iya ntar gue lakuin saran lo'' ucap Lissa
'' semoga jodoh lo nanti yang terbaik buat lo ya ca'' ucap Siska
'' aamiin '' ucap Lissa
''balik yok, ngantuk hoammm'' ucap Siska
'' iya iya yok, ''
Lissa dan Siska berpisah di parkiran, Lissa dengan automatic merahnya menuju rumah kos lantai dua. Sedangkan Siska dengan mobil putihnya menuju ke rumah dokter Tama.
Sementara Satria dan Vania masih dirumah kakek Danar, mereka merawat kakeknya dengan baik. Vania sedang memasak menu diet makanan untuk kakek, sementara Satria menyiapkan obat.
''Kakek saatnya injeksi insulin ya kek" ucap Satria
" iya, beruntungnya kakek punya cucu baik seperti kalian" ucap pak Danar
Bu Nita keluar dari kamarnya dan sudah rapi mengenakan pakaian kerjanya.
" pagi yah, ayah Nita berangkat dulu ya. Ayah baik-baik dirumah . Nak jagain kakek dengan baik ya" ucap bu Nita
"iya Nit, ayah pasti cepat pulih karena dirawat oleh cucu-cucu ayah yang baik"
" iya yah" ucap Nita
'' iya mah Satria dan Vania akan jaga kakek dengan baik, mama tenang aja, iya kan dek?'' ucap Satria mengacak rambut Vania
''ih kakak, tanganya jail. Iya mah mamah hati- hati di jalan'' ucap Vania
'' kamu tuh suka banget jailin adeknya'' ucap bu Nita geleng kepala
'' hehe kan tanda sayang mah'' ucap Satria
'' iyaudah mama berangkat dulu bye''
''bye ma''
'' Satria sini nak'' ucap pak Danar
'' iya kek'' jawab Satria
'' Nak bagaimana hubunganmu dengan Lissa?'' tanya pak Danar
'' emm mengapa kakek tiba- tiba menanyakan Lissa'' ucap Satria
'' iya pengen nanya aja''
'' itu kek, kak Satria di tinggalin. Kak Lissa mau di jodohin sama orang tuanya'' ucap Vania
'' ishh nyamber aja lu dek'' ucap Satria gemas
__ADS_1
'' ih emang iya'' ucap Vania
''sudah- sudah, kalian itu kalau ketemu kaya kucing dan tikus'' ucap pak Danar
'' iya kek, hubungan Lissa dan Satria sedang menggantung. Entah sampai kapan, Lissa juga sempat salah paham dengan Indah teman Satria. Lissa mengira Satria selingkuh dengan Indah, padahal tidak sama sekali. Satria sayang sama Lissa kek, tetapi Satria tidak bisa menikahi Lissa dalam waktu dekat. Sedangkan orang tua Lissa menginginkan Lissa segera menikah. '' ucap Satria
'' mengapa kamu belum siap menikah dengan Lissa?'' ucap pak Danar
'' iya kek Satria takut , semakin takut ketika papah ninggalin kami kek'' ucap Satria menunduk
Vania merasa iba melihat kakaknya sedang bersedih.
'' kasihan kakak, dari luar terlihat baik- baik saja. Ternyata kakak sangat terpukul ketika papah meninggalkan kami. Sampai berpengaruh ke hubunganya dengan kak Lissa'' gumam Vania
'' Kalau kamu sayang beneran dan ingin Lissa jadi istri kamu ya kamu harus memperjuangkan dia. Kakek lihat dia wanita baik. Kamu sudah sholat istikharoh? minta petunjuk'' ucap pak Danar
'' Sudah kek'' jawab Satria
'' harus sabar nak, kalau memang jodoh nggak akan kemana'' ucap pak Danar
''iya kek'' jawab Satria
Mereka pun melanjutkan berbincang- bincang dengan topik yang lain. Vania meledek kakaknya dengan candaanya bermaksud mencairkan suasana. Satria membalas meledek Vania, sementara kakek tertawa melihat tingkah cucunya yang sudah besar itu.
Suara adzan menggema, Satria nelihat ke arah jam dinding.
