
Setelah Kanata mengalahkan semua penantang, timnya berhasil masuk ke 8 besar. Para pembesar academy akan hadir saat itu dan mereka akan memilih beberapa murid untuk mereka asuh dan dimasukkan ke halaman dalam.
Tim yang berhasil berada di 8 besar tidak lain kebanyakan dari kelas 6. 3 dari kelas 6, 2 dari kelas 5 dan satu dari kelas 4. Termasuk timnya dan tim Miyuki.
Ini mungkin pertarungan yang sulit. Dari informasi yang didapat musuh Kanata besok senior dari kelas 6 dan musuh Miyuki kelas 4. Tidak disangka mereka akan melawan kelas 6 saat ini.
Kanata menghela nafas sambil membaca buku. Itu adalah buku simbol untuk tingkat 2 dan 3. Ia mempelajarinya selama sebulan penuh untuk memperkuat diri. Sepertinya ia tidak akan mengunakan ghostblade saat itu.
---
Kanata melihat sekitar arena. Banyak murid menonton dan termasuk para guru. Para pembesar academy duduk di tempat istimewa. Ia bisa melihat kedua orangtuanya termasuk dewa naga.
"Bagaimana bisa dia di sini?"
Dewa naga melambaikan tangannya ke Kanata. Ia duduk bersama pembesar academy.
Sepertinya ia bukan naga biasa.
__ADS_1
Kanata menatap semua pesaing. Aturan baru dibacakan, di sini akan dilakukan pertandingan individu dan kelompok. Kanata dan Miyuki merasa tidak enak dengan keadaan saat ini. Ini tergantung kerja tim, kalau mereka tidak berhasil maka mereka akan kalah.
Apabila ia bisa menang 2 pertandingan. Maka ia bisa meminta pertandingan kelompok. Kanata melirim semua temannya. Mereka semua terkejut.
Tujuan dijadikan pertandingan individu adalah agar para guru besar bisa melihat kinerja mereka dan memilih murid dari mereka kalau mereka bisa memuaskan para guru.
Kanata melirik Miyuki, ia juga merasa tidak nyaman. Tapi mereka hanya melawan kelas 4 bukan kelas 6.
Kanata memperhatikannya musuhnya. Tubuh mereka besar dan fluktasi kekuatan mereka sangat kuat.
Apa aku akan mengunakannya?
Kanata merasa pusing dengan keadaan sekarang. Apa yang bisa ia lakukan?
Setsuna mendekati Kanata lalu bertanya "Bagaimana kak?"
"Aku tidak tahu, tapi kita hanya bisa mencoba" jawabnya
__ADS_1
"Kalau begitu biar aku melawannya duluan" ujar Lucky
"Apa kau yakin?" tanya Sei
"Aku sudah sering melakukan pertandingan, aku yakin tidak akan kalah. Walaupun aku kalah, aku akan menguras mereka" jawab Lucky
"Baiklah kalau kau yakin" ujar Kanata
Setelah itu mereka terus menonton. Mereka akan bertanding setelah pertandingan tim Miyuki.
Miyuki menutup mata agar ia tenang. Ia sudah menyiapkan sihir simbol di beberapa palan giok kecil yang ia simpan. Selama ia bisa menang 2 kali, ia bisa meminta pertandingan kelompok.
Ketika timnya mulai bertarung. Miyuki menjadi yang pertama bertarung.
Dalam hal kontrol Miyuki adalah yang terbaik dalam kelas, ia adalah murid guru Nana yang ahli dalam pengontrol element. Bahkan guru Nana adalah ahli simbol tingkat 7. Ia dibawah nenek Yun yang tingkat 8.
Sepertinya Miyuki berada di tingkat 3 sedangkan Kanata masih di tingkat 2. Kanata terlalu banyak mengunakan waktunya belajar senjata roh dari pada belajar sihir simbol.
__ADS_1
Kanata berpikir dan mengharapkan ia bisa bertarung melawan Miyuki. Tapi Miyuki melawan kakak kelas dan ia tidak tahu apakah ia akan menang atau kalah.