
Sore itu Lissa sedang duduk di sebuah cafe outdor dengan view yang indah lengkap dengan senandung lagu yang dibawakan oleh laki- laki bersuara merdu.
Satria dan Indah memasuki cafe yang sama dimana Lissa sedang merenungi nasibnya.
''Bagaimana gue jelasin ke kak Satria'' gumam Lissa yang mengaduk- aduk minumanya. Matanya mengarahkan pandangan ke sembarang arah. Ia melihat seorang pria yang ia cintai begitu mesra bergandengan tangan dan saling merapatkan tubuhnya. ''kak Satria'' ucap Lissa lirih dengan degupan jantung yang kencang.
Satria dan Indah duduk di meja paling depan tepat didepan grup band membawakan lagu. Mereka langsung memesan makanan dan minuman.
'' Asik juga nih cewek'' gumam Satria yang sudah mulai nyaman dengan Indah
Tiba- tiba sretttttt seorang wanita menarik sebuah kursi dan bergabung di meja Satria dan Indah.
'' eh emmmm mbk siapa ya, oh iya mbk bukanya bidan di ruang bersalin RS tempat saya kerja?'' ucap Indah
''iyakkk betull sekali anda, dan laki- laki ini adalah kekasih saya'' ucap Lissa tersenyum sinis ke arah Satria
''Sayang, Lissa kapan kamu pulang. Kakak tau kamu kemarin pulang kampung, terus kenapa tidak kasih kabar?'' tanya Satria
'' Siapa dia kak?" ucap Lissa dengan nada mulai meninggi
''ehm eh dia teman sayang, dia perawat ruang anak'' jawab Satria memegang tangan Lissa
Lissa membuang genggaman tangan Satria, ''bukan itu jawabanya kak, Lissa lihat dari tadi kalian bergandengan mesra. Lissa nggak nyangka kak Satria dengan mudahnya berpaling dari Lissa'' ucap Lissa sesenggukan dan meninggalkan cafe berjalan dengan langkah cepat.
'' Lissaaaa '' Satria mengejar langkah Lissa namun Lissa lebih cepat. Lissa melajukan automatic nya, Satria kembali memasuki cafe menemui indah.
__ADS_1
Satria menjelaskan kepada Indah bahwa hubunganya dengan Lissa sedang renggang karena Lissa ingin hubunganya segera dibawa ke jenjang pernikahan, namun Satria belum siap melangkah sejauh itu.
Indah yang tahu akan hal ini semakin yakin untuk mendapatkan hati sang perawat tampan yang juga mencuri hatinya.
'' Kenapa tidak kakak kejar ?'' tanya Indah
'' sudahlah, gue udah pasrah. Bertahanpun Lissa akan terus meminta gue untuk menikahinya. Karena desakan dari orang tuanya yang ingin Lissa segera menikah.'' ucap Satria
'' Sabar kak, kalau jodoh kakak pasti kalian akan bersama. Tapi kalau bukan jodoh kakak.. ya aku yang bersama kakak hehehe'' ucap Indah terkekeh
''ahh kamu bisa aja'' jawab Satria tersenyum
Indah dan Satria menikmati hidangan yang telah mereka pesan ditemani alunan musik yang menentramkan hati.
Sementara Lissa , ia memberhentikan kendaraanya disebuah danau. Ia mengambil batu kerikil dan melemparkan ke danau. Ia duduk seorang diri ditepi danau.
'' hai'' ucap pria itu
''eh hai'' jawab Lissa mengusap air matanya
'' kenapa, ada masalah? sayang sekali air mata wanita cantik di buang sia- sia'' ucap pria itu
'' eh ennggak kak'' ucap Lissa tersipu malu
''kenalin gue Angga, gue biasa kesini sepulang kerja hanya sekedar menghilangkan rasa penat''
__ADS_1
'' oh saya Lissa'' ucap Lissa singkat
'' kamu nggak usah takut saya bukan orang jahat yang mau jahatin kamu, kebetulan saya pulang kerja dan kesini ngeliat kamu sendirian. Habis patah hati yaa?'' tanya Angga tersenyum manis
Lissa sudah berusaha berhenti untuk menangis namun air matanya terus mengalir.
'' ia gue tau anda bukan orang jahat, penampilanya saja polos gitu'' gumam Lissa
Lissa hanya mengangguk tanpa sepatah kata.
'' Kalau kamu mau lihat pemandangan yang lebih indah ikuti aku'' ucap Angga berjalan menuju jembatan gantung di tengah danau.
Lissa mengikuti langkah orang yang baru ia kenal itu. Langkahnya terhenti di sebuah jembatan berwarna serba putih. Lissa melihat ke sekeliling danau dari atas jembatan dan benar saja pemandangan danau dan pepohonan dilengkapi bunga bermekaran serta langit yang kebiruan terlihat sangat menakjubkan.
Senyum Lissa merekah, ia berlari kecil dan membentangkan tanganya. Ia menarik napas dan menghembuskannya perlahan.
Angga terus memperhatikan senyum dan paras cantik Lissa. " MasyaAllah seperti bidadari'' gumam Angga
...****************...
Bersambung.
Yeayyy Pertemuan pertama Lissa dengan Angga nihh hehe.
Terimakasih sudah mampir di novel Perawat si Pencuri hati.
__ADS_1
Ikuti terus kelanjutan kisah Lissa bersama seorang perawat yang telah mampu mencuri hati Lissa Hana Fahrani.
Setelah baca episode ini mohon tinggalkan like ya agar author semangat update😊 salam.