'' sudah dzuhur, Satria ke masjid dulu ya kek. Setelah itu mau siap- siap berangkat kerja. Hari ini Satria berangkat sift siang'' ucap Satria
''Jagain kakek ya anak manis, jagain mamah juga ya'' ucap Satria kepada Vania
'' tumben nggak pake ngacak rambut nia'' ucap Vania
'' hehe enggak, kasihan''
''ko jagain mamah, kan mamah kerja. ''
''iya jagain aja'' ucap Satria
'' iya kak, siap 86'' ucap Vania
...****************...
Rumah dokter Tama
Dokter Tama bersiap- siap untuk berangkat kerja sift siang.
Sementara Siska dengan perut yang besar sedang sibuk menyiapkan makan siang untuk suaminya. Bebek goreng bumbu hitam menjadi menu makan siang mereka.
'' hay sayang'' ucap dokter Tama memeluk Siska dari belakang. Dokter Tama dengan kemeja cream dan celana jins, membuatnya terlihat semakin tampan.
'' sayang, makananya sudah siap. Ayo duduk ke meja makan, aku susah berjalan jika kamu terus memelukku seperti ini'' ucap Siska tersenyum
__ADS_1
''hehe siap, sini aku bantu bawakan'' ucap dokter Tama
'' terimakasih sayang'' ucap Siska menyodorkan piring berisi bebek goreng bumbu hitam
''beruntungnya aku, punya istri pintar memasak'' ucap dokter Tama
''hehe jadi Ge er nih aku'' ucap Siska
Merekapun menikmati menu makan siang itu.
Tak butuh waktu lama , makanan di piring dokter Tama sudah habis.
'' Sayang amu berangkat dulu ya, terimakasih istriku masakanmu enak sekali'' ucap dokter Tama
''sama- sama suamiku, hati- hati di jalan ya'' ucap Siska
''iya sayang'' ucap dokter Tama mencium kening Siska
Siska mencium punggung tangan suaminya dan mengantar suaminya hingga ke depan pintu.
Tama melajukan mobilnya dengan kecepatan standar.
Ia menikmati lantunan lagu favoritnya dan sesekali bernyanyi. Tak terasa sudah 10 menit berlalu ia mengendarai mobilnya. Tiba- tiba di depanya ada kerumunan orang beramai- ramai dan ada mobil ambulan. Ia segera menepikan kendaraanya untuk melihat , siapa tau membutuhkan pertolonganya.
'' sepertinya kecelakaan'' ucap dokter Tama
Ia turun dari mobilnya dan menanyakan apa yang terjadi kepada orang yang berkerumun.
''ada apa pak''
'' kecelakaan pak barusan, di tabrak mobil ketika akan memotong jalan. Mobilnya lari'' ucap orang itu
'' kasihan sekali. Terimakasih pak'' ucap Tama
'' Sama- sama pak''
Dokter Tama menyusuri kerumunan dan melihat korban kecelakaan itu, alangkah kagetnya dokter Tama ketika melihat Satria , Sahabat sekaligus rekan kerjanya yang menjadi korban kecelakaan itu.
''Satria, Pak mohon bubar dari kerumunan ini. Saya dokter dan ini teman saya. Korban sedang kritis jangan dikerumuni nanti dia kekurangan oksigen'' teriak dokter Tama
Orang yang berkerumun langsung membubarkan diri.
'' pak tolong bantu angkat teman saya ke mobil ambulan'' ucap dokter Tama
'' ayo angkat ayo'' teriak orang- orang
'' pelan pelan ya pak'' ucap dokter Tama sambil menahan bagian kepala dan leher Satria untuk menjaga fraktur servikal ( patah tulang leher) atau cidera bagian kepala yang akan memperparah keadaan Satria.
Bersambung.
πππ Satria, ingin tahu kelanjutan ceritanya? Ikuti terus ya.
__ADS_1
Terimakasih sudah mampir di novel Perawat si Pencuri hati. Terus ikuti kelanjutanya , author mengucapkan terimakasih atas dukungannya dan terimakasih yang sudah memberi gift untuk karya iniπ π