Peri Naga

Peri Naga
Buah es kebangkitan


__ADS_3

Kanata dan miyuki memasukkan harta itu di cincin penyimpanan. Harta di sana cukup banyak, mereka hanya mengambil sesuatu yang penting untuk kekuatan mereka dan beberapa keping koin emas.


Kanata mengambil crystal apollo dari tiang tersebut lalu pergi ke ruangan yang lain.


Di ruangan lain mereka tidak terlalu menemukan harta. Mereka hanya berharap bisa keluar dari sana dengan selamat. Di sana terdapat patung naga yang berukuran 30 cm.


Miyuki mendekatinya dan ingin menyentuhnya. Seketika Kanata merasakan aura berbahaya lalu bergerak ke depan Miyuki. Ia menarik tangan kirinya lalu ia menjaga Miyuki dengan badannya.


Seketika patung itu meledak dengan keras yang mengakibatkan Kanata terdorong ke tubuh Miyuki. Punggungnga terluka dengan bekas ledakan, mata Miyuki menjadi kosong dan air mata mulai muncul di matanya. Ia mengerakkan tubuh Kanata dengan pelan.


"Kenapa kau melindungiku?" tanyanya


"A..aku.. hanya.. tidak .. melihatmu terluka" jawab Kanata dengan menahan rasa sakit di punggungnya


Miyuki mengangkat Kanata dan membantunya berjalan di sebelah kirinya. Tangan kiri Kanata melingkari leher Miyuki. Mereka berjalan ke ruangan sebelah dan di sana ada lingkaran dengan air di sekitar.


Miyuki meletakkan Kanata di tengah lingkaran lalu mengunakan sihir penyembuh dengan cepat ke punggung Kanata. Air matanya mengalir, ia terus memanggil Kanata dengan sedih.


Satu jam berlalu, energi rohnya habis. Luka Kanata telah sembuh dan nadinya masih berdenyut. Ia masih hidup, hal itu membuat Miyuki bahagia dan tersenyum. Ia pingsan di sebelah Kanata dengan tangan kanannya mengenggam tangan kanan Kanata.


---


Sonic menunggu dengan mencari beberapa daging yang bisa dimakan lalu kembali di depan monumen. Ia menunggu Kanata keluar, ia bisa merasakan Kanata masih hidup di dalam sana dengan energi spiritual yang tersambung.


Ia sangat cerdas sebagai serigala badai yang memiliki sahabat seperti Kanata. Ia terus mencoba menyambung energi spiritualnya untuk berkomunikasi dengan Kanata.


---

__ADS_1


Sehari terlewatkan di dalam sana. Kedua sosok itu mulai terbangun bersamaan. Mereka saling melihat tangan mereka yang saling berpegangan.


Dengan spontan mereka duduk dan melepaskannya dan berbalik. Muka mereka memerah. Kanata tidak mengenakan baju karna bajunya telah rusak karna ledakan.


"Di mana kita sekarang?" tanya Kanata


"Aku juga tidak tahu" jawab Miyuki. Ia tidak bisa melihat Kanata sekarang. Kalau ia berbalik, ia bisa melihat tubuh Kanata yang bagus.


Kanata mengambil bajunya yang bolong bagian belakang lalu mrngenakannya.


"Apa kau tidak membawa baju ganti?" tanya Miyuki


"Aku tidak punya alat penyimpanan sepertimu" jawab Kanata


Mereka berjalan sekali lagi dan ia menemukan beberapa pakaian di sana. Ini sebuah keberuntungan bagi mereka. Kanata mengambil sebuah kaos hitam dan jubah putih. Beberapa pakaian di sana memiliki sebuah sihir simbol yang bisa meningkatkan kekuatan.


"Ambillah secukupnya" ucap Kanata


"Kenapa kita kembali?" tanya Miyuki


"Ini adalah lingkaran sihir yang bisa digunakan keluar dari reruntuhan ini. Sebelum saya pergi kakek mengajarkan beberapa lingkaran sihir" jawab Kanata


Selama satu jam ia mengecek lingkaran itu. Ia mengaktifkannya ketika ia telah paham. Sebuah pintu cahaya muncul di sana dan sebuah proyeksi seseorang muncul di sebelahnya.


Mereka tertegun dan memberi hormat. Proyeksi tersebut adalah pemilik tempat itu, mereka bisa tahu dari auranya yang tidak asing.


"Kalian berhak atas apa yang kalian ambil, kalian bisa keluar dengan melewati pintu ini. Perlu kalian ketahui crystal apollo harus kalian jaga dan jangan sampai jatuh ke tangan iblis. Kalian adalah orang yang bisa menyelesaikan teka-teki yang ku buat. Anggap apa yang kalian ambil adalah hadiah." ucapnya

__ADS_1


Proyeksi itu tersenyum dan ia menghilang seketika. Kanata dan Miyuki tidaklah faham dengan proyeksi itu, tapi keinginan mereka untuk keluar membuat mereka dengan cepat masuk ke dalam pintu.


Mereka muncul tepat di bawah monumen. Lantai tempat mereka jatuh seperti tidak pernah rusak. Sonic tertidur menunggu mereka di sana.


Tepat ketika mereka berdua keluar, Sonic langsung meloncat ke arah Kanata dan menjilatinya. Mereka selamat dan bahagia.


Ketika mereka berpisah, Kanata memberikan ikat rambut berbentuk kupu-kupu dan kalung kupu-kupu kepada Miyuki. Dengan kedua aksesoris tersebut Miyuki menjadi lebih cantik.


"Terima kasih" ucap Miyuki


"Tidak apa-apa, itu lebih cocok kau yang mengunakannya daripada ku" ujar Kanata


Miyuki mendekati Kanata lalu mencium pipinya. Wajah mereka memerah malu. Miyuki mengusap Sonic lalu melambaikan tangan dan terbang berlisah dengan Kanata.


Kanata terbang ke arah yang berlawan lalu pulang dengan ke rumah kakek Ryu.


Di tengah jalan, ia menemukan 2 buah yang dingin dan terlihat enak. Mereka berdua langsung memakannya karna kelaparan, mereka tidak terlalu memerhatikan apa yang mereka makan.


Tiba-tiba Kanata dan Sonic merasakan sakit dan kedinginan. Kanata mengangkat Sonic yang dalam wujud kecil. Mereka terbang dengan kecepatan maksimal.


Tidak lama kemudian, mereka sampai di rumah kakek. Mereka langsung terjatuh. Robin dan kakek mendekat dan melihat kondisi mereka. Mereka langsung pingsan tidak sadarkan diri.


---


Setelah bangun 2 hari kemudian, mereka ditanya oleh kakek apa yang mereka makan. Kanata menceritakan semuanya tanpa menyebutkan Miyuki.


"Yang kalian makan itu adalah buah es kebangkitan. Buah itu bisa memberikanmu kekuatan es dengan memakannya. Terkadang banyak orang akan mati membeku setelah memakannya. Kalian berdua sangat beruntung" kakek menjelaskannya dengan baik.

__ADS_1


Kanata menyentuh air. Seketika air itu berubah menjadi es. Warna bulu Sonic berubah agak keputihan dan ia juga bisa mengeluarkan badai salju.


Mereka adalah 2 makhluk yang sangat beruntung dengan memakan 2 hartabyang tidak ternilai.


__ADS_2