
Waktu menunjukan pukul 07.00 , Satria dan para wisudawan wisudawati sudah berkumpul di sebuah gedung dimana acara wisuda diadakan.
Bu Nita, Pak Alfian, Vania dan Lissa juga telah duduk di kursi tamu undangan.
Pembawa acara membuka acara Graduation dengan mengajak seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan.
''Para hadirin dimohon berdiri" ucap pembawa acara. Para hadirin dengan hikmat menyanyikan lagu kebangsaan.
Sambutan- sambutan dari rektor , owner dan para petinggi kampus pun telah disampaikan. Kini waktunya penampilan pentas seni dan paduan suara.
"Persembahan lagu dari perwakilan wisudawan program studi profesi ners, Satria dipersilahkan menempatkan diri" ucap pembawa acara.
Satria beranjak dari tempat duduknya lalu menyiapkan microfon dan gitarnya.
"Selamat pagi ,nama saya Satria Putra Alfian.
Hari ini adalah Graduation kita, hari ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal perjuangan kita untuk bisa menerapkan ilmu yang sudah kita dapat dibangku kuliah untuk masyarakat sekitar kita. Mungkin setelah ini kita tidak akan sering bertemu lagi ,nongkrong bareng dan lainya. Kita akan sibuk dengan pekerjaan masing- masing. Lagu ini kupersembahkan untuk teman- teman wisudawan dan wisudawati.
Satria mulai memainkan gitarnya,,,
Datang akan pergi
Lewat 'kan berlalu
Ada 'kan tiada
Bertemu akan berpisah
Awal 'kan berakhir
Terbit 'kan tenggelam
Pasang akan surut
Bertemu akan berpisah
Hei, sampai jumpa di lain hari
Untuk kita bertemu lagi
Kurelakan dirimu pergi
Meskipun ku tak siap untuk merindu
Ku tak siap tanpa dirimu
__ADS_1
Kuharap terbaik untukmu
Du-du-du-du
Du-du-du-du
Du-du-du-du
Du-du-du-du
Terimakasih
Para hadirin bertepuk tangan, wisudawan/ wisudawati saling berpelukan dengan teman dan sahabatnya, ada pula yang meneteskan air mata haru.
"baik acara selanjutnya adalah pemindahan tali toga" ucap pembawa acara
"dimulai dari wisudawan/ wisudawati terbaik satu sampai tiga" imbuh pembawa acara
"untuk nama yang dipanggil dimohon untuk maju kedepan" ucap pembawa acara
" terbaik ketiga Kevin Saptajaya, peringkat kedua Sandra Sintiasari dan peringkat pertama Satria Putra Alfian"
ucap pembawa acara
"Syukurlah, anaku Satria, terimakasih nak mamah bangga sama kamu" gumam bu Nita tersenyum dan meneteskan air mata haru.
Pak Alfian tersenyum bahagia menyaksikan Satria menjadi peringkat satu lulusan terbaik.
Seusai acara Graduation Satria menghampiri bu Nita dan pak Alfian. Mereka saling berpelukan dan mengucapkan selamat atas wisuda Satria dan selamat menjadi lulusan terbaik.
"Terimakasih nak, sudah membanggakan kedua orang tuamu" ucap bu Nita sambil memeluk anak sulungnya.
"Sama-sama mah, Satria belum bisa balas kebaikan mamah" jawab Satria
"Sudah sayang, kamu sudah menjadi anak baik buat mamah" jawab bu Nita
Satria menghampiri pak Alfian dan mencium punggung tangan papahnya. Meskipun hatinya sakit, tapi ia tetap berterimakasih kepada laki-laki yang telah merawatnya dan mencukupi kebutuhan materinya.
"Papah kira kamu benci sama papah nak, maafin papah nak, terimakasih sudah membanggakan orang tua" ucap pak Alfian
"Iya pah" ucap Satria
Satria menghampiri Lissa,
"Happy Graduation sayang, nih kado buat kamu" ucap Lissa
__ADS_1
"Terimakasih sayang" ucap Satria memeluk Lissa
"Kak, ayok cepetan ke studio foto, Vania udah gak sabar pengen foto" ucap Vania
"Iya adeku sayang, kasih ucapan selamat dulu ke kakak terus cium pipi kakak ganteng sini hehe" Ucap Satria sambil menunjuk pipi kanannya.
"iya iya, selamat kak" ucap Vania sambil mencium pipi Satria.
"udah ayok buruan " imbuh Vania
"iya bawel" jawab Satria
...****************...
Lissa kembali ke rutinitasnya sebagai mahasiswa semester tiga. Hari ini adalah jadwal ujian Osca Skill( ujian praktek akhir semester untuk bidan ), ujian ini adalah penilaian -apakah mahasiswa bisa melanjutkan ke semester selanjutnya.
Lissa belajar dengan giat agar dirinya mendapatkan nilai yang bagus.
Enam materi praktik yang diujikan telah di lalui Lissa dengan baik, Lissa dinyatakan lulus ujian OSCA oleh dosen penguji.
"Siska gimana ya, lulus gak hemmm" gumam Lissa
Beberapa hari belakangan, Lissa tidak tahu kabar sahabatnya itu karena kesibukan masing-masing.
"hey bestie, gimana OSCA nya" tanya Lissa via personal chat
"gue nggak lulus dua materi Lis, Lu gimana? pasti lulus semua" jawab Siska
"iya gue lulus semua , ntar gue temenin lu pas mau ujian ulang" jawab Lissa
"tuh kan, selamat besti aku emuach. Nggak usah Lis, lu balik kampung aja, udah lama kan nggak balik. Lagian kan bagi yang udah lulus langsung dapet libur semester akhir" kata Siska
"beneran nih gak mau ditemenin?, yaudah gue pulang kampung, iya juga ya udah lama nggak pulang, iya bersyukur banget gue" jawab Lissa
"Jangan lupa oleh- oleh yang banyak buat gue ya" ucap Siska
"siap ntar gue bawain satu kardus hehe"
...****************...
Bersambung.
Terimakasih sudah mampir di novel Perawat si Pencuri hati.
Ikuti terus kelanjutan kisah Lissa bersama seorang perawat yang telah mampu mencuri hati Lissa Hana Fahrani.
__ADS_1