
Kanata keluar dari tendanya sebelum matahari terbit. Ia langsung naik ke atas pohon untuk melihat matahari terbit. Seperti biasa ia selalu memperkuat mata roh iblis ungunya. Walaupun kekuatan mata roh masih banyak yang ia tidak ketahui, ia ingin memaksimalkan kekuatan yang telah ada.
"Kanata, apa yang kau lakukan?" tanya Ritsu
"Tidak ada" jawab Kanata turun dari atas pohon
Ia melihat semua anggotanya agak aneh, sepertinya terjadi sesuatu diantara mereka tadi malam. Ia menghela nafas.
"Ayo kita berangkat" ajak singa bermata tiga
Perlengkapan mereka disimpan dalam cincin penyimpanan. Mereka berjalan dibelakang singa tersebut.
"Apa kita tidak dijebak olehnya?" tanya Sei berbisik kepada Setsuna
"Lebih baik kita percaya saja. Kakak pasti punya maksud lain" jawab Setsuna
Mereka memperhatikan sekeliling, mereka tetap bersiap-siap kalau ada serangan. Mereka tidak tahu kapan peri iblis atau monster akan menyerang.
"Kaisar binatang, apa di tengah hutan naga ini ada hutan mistik?" tanya Kanata
"Iya, hanya makhluk mistik yang bisa memasukinya" jawab Kanata
"Lalu, Kenapa kau bisa bertemu dengan peri iblis itu?" tanya Kanata
__ADS_1
"Aku hanya pergi melihat-lihat hutan dan tidam sengaja bertemu dengannya. Aku bisa mempercayaimu tapi tidak dengan teman-temanmu" jawabnya
"Kenapa?" tanya Kanata
"Liontin naga itu adalah pemberian raja mistik untuk peri naga perak yang pernah membantu kami dahulu. Ia dianggap naga penyelamat dan diberikan hadiah liontin itu. Dengan adanya liontin tersebut kau akan dianggap sebagai keluarga oleh makhluk mistik" jawabnya
---
Hutan semakin seram dan menakutkan. Walaupun pagi hari, di dalamnya agak gelap dan kabut mengelilingi.
"Semuanya jangan sampai ada yang terpisah" Kanata mengingatkan mereka.
Miyuki memegang tangan kanan Kanata dan menariknya pelan. Kanata tahu kondisi sekarang ini adalah yang menghawatirkan. Mereka tidak tahu musuh akan menyerang dari mana.
"Tenang semua" ucap kaisar binatang. "Ini adalah aku yang mulia, peri-peri ini yang telah menyelamatkanku dari seorang peri iblis"
"Peri iblis, beraninya dia menyerang makhluk mistik" suara itu marah
"Masuklah kaisar binatang dan kau peri dengan liontin naga" suruhnya
Suara itu menghilang, tekanannya juga menghilang.
Kanata berbalik ke teman-temannya
__ADS_1
"Apa bisa kalian menunggu?" tanya Kanata
"Kau mau kemana?" tanya Miyuki
"Kalau kau dijebak bagaimana?" tanya Shirayuki
"Terima kasih sudah peduli, tapi mereka makhluk mistik bukan peri iblis. Mereka baik asalkan kau tidak membuat masalah dan memasuki daerahnya tanpa izin" jawab Kanata
"Apa kau yakin?" tanya Lucky
"Aku malahan khawatir sama kalian kalau aku meninggalkan kalian di sini. Kalian bisa saja bertemu peri iblis itu dan beberapa monster yang mengikutinya" jawab Kanata
Sonic keluar dari tubuh Kanata. Kanata sengaja membawa Sonic untuk ikut berlatih, ia tidak tahu hal ini akan terjadi. Sonic berubah menjadi ukuran aslinya. Is lebih tinggi dari Kanata beberapa meter.
"Dengan adanya Sonic bersama kalian, kalian tidak akan diserang. Kecuali kalian bertemu peri iblis itu dan moster yang ia kendalikan" ujar Kanata
"Kanata, kau harus kembali hidup-hidup" suruh Miyuki
Semua mengangguk kepadanya
"Kalian juga berhati-hati, Miyuki kau yang komando. Kau afalah ketua kelas" ujar Kanata
Kanata berbalik dan berjalan bersama kaisar binatang.
__ADS_1