Peri Naga

Peri Naga
Gerakan hantu


__ADS_3

Kanata mundur ke tengah arena lalu memasang kuda-kuda. Ia membuat segel tangan untuk mengeluarkan tekniknya.


"Ice make lance"


Tombak dari es terbentuk lalu meluncur ke bola api. Kanata membuat tombak api yang berukuran seperti anak panah dengan jumlah yang banyak untuk menghemat kekuatan rohnya.


Semua tombak dan bola api bertabrakan mengakibatkan arena berkabut. Semua terfokus dengan musuh masing-masing.


Kanata bergerak maju dengan cepat menuju cewek bunglon lalu menangkap tangannya dan melemparnya ke arah cewek phoenix.


Cewek phoenix itu terbang dan meraih tangan temannya lalu membantunya berdiri. Ia langsung menembakkan 10 tombak api menuju Kanata.


Kanata tersenyum. Ia langsung berlari mengarah ke tombak api tersebut. Kanata mengunakan mata iblis ungu dengan keras sampai air mata darah mengalir dari matanya.


Apa yang terjadi pada matanya?


"Gerakan hantu"


Kanata meloncat dan menghindar dari serangan tombak api. Gerakannya sangat fleksibel dan elastis. Ia bisa menghindari semua itu dengan mudah lalu berlari menuju musuhnya.

__ADS_1


Bagaimana mungkin?


Kanata mengunakan shock spiritual kepada kedua perempuan tersebut. Lalu meloncat menuju cewek phoenix. Kanata mengepalkan tangannya lalu meninjunya. Ia tidak menahan diri. cewek phoenix memblokir serangan tersebut dengan kedua tangannya. Ia terjatub tepat di atas cewek bunglon.


Cewek bunglon menangkapnya dengan menjaga momentum dengan tanah.


Kanata tidak membiarkan mereka beristirahat. Dengan cepat ia berada tepat di depan cewek bunglon yang mengendong cewek phoenix dengan tangannya.


Kanata meletakkan tangan kanannya di pinggang cewek bunglon. ia menjalurkan kekuatan roh dan memfokuskan ke telapak tangan.


Duaar


Kanata mengatur nafasnya dan diam di tempat. Ia menunggu teman-temannya dengan memejamkan mata. Ia menghapus darah di pipinya sampai ke matanya dengan lengannya.


"Sepertinya aku tidak bisa mengunakannya untuk sementara waktu"


Melihat kedua temannya jatuh kedua laki-laki melakukan pertarungan habis-habisan. Lucky mengerahkan semua kekuatannya untuk melawan laki-laki dengan kekuatan leopard kilat.


Dengan gerakan cepat mereka bertarung seperti pertarungan individu. Mereka saling melontarkan pukulan hingga keduanya tumbang kehabisan kekuatan roh.

__ADS_1


Setsuna dan Sei berusaha keras untuk mengalahkan laki-laki beruang yang ada di depan mereka.


Dengan kombinasi dari pedang besar dan pedang naga emas mereka berhasil memojokkan musuhnya. Dengan aura yang tajam yang menusuk.


Dengan seragan yang berat berkali-kali akhirnya musuh mereka kewalahan laku tumbang. Setsuna dan Sei mengunakan pesang mereka untuk membantu berdiri.


Menang, akhirnya mereka menang.


Kanata tersenyum lalu terjatuh karna pingsan. Ia telah kehabisan tenaga dan tidak bisa menopang dirinya untuk berdiri.


Tepat ketika ia jatuh, Miyuki langsung menangkap kepalanya agar ia tidak terbentur. Beberapa guru melihat kondisi setiap murid. Hanya Kanata yang terkena luka pada matanya.


Semua yang terluka di bawa ke ruang perawatan dan beberapa yang masih baik beristirahat di ruang peristirahat.


Setsuna dan Sei menonton pertarungan selanjutnya untuk mengumpulkan informasi. Mereka ingin lebih berguna bagi tim.


Di ruang perawatan, mata Kanata ditutupi dengan sebuah kain. Seorang perempuan menjaganya di sana. Ia binggung dengan kondisi mata Kanata.


Kanata bangun dari istirahatnya ketika sore hari. Ia menemukan Miyuki tertidur dengan posisi duduk di sebelah kanannya.

__ADS_1


Sungguh perempuan yang perhatian.


__ADS_2