
Kanata berlari sekuat tenaga menjauhi Miyuki yang sedang marah. Beberapa serangan dari bola-bola cahaya ditembakan ke arah Kanata. Kanata menghindarinya dengan langkah hantu.
"Kenapa kau menghidar?" tanya Miyuki kesal dan marah
"Kenapa kau menyerangku?" tanya Kanata
"Kenapa? dasar tidak peka, bodoh. IDIOT"
Kanata tidak ingin bertarung dengannya. Tidak ada serangan berskala besar dan penghancur dilepaskan olehnya. Ia masih sadar bahwasanya ini masih di academy.
Ia mengejar Kanata sampai di depan ruangan guru Nana. Kanata mengetuk pintu dengan cepat agar ibunya cepat menyelamatkannya.
Ibunya membuka pintu dan melihat mereka berantem. Ibunya tersenyum licik ke Kanata. Ketika ia melihat senyum itu, Kanata merasakan perasaan yang tidak enak.
Ibunya tidak menutup pintu dan membiarkannya dipukul oleh Miyuki. Miyuki memukul Kanata yang berbekas.
Setelah itu mereka duduk di luar terdiam. Ketika Kanata melirik Miyuki, Miyuki langsung berpaling darinya.
'Dia sangat marah' pikirnya
Ketika pintu terbuka, Kanata dan Miyuki masuk ke dalam kamar Nana dan menghentikan perdebatan di antara mereka.
"Apa yang terjadi?" tanya ibu
"Dia menciumku" jawab Miyuki dengan muka yang malu. Ia tidak menyembunyikan apapun dari gurunya. Kanata terkejut karna ia langsung menjawabnya dengan jujur
Ibunya menatap Kanata lalu mengelengkan kepalanya.
"Hari ini sudah malam, lebih baik kita makan. Kanata, malam ini kau tinggal dengan ibu untuk persiapan masuk academy besok" ujar ibunya
Mereka pergi ke dapur untuk makan malam. Kanata tidak ingin memperlihatkan sisi rakusnya di depan ibunya. Sonic keluar dari tubuh Kanata lalu ikut makan.
"Apa ini makhluk mistik yang pernah kau ceritakan?" tanya ibu
__ADS_1
"Ya, namanya Sonic" jawab Kanata sambil memberikan Sonic beberapa daging.
"Imut sekali, biar ibu mengelusnya" ujarnya
Kanata memberikan Sonic yang kecil kepada ibunya. Ibunya mengelus bukunya dengan pelan. Ia bisa merasakan kelembutan dari bulu putihnya.
Miyuki mendekari Nana lalu ikut mengusap Sonic. Ia sudah merasakan kelembutan bulunya dulu tapi sekarang warnanya berubah.
"Sejak kapan warnanya berubah?" tanya Miyuki
"Setelah ia makan buah es kebangkitan" jawab Kanata
Mereka terkejut lalu melihat Sonic yang menikmati makan. Ia memakan buah es kebangkitan.
"Apa tidak terjadi apa-apa dengannya?" tanya ibu
Ia merasakan dingin yang mendalam selama setengah hari. Ketika ia berhenti kedinginan, ia sudah berubah warna seperti itu.
Buah es kebangkitan adalah sebuah harta karun yang bisa memberikan kekuatan es kepada orang yang memakannya. Itu adalah buah yang bisa menetralkan racun apapun di dunia.
---
Setelah makan, Miyuki pamitan untuk kembali ke kamarnya dan beristirahat.
Kanata berdiam bersama ibunya. Ibunya membawa Kanata ke ruang latihan, di sana Kanata merasakan energi kehidupan dan menyerapnya.
Ia merasakan perubahan yang sangat signifikat dari tubuh dan kekuatannya. Sieg dan Strike keluar dari tubuhnya. Mereka juga melihat proses yang terjadi pada tubuh Kanata.
Energi emas dan perak bertabrakan, di tengahnya warna hitam muncul. Energi yang sangat besar keluar dari Kanata dihisap kembali oleh bola hitam tersebut.
Corak emas dan perak menyelimuti seluruh kulit Kanata. Kekuatan yang dahsyat itu menghancurkan baju Kanata.
"Apa yang terjadi putri?" tanya Strike
__ADS_1
"Sepertinya ini adalah kebangkitan garis keturunan naga emas dan perak" jawab Nana
"Putri, energi kehidupan dari pohon kehidupan yang ada di academy ini merasangkan kekuatan Kanata. Sepertinya ada hal besar akan terjadi" ujar Sieg
Sieg adalah orang yang paling paham kekuatan dan fisik Kanata. Ia telah menjaga Kanata dari ia bayi sampai sekarang.
"Apabila anak ini bisa melewati ini dan menguasainya, maka ia akan menjadi harapan para peri melawan peri iblis" ucapnya dengan rasa takut.
Ia ingin melakukan sesuatu, tapi tidak bisa. Kalau ia mengacaukannya maka sesuatu yang buruk akan terjadi.
Pusaran terbentuk dengan warna emas dan perak menjadi cincin bagi inti naga berwarna hitam.
---
Pohon kehidupan memancarkan cahaya muncul emas dan hijau. Air di sekitarnya mulai bergetar.
Para pembesar yang ada di sana melihat fenomena tersebut.
"Sepertinya akan ada hal yang besar terjadi"
---
Kanata merasakan sakit. Dengan energi kehidupan yang besar memenuhi pusaran tersebut.
1 jam berlalu, rambut Kanata berubah menjadi hitam. Matanya terbuka dengan warna emas bagian kanan dan perak kebiruan di kirinya. Pipinya vertikal memperlihatkan mata naganya dengan aura merah dari matanya.
Sisik terbentuk pada tangannya berwarna perak dengan sisik emas besar.
Kekuatannya terbangun, ia sekarang bisa mengunakan kekuatan garis keturunan. Tapi masih ada segel dalam kekuatannya.
Ia menghela nafas lega. Sisik itu menghilang dari tangannya dan matanya kembali semula.
"Ibu, apa yang terjadi padaku?" tanyanya
__ADS_1
Ibunya memeluknya dan berkata "Anakku, kau telah membangunkan kekuatan sejatimu"