Peri Naga

Peri Naga
Persiapan


__ADS_3

Kanata selalu melatih dirinya membuat senjata roh. Ada dua metode membuat senjata roh, yang pertama mrnempa dan kedua dengan pisau ukir jiwa yang bisa memotong logam.


Sihir yang digunakan juga berbeda, sihir simbol pada senjata roh disebut formasi simbol sedangkan sihir simbol yang digunakan pada badan disebut simbol tubuh.


Kanata mempelajari banyak hal bersama Sei, ja juga melatih menempa di luar bersama Wataru dibawah bimbingan ayah Wataru.


Dengan pelatihan keras dari dua guru tersebut dengan 2 metode tersebut Kanata berhasil menjadi ahli senjata roh kelas 2 dalam waktu 2 bulan.


Ia selalu melakukan aktifitasnya dengan baik. Setiap 3 hari sekali ia pergi ke aula pertarungan untuk melatih diri dengan bertarung melawan para petarung yang kuat.


Ia mempersiapkan dirinya dan timnya dalam kompetisi academy. Timnya hanya terdiri dari Kanata, Lucky, Setsuna dan Sei. Mereka telah mekukan latihan panjang untuk kompetisi tersebut.


Ada suatu malam ia ketahuan oleh adiknya bahwasanya ia dan Lucky mengikuti pertarungan di aula petarung. Setsuna meminta konpensasi beberapa teknik yang dimiliki kakaknya sebagai bayaran tutup mulut. Setelah itu ia selalu bertaruh dengan uang yang besar di bawah nama Iska dan Ikazuchi.


Keuntungan yang di dapat di bagi sesuai kebutuhan.


---


10 hari menjelang kompetisi academy.


Kanata, Lucky, Setsuna dan Sei berkemah di hutan naga dekat academy setelah mendapatkan izin dari orang tua dan para guru.


Kanata membakar ikan untuk mereka semua.


"Kak, kemampuan masakmu luar biasa" puji Setsuna yang sedang makan dengan lahap

__ADS_1


"Kau bisa melakukan apa saja ya Kanata?" tanya Sei


"Tidak, tidak" jawab Kanata


"Kalau kita jual ini maka kita akan kaya" ujar Lucky


"Bagaimana kita akan menjualnya?" tanya Kanata


"Aku bisa menyiapkan tempat untuk kakak" ujar Setsuna


"Kalau begitu aku yang menyiapkan alat-alatnya dan Kanata menyiapkan bahannya" ujar Sei


"Baiklah, kalau begitu aku akan menyiapkan ikannya" ucap Lucky


"Kalau begitu tim kita akan menjual ikan bakar ketika jam istirahat, aku akan mengajarkan kalian agar kalian bisa membantuku" ucap Kanata


Mereka langsung berbalik untuk melihat siapa yang berbicara.


Suara itu berasal dari Miyuki dan ia bersama Shirayuki, Rin dan Ritsu.


"Kenapa kalian di sini?" tanya Kanata


"Apa kami tidak boleh berlatih di hutan seperti kalian? hutan ini kan untuk umum" tanya Miyuki


"Kami hanya berlatih dan mencium bau yang enak. Apa yang kalian masak?" tanya Shirayuki

__ADS_1


"Kakak membakar ikan" jawab Setsuna


Kanata dan teman-temannya duduk di atas batang kayu yang besar dan mereka duduk mengelilingi api ungun.


Miyuki langsung duduk di samping Kanata untuk meraih ikan yang dipegang Kanata. Dengan cepat Kanata menghindar


"Kenapa kau menghindar?" tanya Miyuki


"Kau tidak pernah berubah" Kanata menggeleng. Semua orang tidak tahu maksud yang dikatakannya.


"Sepertinya hubungan kalian sangat dekat, sepupu" ucap Ritsu


Ada 4 batang kayu di sana dan mereka duduk berdua. Setsuna dengan Sei, Ritsu dan Rin, Shirayuki dan Lucky, Kanata dan Miyuki. Kanata memberikan mereka ikan dan yabg terkhir Miyuki.


Miyuki agak tidak senang ia diakhiri. Ia berpaling dan agak menjauh.


Kanata menghela nafas.


"Dari kapan kalian di sini?" tanya Kanata


"Kami akan berlatih mulai besok pagi maka kami datang sekarang agar kami bisa mulai besok" jawab Shirayuki


"Bagaimana kalau kita bekerja sama?" tanya Kanata


Semua terkejut

__ADS_1


"Lebih baik kita berlomba" ujar Miyuki


__ADS_2