Peri Naga

Peri Naga
Kupu-kupu naga cahaya


__ADS_3

Kanata merasakan tidak enak dalam hatinya, ia langsung berdiri dari tempat duduknya. Di depannya Pahlawan naga yang berbicara kepadanya sebelum ini dalam wujud peri.


Di pinggang kirinya 2 katana berwarna hitam dan putih. Keduanya memiliki aura yang dasyat.


"Sepertinya kau harus membantu teman-temanmu" ujar pahlawan naga


Kanata memberi hormat dan meminta maaf karna tidak sopan


"Tidak apa-apa, aku paham situasimu. Tapi kau tidak bisa mengalahkan ketuanya sekarang. Apa kau tetap pergi?" tanya pahlawan naga


"Daripada melihat teman-temanku mati lebih baik aku mati berjuang bersama mereka" jawab Kanata


"Baiklah kalo begitu" pahlawan naga berdiri lalu menunjuk ke Kanata. Cahaya keluar dari telunjuknya menuju dahi Kanata. Simbol naga hitam muncul dan bersinar. Pola emas dan perak muncul di sekitarnya.


"Aku akan memberikan beberapa teknik pedang yang bisa membantumu. Tapi kau tidak boleh mengunakannya dalam pertarungan yang bukan hidup dan mati karna teknik-teknik ini sangat mematikan dan menguras kekuatanmu. Terdapat efek samping ketika kau mengunakannya" ujar pahlawan naga

__ADS_1


---


Cairan hitam mendekat ke arah mereka. Dari sana muncul pasukan tulang yang membawa pedang. Roh-roh gelap terbang di sekitar menghantui mereka.


Miyuki dan teman-teman dalam keadaan yang buruk. Setsuna terluka dan kehabisan kekuatan setelah menahan cahaya yanv menyerang Ritsu.


Semuanya mulai bersiap. Ritsu mengeluarkan sebuah kertas yang telah digambarkan sihir simbol di dalamnya. Itu adalah simbol penyembuh.


Sihir simbol sangatlah sulit dipelajari, Rin dan Ritsu terus belajar dibawah pengasuhan nenek mereka. Kanata terkadang hadir di kelasnya ketika siang karna ia mengambil terlalu banyak keterampilan.


Ritsu menempelkannya pada dada Setsuna. Ia meletakkan Setsuna di atas tanah dan mukanya menghitam. Rin menengkannya agar ia bisa bertarung dengan baik.


Di bawah komando Miyuki, semua bekerja dengan keras. Pasukan tengkorak itu bisa dilawan dengan serangan fisik tapi roh hitam yang terbang itu lebih sulit di atasi. Tekanan yang diberikan sangatlah berat.


Sonic mengeluarkan raungan singa dan menembakkan bola-bola angin dari mulutnya ke pasukan tengkorak. Lucky bergerak dengan cepat membiarkan teman-teman beristirahat memulihkan kekuatan.

__ADS_1


Mereka selalu bergantian dalam menyerang dan bertahan. Mereka berusaha menahan kekuatan mereka agar tidak terkuras dengan cepat.


Tiba saatnya Miyuki mengeluarkan sayap kupu-kupunya lalu terbelah menjadi sayap naga 3 pasang. Ia terbang ke udara dan memancarkan cahaya yang sangat terang.


Roh-roh hitam itu mulai dihilang. Sosok yang bersembunyi terlihat. 2 peri iblis yang memberi mereka tekanan terlihat. Sosok jahat apapun terungkap oleh cahaya tersebut.


Ini adalah kupu-kupu naga cahaya.


Semua roh hitam menghilang seketika. Miyuki mendarat dengan muka yang kelelahan. Sepertinya ia telah menghabiskan banyak kekuatan untuk menghilang roh-roh tersebut.


2 peri iblis itu marah dan mereka menembaki Miyuki dan teman-teman dengan bola api yang banyak.


Rin membuat dinding es menutupi daerah mereka dengan badai salju dari Shirayuki memperkuatnya menghilangkan bola-bola tersebut.


"Bagaimana kita bisa melawannya?" tanya Sei

__ADS_1


"Lucky tembak mereka dengan bola-bola halilintarmu, Sei dan Ritsu fokus menyerang pasukan kerangka, Shirayuki dan Rin bertahan" perintah Miyuki


__ADS_2