Peri Naga

Peri Naga
Academy


__ADS_3

Seminggu setelah pengumuman kelulusan, mereka akhirnya masuk ke academy. Kanata menghabiskan hari-harinya dengan adiknya. Ia menceritakan penjelajahannya di dalam reruntuhan, pergi ke extreme north bertarung dengan peri iblis.


Mereka diberikan kamar di asrama. Masing-masing kamar terdapat 2 ranjang susun. 3 orang akan tidur dalam asrama yang sama.


Kanata sekamar dengan adiknya dan Lucky. Mereka berbagi ranjang dengan baik. Kanata tidur di bagian kiri atas dan di bawahnya Lucky. Adiknya berada di bagian kanan atas dan di bawahnya beberapa barang.


Adiknya bernama Setsuna iska dan ayahnya bernama Akatsuki iska.


Mereka bertiga bekerja sama membersihkan ruangannya. Di sana terdapat 3 meja belajar dan mereka membagi dengan tempat yang mereka sukai.


---


Kanata berjalan bersama dengan Setsuna dan Lucky. Mereka mengenakan seragam sekolah yang berwarna putih dengan garis hitam [lihat di cover].


Setsuna memimpin jalan karna dia lebih akrab dengan academy di bandingkan 2 anak tersebut. Mereka memasuki kelas 1A yang terdiri dari 10 orang yang mendapatkan kursi khusus dan 9 orang yang berada di peringkat teratas ujian masuk.


Yuze, Miyuki, Shirayuki juga berada di sana. Tidak luput dari 2 orang sepupu Kanata dari keluarga kakek Long.


Ketika mereka masuk, Kanata merasakan ada sesuatu yang berbahaya dan dia langsung maju dengan cepat dan mengaktifkan tangan esnya. Sebuah pedang besar di tahan dengan tangan kanannya.


"Luar biasa. Instingmu tajam sekali" ujarnya. Seorang anak laki-laki dengan tinggi lebih pendek dari kanata 5 cm. Rambutnya hitam dengan mata merah.

__ADS_1


Ia menghilangkan pedangnya lalu meminta maaf dan memperkenalkan diri.


"Namaku Sei oki, ahli senjata roh"


Kanata menghilangkan es dari tangannya lalu matanya berbinar karna 3 kata yang diucapkan.


"Apa kau ahli senjata roh? apa di academy ada pembelajaran senjata roh?" tanya Kanata sambil bersalaman dengan kedua tangannya.


Setsuna dan Lucky kaget melihat Kanata. Mereka tidak menyangka Kanata tertarik dengan senjata roh


"Ya ada, kalau mau akan ku antar kau nanti siang" jawabnya


"Terima kasih" ucap Kanata. "Aku Kanata iska"


Setsuna maju menghadapi Sei


"Dia adalah kakakku"


Mendengar itu ia kaget dan kagum


"Pantas kau punya insting yang kuat, kau kakak Setsuna" ujarnya

__ADS_1


"Sebenarnya itu tidak ada hubungannya, guruku melatihku seperti iblis. Itulah kenapa aku bisa bereaksi dengan cepat" ujar Kanata


Ritsu dan Rin mendekati Kanata lalu menyapanya


"Sudah lama sekali Kanata" ujar Rin


"Instingmu semakin kuat saja" puji Ritsu


"Tidak ada yang istimewa" ucap Kanata


Mereka berkenalan satu sama lain. Kebanyakan dari mereka adalah murid dari academy dasar dan hanya kanata, Lucky, dan 3 anak lainnya berasal dari luar.


Pelajaran pertama hanyalah tes fisik, kekuatan jiwa dan spiritual. Guru ingin tahu potensi yang dimiliki para murid kelas 1A.


Mereka terkejut dengan kekuatan spiritual Kanata yang sudah sampai tingkat tinggi 500 poin walaupun kekuatan jiwa tingkat 2.


Mereka juga terkejut dengan kekuatan tinju dari Kanata dan Lucky yang bisa merusak alat penilai.


Kedua orang ini adalah monster.


penilaian yang lain berkesan, semuanya mempunyai kekuatan spiritual di atas 150 dan kekuatan jiwa tingkat 3.

__ADS_1


Dalam hal kekuatan jiwa Kanata kalah dari yang lain tapi ia mempunyai kontrol yang sangat bagus dan kelincahan dalam bertarung.


__ADS_2