
Matahari mulai menenggelamkan wajahnya, burung berkejaran berlomba untuk menuju sarangnya.
'' Kak Lissa pulang dulu ya,'' ucap Lissa kepada Angga
'' Oke , saya anter ya" ucap Angga
''oh ehm enggak kak, Lissa bawa motor"
''oh oke next time bisa kan?''
''hehe iya kak''
Lissa menjauhi pria tampan yang bekerja sebagai direktur perusahaan milik orang tuanya.
''ishhh kenapa gue nggk minta nomor handphone-nya" ucap Angga berlari mengejar Lisa. Namun Lissa sudah tak terlihat oleh pandangan matanya.
...****************...
Di sebuah kamar berukuran cukup besar, Satria merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur. Ia memikirkan saat sedang bersama Lissa, bercanda dan tertawa serta ia rindu sikap kekanakan seorang Lissa. Ia ingin sekali kembali bersama Lissa seperti dahulu dan ia ingin sekali memeluk Lissa.
''ishh berat sekali untuk mengikhlaskanmu Lissa'' gumam Satria mengusap dahi
Satria membolak balikan handphone-nya dengan perasaan gelisah..
''tok tok tok'' bunyi ketukan pintu
''iya silahkan masuk'' ucap Satria
wanita cantik paruh baya masuk membuka daun pintu kamar Satria.
'' mama, belum tidur ma?'' ucap Satria sambil menengok ke arah jam dinding yang menunjukan pukul sembilan malam.
__ADS_1
'' belum, mama belum bisa tidur nak'' ucap bu Nita
''kamu sendiri? Sudah makan nak?''
''belum bisa tidur juga ma, sudah ma tadi dengan Indah'' ucap Satria kelepasan
''Indah??? Ko buka Lissa?'' tanya bu Nita
''emm eh em'' belum semepat melanjutkan ucapanya bu Nita sudah memotong ucapan Satria
''sini cerita sama mama, kamu akhir- akhir ini jadi lebih pendiam, ada masalah dengan Lissa?'' tanya bu Nita
'' terimakasih ma, cuma mama yang bisa ngertiin Satria'' ucap Satria memeluk bu Nita
'' iya sayang sama- sama''
'' jadi sebenernya beberapa hari ini aku sama Lissa sedang tidak baik- baik saja''
''alasanya?, bukanya orang tua Lissa sudah setuju kalo Lissa nikah sama kamu'' tanya bu Nita
''iya itu ma, orang tua Lissa ingin Lissa segera menikah..sedangkan Satria belum siap ma, Satria masih ingin bersama mama dan Vania. Papa kan sudah meninggalkan kita ma, Satria ingin membahagiakan mama dan Vania..'' ucap Satria
'' mama tau perasaan kamu setelah papa meninggalkan kita dan memilih wanita lain, tapi mama juga ingin kamu bahagia nak. Mama siap jika kamu juga siap, mama setuju kalau istri kamu itu Lissa. Menurut mama Lissa wanita yang cantik dan juga baik sikap dan sifatnya.'' ucap bu Nita tersenyum
''nak, mama tidak memaksa kamu, mama tau kamu sudah besar, bisa menentukan pilihan hidup kamu. Tapi saran mama pikirkan baik- baik agar kamu tidak menyesal. Libatkan Allah dalam segala hal nak" ucap bu Nita
''baik ma, terimakasih ma'' ucap Satria memeluk bu Nita
'' yasudah , sudah malam istirahat ya nak'' ucap bu Nita mencium kening Satria dan meninggalkan kamar Satria
Bu Nita duduk teremenung di kamarnya dan meneteskan air mata.
__ADS_1
''Ya Allah kenapa anaku juga harus merasakan sakitnya di tinggalkan, apa rencana- Mu ya Allah. Hamba tidak kuasa melihat anak hamba setiap hari bersedih. Ya Allah mudahkan segala urusanya, tuntunlah ia dalam mengambil keputusan, hamba tau rencana-Mu lebih indah ya Allah. '' ucap bu Nita sesekali menghapus air matanya
...****************...
Pagi hari di kediaman Angga
Bu Nana dan pak Slamet ( orang tua Angga ) sedang duduk bersama menikmati sarapan pagi.
Angga yang sudah berpakaian rapi dan wangi menyusul ke meja makan.
'' pagi bunda, ayah'' sapa Angga
''pagi nak, hari ini pulang kantor jam berapa ? Nanti sore bunda sama ayah mau ajak kamu makan- makan. Ketemu temen bunda dan ayah'' ucap bu Nana
''ehm ehm, ketemu calon besan dan menantu'' ucap pak Slamet
''ayahhhh'' ucap bu Nana menyenggol pak Slamet
'' ehm nak, bunda sudah pernah bilang kan mau menjodohkan kamu dengan anak teman bunda.Ya jalani saja dulu satu bulan nak, syukur- syukur bisa ada kecocokan'' ucap bu Nana
'' iya bunda, nanti sore angga pulang cepet" ucap Angga
Angga telah selesai menikmati sarapanya, ia pun berpamitan dengan kedua orang tuanya.
Seperti biasa ia lebih suka mengendarai motor besarnya daripada harus mengendarai mobil sportnya.
...****************...
Bersambung
Terimakasih sudah mampir di novel Perawat si Pencuri hati.
__ADS_1
Ikuti terus kelanjutan kisahnya๐๐๐