
Hari ini adalah hari pertunangan Siska dan Dokter Tama.
Lissa telah lebih dahulu sampai kampung halaman Siska. Malam tadi, Lissa menemani Siska pulang kekampung halamanya.
Semua tamu undangan dan sanak saudara telah berkumpul di rumah Siska. Tama beserta keluarga membawa berbagai macam hantaran yang dihias sedemikian rupa.
Lissa menggandeng tangan Siska berjalan keluar dari ruang rias. Dengan gaun serba ungu Siska terlihat sangat anggun dan cantik. Tama terkesima melihat Siska yang sangat anggun.
"Cantiknya calon istriku" gumam Tama
"baik acara akan segera dimulai" ucap pemandu acara.
Kata pembuka telah disampaikan. Kemudian kini perwakilan dari keluarga Tama yang akan menyampaikan maksud dan tujuan. Yaitu dokter Mike yang merupakan paman dari Tama.
Kata sambutan telah disampaikan dokter Mike dan ia segera menyampaikan inti dan maksud kedatangan keluarga datang.
" Baiklah bapak Rama maksud kedatangan kami kemari adalah ingin melamar putri semata wayang bapak yang bernama Siska rahmadisa. Kami berharap bapak menerima maksud baik kami" ucap dokter Mike
"bagaiamana keluarga pak Rama apakah diterima lamaran dari dokter Tama?" ucap pembawa acara
Terima terima terima... ucap para hadirin serentak.
"Saya sebagai orang tua mengikuti keputusan dari anak saya karena yang akan menjalani hubungan nantinya merrka" ucap pak Rama
"gimana nak Siska" tanya pembawa acra
" saya menerima lamaran kak Tama" ucap Siska tersipu malu
Semua hadirin berdiri dan bertepuk tangan mendengar ucapan Siska
"alhamdulillah " ucap Lissa gembira melihat sahabatnya sedang berbahagia.
"baiklah silahkan menyematkan cincin bergantian dokter tama dan nak siska" ucap pembawa acara
__ADS_1
Merekapun saling bergantian menyematkan cincin dijari manis. Fotografer mengabadikan setiap moment di acara tersebut.
Seusai berfoto-foto, para tamu undangan dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang telah disediakan.
"Eh foto dulu sebelum makan, buat story di sosmed gue" ucap Lissa
"dasar lo hahaha" jawab Siska
Cekrek dan ini hasil fotonya.
Merekapun melanjutkan untuk menikmati hidangan.
......................
Kediaman Satria
Klakson mobil berbunyi..bibi segera membukakan pintu untuk bos laki- lakinya. iya siapalagi kalo bukan pak Alfian istri bos perempuanya.
"pagi pah" jawab bibi tersenyum ramah
Pak Alfian membukakan pintu untuk Yani dan Nafa.
"Hah?? siapa wanita itu" gumam bibi terkejut
Iya bibi belum mengetahui kalau bos laki- lakinya mempunyai wanita lain selain bu Nita.
"Mamah mana bi" tanya pak Alfian
"ada dikamar pah..biar saya panggilkan" ucap bibi
"iya bi minta tolong yah" ucap pak alfian
__ADS_1
"iya pah" jawab bibi
Bi bi menaiki tangga dan menuju kamar bu Nita.
"Mah ada papah di bawah" ucap bibi
Degg hati bu Nita terasa sangat nyeri mendengar ucapan bibi.
"Mamah baik- baik aja kah?" tanya bibi melihat wajah pucat bu Nita
"iya aku baik bi. Tolong panggil Satria dan Vania juga ya bi untuk menemui papah" ucap bu Nita
"siap mah" jawab bibi
Bu Nita , Satria dan Vania turun bersama menemui pak Alfian bersama Istri sirihnya tanpa sepatah kata pun.
"Mah , kak, dek maafin papah sudah menyakiti hati kalian" ucap pak Alfian memeluk mamah kakak dan adek
Mereka masih terdiam tidak merespon pelukan pak Alfian.
Merekapun duduk dan pak Alfian kembali duduk di sebelah Yani dan Nafa.
"Kenalin ini Yani dan ini Nafa. Yani adalah Istri Siri papah yang papah nikahi lima tahun lalu tanpa sepengetahuan kalian. Dan ini darah daging papah Nafa namnya" ucap Pak Alfian.
"Tega ya pahhh!!!!" ucap Satria menatap tajam pak Alfian. Satria berdiri dan melangkah kan kaki menuju tempat duduk pak Alfian namun di cegah oleh bu Nita
"Sabar nak, istigfar . Kita dengarkan dulu penjelasanya" ucap bu Nita
Satria pun kembali duduk dan pak Alfian melanjutkan penjelasanya.
Bersambung.
Terimakasih sudah mampir di novel Perawat si Pencuri hati.
__ADS_1
Ikuti terus kelanjutan kisah Lissa bersama seorang perawat yang telah mampu mencuri hati Lissa Hana Fahrani.