Peri Naga

Peri Naga
Extreme north


__ADS_3

Ia terbang dengan cepat sambil memantau dengan mata rohnya. Selain kekuatan mata roh, ia penasaran tentang evolusi selanjutnya mata roh. Terdapat beberapa tahapan dalam mata roh. Tetapi untuk mengunakan mata roh ia membutuhkan energi spiritual yang mengharuskannya melatih dirinya lebih giat lagi.


"Hidup di dunia ini tidak boleh malas ya" ucap Kanata


"Kau harus selalu sadar dengan tindakanmu" ujar Sieg


"Kau tahu cerita para iblis yang pernah berperang dengan para peri terdahulu?" tanya Sieg


"Ya, aku pernah membaca sejarahnya. Sungguh perang yang sangat tragis" jawab Kanata


"Aku dahulu ikut dalam perang tersebut. Umurku sudah ratusan ribu tahun, kalau kau mau aku bisa menceritakannya kepadamu. Aku sangat paham dengan monster, makhluk , bahkan para naga" ujar Sieg


"oooo.."


"Kalau kau tahu sejarahku, kau tidak bisa memandang remehku" ujarnya


"Baiklah" ucap Kanata, "apa yang harus kita perhatikan ketika bertemu dengan kaisar naga es?" tanyanya


"Ia sebenarnya naga yang baik, kalau kita tahu kondisinya dan bisa membantunya kemungkinan ia bisa menerimamu. Kemungkinan kau akan menerima tes besar" jawab Sieg


"Tes kah? ucap Kanata

__ADS_1


"Kalau ia sudah setuju, kau harus menerima rasa sakit yang luar biasa sakitnya ketika ia bergabung denganmu" lanjut Sieg


---


Dari twmpat mereka terbang, Kanata bisa merasakan aura yang sangat mematikan. Kecepatannya berkurang dikarenakan suhu yang tidak memadai.Tubuhnya menggigil dan ketika ia bernafas keluar uap darinya.


"Dingin yang menusuk" ujar Kanata


"Ada yang salah" Sieg merasakan hal yang berbeda. Walau ia adalah roh naga dalam tubuh Kanata, ia sangat mengenal tentang ini. Ia keluar dari tubuh dengan badan kecil dan imut.


Sieg mengertak giginya dan langsung masuk ke dalam tubuh Kanata untuk memancarkan kekuatan yang bisa menghangatkan Kanata.


"Bagaimana Sieg?" tanya Kanata spontan. Ia melihat sieg melakukan hal yang berbeda dari apa yang biasa dilakukannya


"Sebaiknya kita cepat" ujar Kanata


"Aku akan menstabilkan tubuhmu, terbang dengan kecepatan maksimal"


Kanata melakukan apa yang diintruksikan Sieg, Sonic yang ada di atas kepalanya berpegang erat di sana. Udara dingin di sini membuat peredaran darah Kanata menjadi agak melambat. Ia harus bisa menemukan masalahnya sebelum ia mati membeku.


Tidak lama terdengar auman naga dan bentrokan senjata. Kaisar naga es tidak mungkin melawat para binatang buas atau makhluk mistik yang ada di extreme north. Kemungkinan ada orang yang menyerangnya dengan pasukan yang cukup kuat.

__ADS_1


Pikiran ini terlintas di benak Kanata. ketika ia mendekat ia melihat sebuah pasukan dengan armor hitam, kulitnya seperti pucat keunguan dan rambutnya perak kehitaman. Terdapat tanduk di kepalanya.


"Siapa mereka?" tanya Kanata


"Mereka adalah peri iblis, kita harus membantunya" jawab Sieg


Mata kanata menyala berwarna merah dengan garis vertikal membuat matanya menjadi seram. Sisik hitam muncul dari kedua tangannya.


Panah hitam muncul di tangan kirinya, dengan tangan kanannya ia menarik anak panah. Tembakan itu melesat di depan penyerang bagian terdepan. Mereka semua terdiam lalu melihat ke langit.


Kanata yang sedang terbang dalam mode bertarungnya mendekat. Aura naga keluar dari tubuhnya dengan kuat.


"Sieg-mugendragon" panggil kaisar naga es


"Kaisar naga es, kenapa kau bisa dipojokkan oleh peri-peri iblis ini?" tanya Sieg yang mengendalikan tubuh Kanata


Kanata tersadar, ia membiarkan Sieg mengambil alih untuk berbicara dengan kaisar naga es.


"Aku punya sesuatu yang ingin ku bicarakan denganmu. Tapi kita harus melawan mereka terlebih dahulu" ujar Sieg


"Aku tidak menyangka kau masih hidup dan tinggal di tubuh seorang peri naga. Baiklah, aku akan bekerja sama denganmu kali ini" jawabnya dengan serius. Suaranya seperti mengalami kesakitan dengan beberapa luka yang tidak terlihat. Ia menerima bantuan Sieg tanpa banyak bertanya, ia berfokus untuk melawan musuh-musuh yang ada di hadapannya.

__ADS_1


Mereka tercengang dengan aura Kanata. Kanata mengambil alih tubuhnya, cakar naga hitam terbentuk di telapak tangan dan sisik hitam telah sepenuhnya menutuh hingga sikunya.


Apakah rencana mereka akan gagal dengan kedatangan satu orang yang menembakkan mereka panah dengan anak panah hitam?


__ADS_2