
Setahun lagi Kanata menghabiskan waktunyabdi menara sambil berlatih. Ia tidak pernah menyianyiakan waktunya di sana dan berlatih sungguh-sungguh. Berbagai macam ujian diberikan kakek Ryu untuknya berkembang.
Semalam dalam sebulan ia bertemu dengan ibunya dalam pikirnya yang terhubung berkat liontin naga. Ia belajar beberapa teknik naga yang disesuaikan dengan garis keturunannya.
Selama setahun itu, ia telah berkembang banyak dan belajar banyak. Sonic juga tumbuh semakin kuat dan ia sudah bisa bekerja sama dengan baik bersama Kanata.
---
Kanata telah berusia 13 tahun, ia akan pulang ke rumahnya setelah dibimbing oleh dewa naga kakek Ryu selama 2 tahun. Ia menerima banyak sekali pelajaran dari kakek Ryu dan Robin.
Ia pamitan ke kakek Ryu dan memeluknya dengan air mata yang mengalir. Kakek sangat menyukainya dan menjaganya dengan baik. Mengajarkannya dan melatihnya tanpa kenal lelah. Ia adalah orang yang telah membebaskan Kanata dari kutukan yang ia derita selama 13 tahun.
Sieg dan Strike keluar dari tubuh Kanata lalu berpamitan dan memberi hormat kepadanya. Kanata adalah pilar yang mengemban takdir yang besar di masa depan. Hal itu yang membuat Kanata tetap bekerja keras dengan potensi yang belum sepenuhnya dikerahkan. Terdapat segel yang sangat kuat menahan kekuatan sebenarnya dalam tubuhnya, ia harua menjadi kuat agar segel tersebut terbuka.
__ADS_1
Kakek berpesan kepada Kanata bahwasanya segel itu akan membantu Kanata ketika ia berada di posisi hidup dan mati.
Kakek membuka portal untuk Kanata, Sonic mengikutinya belajar di academy. Ia berharap semua keluarganya sehat, dan ia bisa bertemu dengan ibunyasebuah
Kanata sampai di menara naga. Ia telah keluar dari hutan di dalam menara naga dengan bantuan kakek Ryu. Ia selalu menyuruh Kanata dalam sebuah misi atau membeli barang di banyak tempat sebagai latihan.
Biasanya ia keluar dengan gelang senjata yang diberikan kakek Ryu. Dengan gelang senjata itu, ia bisa memasuki hutan tersebut atau keluar. Tapi sekarang, ia ingin keluar dari menara naga secara normal dan bisa menghubungi kakeknya.
Ia mengeluarkan mendali yang trlah diberikan kakek Long kepadanya lalu memasukkan kekuatan roh kedalamnya kemudian memanggilnya.
Ia keluar dari menara dengan tenang. Ia menghirup udara yang ada di sekitarnya. Udaranya berbeda dari hutan tempat ia berlatih.
"Apa hutan itu berada di dimensi yang lain?" tanya Kanata tertegun
__ADS_1
Ia telah keluar dari dimensi berbeda 2x. Ia mengenakan jubah putih dengan celana panjang berwarna putih. Bajunya dikancing di bagian depan hingga kaos di dalamnya tidak terlihat.
Tidak lama ia berdiri di luar, kakek Long datang menjemputnya. Ia merasakan fluktasi element dari dalam tubuhnya dan keseimbangan dalam kekuatannya. Ia bahkan tidak merasakan kejanggalan dalam diri Kanata.
"Bagaimana hasilnya?" tanya kakek
"Seperti yang kakek lihat. Aku baik-baik saja" jawab kanata. "Kutukan itu telah hilang, aku berlatih dan belajar banyak hal di dalam"
Kanata menceritakan pengalamannya dan petualangannya di sana. Ia bahkan memberitahu kakek bahwasanya ia bisa mengendalikan element es. Tidak ada kebohongan dari ceritanya. Ia tidak bisa menyembunyikan apapun dari kakek yang seorang peri naga yang terkenal.
Ia senang dengan keadaan Kanata. Ia menepuk bahunya dengan bangga. Kalau air matanya bisa mengalir, mungkin matanya akan mengering.
Kakek tersenyum kepadanya lalu berkata "Ada orang yang harus kau temui setelah ini" ujarnya
__ADS_1