Peri Naga

Peri Naga
Penempaan senjata


__ADS_3

Kanata keluar dari aula bersama dengan kedua temannya. Terdengar suara serigala yang akrab mendekatinya. Ketika ia berbalik serigala kecil itu meloncat ke tubuh Kanata.


"Sonic, dasar anak nakal"


Wataru dan Sekai kaget melihat Kanata yang memeluk seekor serigala putih.


"Sonic perkenalkan, Wataru dan Sekai"


Seorang anak perempuan menghampiri mereka lalu berkata "Sepertinya kau terlalu memanjakannya"


Anak perempuan itu tidak lain adalah Miyuki. Kedua orang yang bersama Kanata terkejut melihat Miyuki. Mereka mengetahui siapa orang yang ada di hadapan mereka sekarang.


Ia adalah Miyuki, peri naga yang dijuluki dewi cahaya dan dewi es. Bersama dengan saudarinya ia bisa menjadi top rank di academy dasar.


"Miyuki, bagaimana kabarmu?" tanya Kanata berjalan mendekati Miyuki


"Aku sih baik-baik saja, bagaimana ujiannya?" tanyanya


"Lumayan, aku sampai tidak tahan di dalam tekanan tersebut" jawab Kanata


"Guru itu masih menahan diri, kalau ia mau kau tidak bisa lolos" ujar Miyuki


"Kalau ia memperkuatnya maka ini bukanlah ujian" ucap Kanata


Seseorang perempuan seumuran dengan Miyuki muncul di belakangnya. Ia adalah saudarinya dengan wajah yang cantik dengan rambut putih salju. Ia mengenakan seragam yang sama dengan Miyuki.


"Jadi ini laki-laki yang membuat heboh academy kemarin" ucapnya


Ia mendekati Miyuki lalu berkata " Jadi ini laki-laki yang bikin heboh di academy"


"Kak Shirayuki, jangan bicara omong kosong" ucap Miyuki agak mengeraskan suaranya. Ia terdengar tidak senang mendengar hal itu


"Siapa yang tidak tahu masalah ini. Dalam semalam sudah menyebar ke seluruh academy. Jangan malu-malu, kita kan saudara" ujarnya


Ia memang terlihat mirip dengan Miyuki selain rambut dan alisnya. Kanata bisa merasakan fluktasi element salju darinya. Salju lebih lembut es.


"Kanata, jangan harap kau bisa dengan mudahnya punya hubungan dengan Miyuki... Dasar **** kecil" ucapnya dengan mengejek Kanata


'Jangan-jangan dia tahu identitasku. Jangan-jangan ia tahu aku yang makan 6 porsi di kantin' pikir Kanata

__ADS_1


"Kak Shirayuki, jangan bicara omong koskng lagi" bentak Miyuki


Shirayuki menjulurkan tangannya dan bersalam dengan Kanata. Ia memperkenalkan dirinya langsung


"Aku Shirayuki kouri, aku saudari kembarnya Miyuki dan sahabatnya"


Ia tersenyum ke Kanata lalu berkata "Aku akan membantumu dekat dengannya"


Ia melepaskannya lalu pergi. Ia bahkan mengajak Miyuki pergi bersama Sonic.


"Kanata, kau mengenal mereka?" tanya mereka


"Tidak, aku hanya mengenal Miyuki saja" jawab Kanata biasa


"Jadi kau anak yang menantang satu academy dasar yang ingin mendapatkan Miyuki. Kau yakin dengan itu?" tanya Sekai


"Sudahlah, biarkan hal itu berlalu" ucapnya. Ia menghadap Wataru. "Sekarang tidak ada ujian lagi hari ini, aku ingin pergi ke tempat penempaan keluargamu"


"Baiklah"


---


"Ayah aku pulang"


Seorang laki-laki paruh baya dengan tubuh yang kekar keluar dari ruangan belakang. Ia mendekati anaknya lalu menepuk bahu kirinya dengan tangan kanannya.


"Nak, bagaimana ujiannya?" tanyanya


"Aku bisa bertahan ayah, besok akan diumumkan hasil ujian pertama dan yang lolos akan mengikuti ujian pertarungan" Jawabnya


"Bagus nak" pujinya


Ia pun melihat Kanata dan Sekai yang berada di belakang Wataru.


"Hallo paman" panggil mereka


"Kita punya tamu, mari masuk" ajak paman masuk ke dalam rumahnya.


Rumah mereka sederhana, ada ruang pandai besi dan bagian depan menjadi tempat penjualan. Mereka duduk di ruang tamu dan seorang perempuan dewasa meletakkan 4 cangkir air putih.

__ADS_1


"Maaf kalau hanya air putih yang bisa kami tawarkan" ucap ayah Wataru


"Apa semua senjata di sini anda yang menempanya?" tanya Kanata


"Ya, apa kau ingin membeli?" tanyanya


Kanata melihat senjata-senjata di sana. Banyak dari mereka ditempa dengan sangat terampil.


"Aku ingin paman bisa menempa beberapa barang buat saya. Biayanya jangan khawatir, yang penting paman bisa membuatnya" uajr Kanata


"Memang apa yang ingin kau buat nak?" tanya paman


"Aku ingin menempa beberapa senjata dan aku juga ingin belajar menempa dari paman. Dari yang saya lihat, seharusnya paman penempa level 5" jawab Kanata


Ayah Wataru terkejut, hanya dengan melihat sekilas ia bisa tahu level penempaan.


"Aku telah belajar penempaan sebelum ini dan melihat hasil dari penempa. Jadi aku bisa mengetahuinya hanya dengan memperhatikan sedikit" ujar Kanata


"Baiklah nak, karna kau teman Wataru aku akan mengajarkannya" ujarnya setuju


"Kalau begitu, apa kau memiliki pisau ukir simbol?" tanya Kanata


"Ada" jawabnya


Ia menyuruh Wataru untuk mengambil 3 macam pisau ukir simbol. Kanata memperhatikan dengan baik dan memilihnya.


"Berapa harganya?" tanya Kanata


"Tidak perlu, kau ambil saja sebagai hadiah kau akan belajar menempa di sini" jawab paman


"Kalau begitu saya berterima kasih paman" ujar Kanata


Ia menyemangati mereka dan berpamitan.


"Jarang anak sepertinya mau belajar menempa" ujar paman


"Ayah, sepertinya kau tertarik padanya" ucap Wataru


"Mungkin" jawab Ayahnya

__ADS_1


Sekai berpamitan setelah berbicara dengan Wataru. Ia ingin bisa masuk ke academy junior bersama Kanata dan Wataru.


__ADS_2