Peri Naga

Peri Naga
Pengakuan


__ADS_3

Kanata dan teman-temannya mengalahkan musuhnya dengan kerja sama yang baik. Kanata terus mendukung teman-temannya dan tidak maju ke medan pertempuran.


Miyuki dan timnya maju terus hingga ia meraih kursi 8 besar yang pertama dalam group.


Terkadang Miyuki duduk di samping Kanata untuk berdiskusi. Banyak mata yang melirik Kanata dengan tatapan iri dan benci. Ia telah menyelesaikan rumor yang dulu menyebar kembali mekar sekarang setelah melihat kenyataan mereka sangat akrab dan senyum terus muncul untuk Kanata. Miyuki terlalu dingin ke semua orang tapi dengan itu ia bisa menjadi pemimpin yang kuat. Ia selalu baik kepada mereka yang dianggap teman dan menjauhi berhubungan laki-laki.


Kenyataan yang mereka lihat sekarang, Miyuki sangat dekat dengan Kanata. Bahkan kakak kelas iri dan membenci Kanata karna mereka menyukai Miyuki.


Miyuki disukai banyak orang, bahkan ia menjadi murid pribadi guru Nana, guru tercantik. Mereka ingin menginjak-injak Kanata agar sang dewi melirik ke arah mereka.


Miyuki terlalu cantik sebagai perempuan. Ia terlalu menarik perhatian dan kecintaan pada semua orang. Tapi ia dangat sulit ditaklukkan. Tapi bagaimana anak baru seperti Kanata bisa menaklukkannya?.


Pertandingan selanjutnya tim Kanata melawan tim anak kelas 3. Mereka disebut tim terkuat di angkatannya. Kanata tersenyum, ia akhirnya bisa melawan musuh yang kuat.


Mereka semua berdiri di atas arena. Mereka mendekat untuk saling memberi hormat. Ketuanya seorang laki-laki yang kuat dengan fluktasi kekuatan jiwa yang menyengat. Dikatakan ia sangat populer dikalangan angkatannya maupun adik kelas. Tapi ia jatuh hati oleh Miyuki.


"Apa kau Kanata?" tanyanya

__ADS_1


"Ya, siapa lagi yang punya nama seperti itu di sini" jawab Kanata


"Ku beritahu kau, jangan dekati Miyuki lagi" larangnya dengan tegas


Semuanya hanya diam. Mereka menatap tim Kanata dengan tatapan kejam. Kanata menghela napas dan berkata "memang apa urusanmu?"


"Aku hanya ingin bersekolah di sini dan tidak ingin punya masalah, tapi kenala masalah itu selalu datang kepadaku"


"Kalau kau menang aku tidak akan mendekatinya sama sekali, itu pasti bisa menbuatmu puas"


"Kanata, kenapa kau memprovokasi mereka?" tanya Sei


"Kalau mereka merendahkan kita, mereka tidak akan serius. Lebih baik melawan musuh yang serius seakan ingin membunuh kita daripada bermain" jawab Kanata


3...2...1...MULAI


Seperti biasa Kanata hanya mengeluarkan katana dan mengunakan teknik ghostblade. Sedangkan musuh-musuh mereka maju dengan cepat dengan kebencian.

__ADS_1


Mereka langsung menyerang. 3 teman-temannya menbiarkan ketuanya melewati Sei, Lucky dan Setsuna. Mereka ingin ketuanya melawan Kanata.


Kanata menutup matanya, ia bisa melihat hanya dengan deteksi spiritualnya. Ia tahu musuh tidak akan menahan diri melawannya. Pastinya ia telah menyeliki kekuatan Kanata.


Ketika ia menyerang aura petir yang kuat keluar dari tubuhnya dan badannya dilapisi petir. Ia menyerang Kanata dengan prtir-petir tersebut tanpa ampun.


Kanata menahan semua serangan tersebut dengan pedang ghostblade. Ia terus mendukung teman-temannya tanpa melirik musuh yang ada dihadapannya.


Musuhnya semakin marah dan ia mencoba memukul muka Kanata dengab tinju yang telab dilapisi petir.


Kanata membuka mata dan menyerang dengan shock spiritual. Musuhnya meresakan sakit kepala. Jarang ada orang yang menyerang mengunakan shock spiritual.


Sebuah simbol muncul di lengan kanan Kanata. Pedang dipindahkan ke tangan kiri lalu ia menunduk untuk melakukan pukulan tepat pada dagu musuhnya.


Kanata merasakan tangannya disengat listrik yang sangat kuat. Tapi simbol yang digunakan Kanata adalah simbol tingkat 2 dan itu digunakan untuk menyerang dan bertahan.


Kanata berhasil membuatnya terbang. Dengan terkejutan tersebut semua anggota dikalahkan dan Kanata berhasil masuk 8 besar.

__ADS_1


__ADS_2