Peri Naga

Peri Naga
Serangan pesona


__ADS_3

Kanata berlari dengan cepat menuju Yuuki. Ia tidak ingin menahan diri malam ini. Tapi ketika ia berlari, ia bisa melihat mata Yuuki menyala berwarna merah muda. Seketika tubuh Kanata berhenti dan tidak bisa bergerak.


Para penonton terkejut dengan apa yang ia lihat. Mereka tidak menyangka Iska yang mereka tahu berhenti di tengah jalan.


Hati Kanata bergetar dan mukanya menjadi memerah. Ia telah terperangkap dalam pesona musuhnya. Ia meletakkan tangannya pada matanya lalu mengubahnya menjadi mata iblis ungu.


Mata ungu menyala melawan kekuatan pesona yang telah masuk ke dalam Kanata. Ia berhasil lepas setelah 3 detik kemudian. Tetapi Yuuki sudah berlari di hadapannya.


Ia menyerang dengan pedang es luruh ke arah Kanata. Kanata mengigit mulutnya lalu mulai bergerak dengan cepat. Ia melapisi tangan kanannya dengan kegelapan. Ia langsung menyambut serangan tersebut dengan kuat.


Tabrakan terjadi antara tangan dan pedang. Pedang hancur dan Yuuki dipukul mundur beberapa langkah. Kanata juga terdorong mundur dengan tangan yang sangat dingin menusuk ke tulang-tulang.


Bersyukur ia mempunyai kekuatan es dari kaisar naga es yang mengembalikan tangannya dalam kondisinya. Beberapa tetes darah jatuh dari tangannya.


Kanata mulai bergerak maju. Yuuki membuat badai es dan salju untuk menyembunyikan dirinya. Suhu di arena turun drastis.


Turunnya suhu bukan apa-apa bagi Kanata. Ia tetap maju ke depan.

__ADS_1


Paku-paku es menghujani Kanata dengan sangat cepat. Tidak ada celah dari seragan tersebut. Tapi ia melawan Kanata.


Kanata mengunakan kekuatan hantu kegelapan yaitu gerakan hantu. Tubuhnya bagaikan menghilang dan berubah menjadi tiga.


Semua terkejut dengan pemandangan tersebut. Kanata bisa menghindari semua serangan tersebut. Walaupun ada beberapa goresan yang ia terima tapi itu tidak lebih dari lima.


Dengan gerakan hantu Kanata mendekat dengan cepat tanpa khawatir. Mata iblis ungu sangat mrngambil peran di sini untuk melihat jalur paku-paku hingga Kanata bisa menghindari semua serangan tersebut.


Kanata mengunakan cakar hitamnya lalu membelah badai salju lalu menyerang Yuuki dengan shock spiritual ketika ia berhasil melihat mata merah muda tersebut.


Ledakan


Badai salju itu menghilang dan yang tampak adalah dua sosok yang berjongkok.


Apa yang terjadi pada mereka?


"Kau mempunyai mata yang indah" puji Kanata

__ADS_1


"Kau juga mempunyai mata yang menarik" puji Yuuki


Mereka bangun langsung saling menyerang. Yuuki mengeluarkan tombak es dan memutarnya di udara dengan tangannya lalu menyerang Kanata.


Kanata tidaklah ahli dengan tombak tapi ia terbiasa bertarung dengan cakar naganya. Dengan cepat sisik hitam merambat di tangannya mengeluarkan aura dan auman naga yang sangat kuat.


Mereka bertukar serangan terus menerus. Mereka bagaikan petarung veteran yang tidak tertandingi.


Mata Kanata telah berubah menjadi mata naga berwarna ungu ke merahan. Ia bergerak dengan sangat cepat dan menghindar dengan gerakan hantu.


Yuuki juga menyerang dengan tombak dengan hebat. Setiap serangannya memancarkan dingin dan aura yang sangat dalam.


Mereka tersenyum. Entah kenapa perasaan mereka terhubung dan merasakan keakraban.


Yuuki memutar tombak lalu membuat kuda-kuda. Proyeksi seorang dewi yang dingin dengan tombak es muncul di belakangnya.


Kanata juga melakukannya. Proyeksi naga hitam muncul dengan auman yang memengkakan telinga.

__ADS_1


Mereka akhirnya menyerang.


__ADS_2