Perfect

Perfect
Apel


__ADS_3

Sepulang sekolah Deon menghampiri Kiara


"Ra, tunggu"


"Ada apa ?"


"Gua antar pulang kuy?" tanya Deon


"Enggak gua mau ke suatu tempat" kata Kiara


"Ok deh. Hati-hati ya"


Kiara hanya tersenyum. Lalu gadis itu berjalan ke barat. Berbalik arah dengan arah rumahnya.


Gadis itu melihat sekeliling ada banyak gundukan tanah dan batu nama di sini. Gadis itu berjalan ke makam Mama dan Adit, Kiara ingin bercerita tentang hari ini, bagaimana ia bisa tertawa lepas setelah sekian lama. Kiara menaburkan bunga dan mengusap nisannya.


"Ma, dit Kakak udah bisa tertawa sekarang, Kiara punya teman yang udah bisa membuat Kiara tertawa, Namanya Ray, kakak rasa dia anak yang baik."


"Ma,Kiara udah bisa tertawa lagi seperti dulu, saat sama mama dan Adit."

__ADS_1


"Dit , Kakak rindu kamu, Kakak ingin bermain sama kamu, Kakak" kata-kata nya tersendat dengan isakannya sendiri. Dia tidak sanggup lagi menahan air matanya. Kerinduannya pada keluarga kecilnya mendesak paksa agar air mata itu jatuh.


"Ma, Dit Kiara kangen kalian, maaf Kiara masih nangis sampai hari ini,"


isak Kiara


"Lihat Kiara udah bisa tersenyum sekarang. Kiara masih bisa tersenyum, Mama sama Adit bahagia kan??."


Kiara masih terisak di makam kedua orang yang dicintainya.


Ray yang membututi Kiara tadi hanya bisa diam. Bahkan ia ikut menangis, sekaligus senang, karena ia Kiara bisa tersenyum. Walaupun lelaki itu tau rasa kehilangan di hati gadis itu tidak akan pernah hilang. Sekarang Ray tahu bahwa Kiara adalah gadis yang kuat. Dan sikap-sikapnya selama ini adalah bentuk ia melindungi diri agar tidak ada yang terluka lagi. Kiara takut kehilangan untuk kesekian kalinya.


Setelah tau rumah Kiara. Ray pulang untuk bersiap-siap, lalu memesan martabak dan bucket bunga kepada sekretaris pribadinya.


"Tuan muda semua sudah siap" kata sekretarisnya


"Iya setelah ini aku berangkat aku akan mandi" kata Ray


"Iya tau".

__ADS_1


Ray pun mandi. Setelah mandi dia menelpon Kiara.


Kiara terkejut smartphonenya berdering. " Halo?" kata gadis itu tanpa tahu siapa yang menelponnya


"Halo Ra ini gua Ray cowok paling tampan sejagat ray,Lo ada dirumah gak?"


"Idih tampan itukan kata fans lo. Iya gua di rumah, ada apa?"


"Gua mau ke rumah lo 1 jam lagi. Dan lo jangan bikin gua nunggu, awas lo" ancam Ray


"Iya Ray iyaaaa" kata Kiara


Kiarapun bergumam "bawel banget si tuh cowok, emang tu anak tau rumah gua"


Ray senang Kiara ada dirumahnya. Dia ingin melihat gadis itu sebelum ia pergi. Ray tersenyum. Lalu dia menyuruh supirnya pulang .


Ray melihat martabak dan bucket bunga di tangannya dia pun segera berangkat.


Kiara masih bersantai dia meremehkan Ray. Lalu 30 menit kemudian Kiara mandi. 15 menit berlalu Kiara hanya memoles wajahnya dengan bedak bayi sekaligus di seluruh badannya. Tidak lupa minyak telon dan parfum bayi kesukaannya.

__ADS_1


Tiba-tiba Kiara terkejut dengan panggilan bundanya. Katanya ada cowok menunggu Kiara di bawah. Kiara terkejut lalu berbincang dengan bundanya sampai berada di lantai bawah. Dan tentu saja Ray yang datang berkunjung. Kiara tersenyum begitu juga Ray. Ada rasa bahagia melihat senyum Ray.


__ADS_2