
Setahun telah berlalu, Kanata telah banyak belajar dari kakek. Ia selalu memperkuat dan memperluas kekuatan roh, jiwa dan spiritualnya. Ia selalu mengembangkan kekuatan mata rohnya, karna itu sangatlah berguna.
Ia tidak banyak mengeluh dan terus bekerja keras. Ia ingin memperlihatkan kepada dunia, ia adalah peri naga yang kuat dan bekerja keras. Kanata diakui oleh kakek Ryu sebagai anak jenius karna kecepatan belajarnya. Ia bahkan mempunyai tubuh lebih kuat dari peri normal. Kakek senang mengajarkannya dan bisa mengajarkannya teknik yang berat. Kakek Ryu juga ahli dalam sihir simbol, ia mewarisi semua ilmu tentangnya kepada Kanata. Ia selalu menasehati agar meneguhkan hati dan tidak menjadi orang yang serakah.
---
Kanata diperintahkan oleh kakek untuk pergi menjelajahi reruntuhan di hutan, reruntuhan yang tidak ada yang bisa dimasuki sembarang orang. Di sana menjadi ujian Kanata. Reruntuhan itu bernama reruntuhan naga dan yang paling pas untuk menjelajahinya para peri naga.
Beberapa orang telah menjelajah tetapi mereka keluar dengan tangan kosong setiap kali masuk di sana. Bukannya tidak ada sesuatu di sana. Akan tetapi banyak monster yang kuat dan jebakan yang mematikan di dalam. Harta yang ada pasti sangat berharga hingga ia dilindungi dengan keamanan yang ketat. Kakek menguji Kanata untuk mengambil sebuah crystal yang ada di sana.
Kanata berlari dengan Sonic, ia mengajaknya sebagai pengalaman menjelajah atas izin Robin. Dengan adanya Sonic ia tidak akan bosan.
Seketika ia mendengar sebuah auman segerombolan binatang buas. Dengan cepat Kanata mengaktifkan deteksi spiritualnya untuk menemukan apa yang terjadi.
Ia menemukan seseorang perempuan berambut panjang dengan membawa tombak melindungi dirinya dari segerombolan serigala darah. Tidak seperti Sonic, mereka hanyalah binatang buas.
Dengan cepat Kanata berlari ke arahnya bersama Sonic lalu melompat. Kanata mengeluarkan panah yang diberikan kakek Ryu kepadanya.
Kakek Ryu memberikan Kanata sebuah senjata yang bisa berubah menjadi beberapa senjata. Awalnya ia hanya berbentuk gelang yang ada di lengan kanan Kanata, ia bisa berubah menjadi pedang dan panah. Senjata itu bisa berevolusi tergantung kekuatan yang telah dicapai senjata dan pengguna.
__ADS_1
Kanata menarik tali busut lalu muncul anak panah dari energi berwarna hitam. Ia membaca mantra dan sebuah lambang muncul di depan anak panah. Ia tepat berada di atas orang tersebut. Ketika ia melepaskannya, 5 serigala langsung terkena tepat di kepalanya lalu tumbang. Sisanya langsung melarikan diri menjauh setelah melihat adegan tersebut.
Kanata mendarat dengan pas lalu berbalik kepada orang ia selamatkan. Seorang perempuan cantik dengan rambut lurus bergelombang yang diikat berwarna biru ke memerahan dengan mata biru keunguan. Ia mengenakan gaun serba hitam dengan memegang tombak emas.
Kanata terpesona sementara sampai ia mendengan suara Sonic. Ia tersadar lalu bertanya "apa kau tidak apa-apa?"
"Aku tidak apa-apa, aku tidak butuh bantuanmu" jawabnya dengan dingin
'Perempuan ini cantik tapi sifatnya sangan dingin. Lebih baik aku pergi sebelum mendapat masalah dengannya' pikir Kanata
Ia menghilangkan panahnya lalu mengusap Sonic. Perempuan ini binggung, lelaki yang ada di hadapannya membunuh serigala tapi ia mengelus yang satu ini.
"Sonic berbeda dengan mereka, ia makhluk mistik yang jinak bukan binatang buas yang bisa menyerang sembarang orang" jawab Kanata
"Makhluk mistik?" pikirnya, ini pertama kalinyabia melihat makhluk mistik. Mereka tidak memiliki perbedaan sama sekali
"Makhluk mistik memiliki kecerdasannya sendiri, mereka makhluk yang dilindungi. Sonic masih kecil dan ia tidak bisa berbicara" jawabnya
__ADS_1
Tongkat perempuan itu menghilang, ia meminta mengelus serigala yang ada di hadapannya kepada Kanata. Kanata membiarkannya dan ia cukup senang dengan mengelus Sonic. Sonic juga tidak merasa terancam.
Terdengar suara perut yang kelaparan di antara mereka. Muka perempuan itu memerah dan Kanata tertawa.
"Apa yang lucu?" tanya perempuan itu
"Tidak, ku kira kau perempuan dingin yang tidak tahu terima kasih. Tapi kau imut juga sampai kau tidak bisa menahan rasa laparmu" jawab Kanata
Perempuan itu marah, tapi marahnya hilang seketika ketika Kanata menawarkan sepotong roti. Ia mengambilnya lalu memakannya.
"Di dekat sini ada sungai, lebih baik kita ke sana" Kanata menyarankan
Mereka pergi ke sungai, perempuan itu di belakang bersama Sonic, ia tidak merasa terancam dengan adanya Sonic disebelahnya. Ia menatap Kanata dengan tatapan dingin.
Di setiap perjalanan, Kanata mengumpulkan kayu bakar. Ketika ia sampai di sungai, Kanata langsung pergi menangkap ikan. Ia berhasil menangkap 3 ikan lalu membersihkannya dan mengeluarkan beberapa organ dalamnya.
Ia membakar kayu bakar setelah ia memberikan bumbu ke ikan dan menusuknya dengan kayu yang bersih. Ia mengunakan deteksi spiritualnya untuk memasak ikan dengan teliti.
Setelah ia selesai membakar satu, ia langsung memberikannya ke perempuan itu. Ketika perempuan itu memakannya, ia tidak pernag menyangka ikan bakar itu sangat enak dan tidak ada duanya. Mereka beristirahat di sana.
__ADS_1
"Oh ya, kita belum perkenalan. Aku Kanata"
"Aku Miyuki"