
Mereka menghabiskan waktu dengan bercerita. Sieg dan Strike keluar dari tubuh Kanata dengan avatar berbentuk peri. Mereka bahkan saling berbagi perasaan satu sama lain.
Ibu Kanata bernama Nana Iska diambil dari nama keluarga suaminya. Ia adalah seorang guru yang mengajar bersama nenek Yun.
---
Ketika sore tiba, sesosok anak perempuan memasuki kamar lalu bertanya "Apa bu guru ada di sini?"
"Miyuki, ada apa?" perempuan itu berbalik melihat anak perempuan yang berdiri di pintu.
Kanata melihat ke pintu dan melihat sosok yang ia kenal. Tidak lain ia adalah perempuan yang ia temui ketika pergi menjelajahi reruntuhan naga.
"Kanata, apa yang kau lakukan di sini?" tanya Miyuki
"Miyuki, apa kau kenal dengannya?" tanya guru Nana
"Ya, dia adalah orang yang ku ceritakan waktu itu" jawabnya sambil mendekati guru Nana
Ia pun duduk di sebelah guru Nana, Kanata berada tepat di hadapannya.
"Jadi kalian saling kenal" ucap guru Nana
"Guru, apa hubunganmu dengannya?" tanyanya
"Dia adalah putra ibu yang tidak bisa ibu temui selama 13 tahun ini" jawab guru Nana
Miyuki terkejut mendengar jawaban gurunya. Ia melihat Kanata dan memperhatikannya. Ada beberapa kemiripan yang dimiliki Kanata dengan guru Nana dalam beberapa aspek.
"Ia akan masuk ke academy tahun ini" ujarnya
__ADS_1
Miyuki memikirkan sebuah ide yang cemerlang.
"Bu guru, biar saya mengajak Kanata keluar melihat-lihat academy" tawarnya
"Tidak apa-apa" jawab guru Nana
Ia pun menarik tangan Kanata keluar, mereka langsung pergi ke air mancur di taman academy dekat bangunan tempat tinggal guru Nana.
Ia tersenyum lalu mendekatkan dirinya dengan Kanata. Ia ingin menjahili Kanata sebelum masuk academy.
Ia berjalan agak ke depan. Ketika itu sinar matahari sore menyinari tempat itu dengan warna orange yang terang.
"Kanata" panggilnya
Ia berbalik melihat Kanata. Kanata agak terbengong melihatnya. Gadis dengan rambut biru kemerahan dengan mata keunguannya. Ia mengenakan pita kupu-kupu di rambutnya.
Ia tersenyum lalu mendekat dan menarik tangan Kanata. Ia mendekatkan dirinya hingga ia bisa mencium bau Kanata. Kanata juga mencium bau yang wangi darinya.
Miyuki kemungkinan gadis idola di sekolah, pasti banyak lelaki yang menyukainya. Tapi sifatnya agak dingin tapi imut dan lembut di dalam
Ada perubahan sikapnya ketika mereka di depan umum ketika Kanata ada di sampingnya. Ada beberapa cemohan bisa di dengar oleh Kanata.
"Siapa anak itu?"
"Aku tidak tahu"
"Apa dia murid academy"
"Aku baru melihatnya"
__ADS_1
Indra Kanata sudah diasah oleh kakek Long ketika di menara langit. Dikuatkan ketika ia berlatih di menara naga. Ia bisa mendengar perkataan orang-orang tentangnya
'Kanata yang bodoh dan tidak peka. Aku baru pertama kali memengang tangan laki-laki. Jika bukan karna aku ingin menjauhi anak laki-laki dariku, aku tidak mau melakukannya' pikirnya dengan pipi yang merah
'Baunya sangat menggoda seperti matahari pagi, lengannya sangat kuat. Tunggu, tunggu Miyuki. Apa kau sudah gila?'
'Anak ini dilahirkan tampan seperti ibunya yang cantik. Jangan bawel, Miyuki. Hilangkan semua itu'
Ia berusaha menenagkan diri. Ia tidak tahu reaksi dan pikiran Kanata ketika ia melakukannya. Mereka berdua tidak bisa saling menatap. Mereka menjadi agak canggung.
"Bocah keparat ini sangat beruntung. Apa ia sangat bodoh?" ejek beberapa laki-laki yang iri kepada kanata
Di bawah sinar matahari sore, Miyuki terlihat sangat cantik dan Kanata terlihat tampan. Ada beberapa anak perempuan yang melihat mereka memujinya tampan. Tetapi banyak anak laki-laki mulai tidak senang dengannya.
Miyuki mulai lupa kondisi mereka. Ia bahkan binggung kenapa banyak orang melirik mereka. Ia merasa aneh dalam dirinya.
Ia melepaskan gengamannya dan melepaskan Kanata.
'Menarikku ke tengah kerumunan dengan tatapan laki-laki yang tidak ramah. Apa anak ini mau balas dendam waktu itu?'
'Sepertinya ia ingin mengunakan kecemburuan laki-laki untuk membalas dendam waktu itu. Aku tidak boleh diam, aku tahu apa yang akan ku lakukan' pikir Kanata
Miyuki melepaskan tangannya dari Kanata. "Mari kita pergi ke tempat lain" ajaknya sambil cuek
Kanata menarik tangannya. Miyuki yang tidak menjaga keseimbangannya tertarik ke arah Kanata. Dengan cepat Kanata mencium pipinya.
Semua terkejut, bahkan Miyuki terkejut. Kanata berteriak "Dengar semua, aku adalah pacar Miyuki, yang tidak terima boleh menantangku pertarung"
Ini yang telah ia pelajari dari kakek Ryu. Cara mengoda wanita.
__ADS_1
Kanata melihat sekeliling dan tidak ada yang berani. Tapi ia tidak menyadari bahwasanya dibelakangnya Miyuki memerah malu dan marah.
Ia melepaskan aura yang ingin menyerang Kanata. Dengan cepat Kanata menahan serangan tersebut lalu berlari kembali ke ruangan ibunya diikuti Miyuki.