Peri Naga

Peri Naga
Kanata vs Yuze


__ADS_3

Setlah istirahat selama setengah jam ujian untuk penentuan kelas diumumkan. Mereka pergi ke arena untuk bertarung.


Pertarungan ini meliputi pertarungan individu, adapun peri yang hanya bisa mendukung diberi ujian terpisah.


72 dari peserta yang lulus mengikuti pertarungan.


Kanata dan yang lain melewati pertarungan ini dengan baik. Sekai, Wataru dan Xuan bisa masuk ke 18 besar. Kanata dan Lucky memasuki 9 besar dan menjadi murid elit pada ujian ini.


Yuze mendekati Kanata yang sedang berbicara dengan Lucky.


"Kanata, aku ingin bertaruh denganmu" ucapnya dengan nada sombong


"Buat apa taruhan denganku?" tanyanya


"Aku ingin bertaruh kalau aku menang kau tidak pernah mendekati dewi Miyuki lagi" ucapnya. Ucapan itu terdengar, banyak murid dari academy dasar tahu bahwa Yuze menyimpan perasaan terhadap Miyuki. Tapi Miyuki orang yang sangat dingin dan menolak semua anak laki-laki yang menembaknya.


"Oo, kalau aku menang bagaimana?" tanya Kanata


"Aku akan bersujud dan meminta maaf" jawabnya


Semua orang tahu Yuze orang yang tidak suka di pandang rendah. Ini menunjukkan keinginannya untuk menang


"Aku menolak" ujar Kanata dengan tegas


"Kenapa? apa kamu takut?" tanyanya sombong


"Hanya bersujud dan meminta maaf, aku tidak suka yang seperti itu" ujar Kanata

__ADS_1


"Lalu apa mau?" tanyanya


"Kau meneraktirku makan dalam seminggu" jawabnya


"Baiklah" Yuze langsung pergi meninggalkan Kanata


Lucky mengelengkan kepala dan tidak bisa menahan tawa.


"Kenapa?" tanya Kanata


"Ya, aku hanya akan kasian sama tuan muda itu. Sepertinya kau akan menguras uangnya" jawabnya


Wataru, Sekai dan Xuan mendekatinya lalu menanyakannya.


Sekai memberitahu Kanata seperti apa Yuze dan keahliannya yang ia ketahui.


Tepat pada pertandingan pertama Kanata melawab Yuze. Sepertinya ada beberapa guru yang mendengarkan taruhan itu dan menjadikannya hiburan pertama.


Yuze yang dikenal anak elit kesebelas di academy dasar akan melawan peserta yang tidak diketahui dari academy mana dan latar belakang. Beberapa guru besar melihat pertarungan ini karna penasaran dengan Kanata.


Miyuki dan Shirayuki ikut menonton. Bahkan mereka membawa Sonic.


Kanata dan Yuze naik ke arena yang luas berbentuk persegi dengan panjang 200x200.


Juri berdiri di tengah menyuruh mereka menyebutkan nama.


"Yuze grenbell"

__ADS_1


"Kanata iska"


Nama iska membuat para guru kaget.


Kanata tersenyum dan mundur mengambil posisi, begitu juga Yuze.


Wasit mengangkat tangannya lalu menjatuhkannya seperti membelah sambil berteriak "MULAI"


Udara di sekitar langsung berubah dan sayap dari angin muncul di punggung Yuze. Ia terbang dengan cepat menyerang ke arah Kanata.


Mata Kanata berubah menjadi biru dengan pupil vertikal. Tangannya seperti diselimuti es dan dia tidak mengeluarkan sisik naganya. Dengan pengabungan mata roh dan mata naga, ia bisa melihat dengan jelas arena dan arah serangan.


Tangan kanan berada di sebelah kiri menyentuh tangan kiri. Ia seperti ingin mebuat sesuatu.


Gray berdiri di samping Xuan dan mengangguk. Ia melihat Kanata mengunakan teknik yang ia berikan padanya.


"Ice make lance" ia berteriak


Tombak-tombak dari es meluncur ke Yuze. Ia mencoba menghindari dan memotong es-es tersebut.


Kanata tersenyum


Ketika es tersebut mendekati Yuze, ada perubahan yang terjadi


"Ledakan es" gumam Kanata


Es-es itu meledak dan melepas hawa dingin yang sangat kuat membuat Yuze terdorong ke belakang. Tubuhnya menggigil kedinginan. Es yang Kanata gunakan adalah ultimate es, itulah sebabnya dinginnya bisa masuk ke tulang-tulang.

__ADS_1


__ADS_2