Perjalanan Cinta Nayla

Perjalanan Cinta Nayla
Pesan..


__ADS_3

Nayla tiba di depan perusahaan Grup H, dia merasa bimbang antara masuk atau tidak.


Nayla takut kalau Alvin tidak mau menemuinya.Nayla berjalan menuju meja resepsionis.


"Mbak, apa Pak Alvin ada di ruangannya?" tanya Nayla.


Pegawai resepsionis itu memandang Nayla dari atas hingga bawah.


"Apa Anda sudah membuat janji dengan Pak Alvin?" tanya sang resepsionis.


"E...belum sih Mbak, tapi bisakah saya bertemu dengannya?"tanya Nayla lagi.


" Pak Alvin belum datang,kalau Anda mau bertemu dengannya silahkan menunggu di sana",Resepsionis itu menunjuk ke sebuah kursi tunggu.


"Oh,iya Mbak", Nayla berjalan ke kursi yang di tunjuk oleh resepsionis tersebut, dan mendudukkan dirinya di sana.


Cukup lama Nayla menunggu, tapi Alvin belum juga datang. Dan karena semalaman dia tidak tidur,akhirnya Nayla ketiduran di kursi yang dia duduki.


*****


Tidak lama kemudian Alvin datang bersama dengan Fandi dan juga Vita.Karena hari ini Vita baru mulai magang di perusahaan milik Alvin.


" Maaf,Pak.Tadi ada seorang wanita yang datang untuk bertemu dengan Bapak",kata salah satu pegawai yang bertugas di meja resepsionis.


Fandi dan Vita melihat ke arah Alvin.


"Siapa Al?", tanya Fandi


Alvin menjawabnya dengan mengedikkan bahunya,sabagai jawaban bahwa dia juga tidak tahu.

__ADS_1


" Dimana dia sekarang? "tanya Alvin pada sang resepsionis.


"Ada di ruang tunggu,Pak Al"


"Fan,kamu antar Vita ke ruang staf keuangan.Kebetulan baru-baru ini ada staf keuangan yang sedang cuti,jadi untuk sementara biarkan Vita menggantikannya", suruh Alvin.


" Baiklah Al,aku antar Vita dulu.Ayo Vit! "


Fandi dan Vita berjalan meninggalkan Alvin dan manuju ke ruangan dimana staf keuangan berada.


Alvin segera menuju ke ruang tunggu.Dia terkejut saat tahu orang yang mencarinya adalah Nayla.


Alvin duduk di sebelah Nayla yang masih tertidur lelap.


"Apa semalam kamu tidak tidur,sampai-sampai kamu tertidur di tempat seperti ini,Nay?".


Alvin menatap lekat wajah cantik istrinya itu.Dia menyibakkan rambut yang menutupi sebagian wajahnya.


Alvin menyandarkan kepala Nayla di bahunya.


Alvin mendapat beberapa pesan dari Fandi melalui ponselnya.


'Rapat di tunda 1jam lagi'


Alvin mengirimkan pesan itu kepada Fandi,kemudian dia mematikan ponselnya.


*****


Nayla terbangun dari tidurnya,dia melihat ke sekelilingnya.Dia begitu terkejut saat mendapati dirinya berada di sebuah kamar hotel.

__ADS_1


Nayla langsung melihat tubuhnya sendiri, dia merasa lega saat seluruh pakaian masih tetap melekat di tubuhnya.


"Tadi akukan di kantor mas Alvin,kenapa sekarang aku berada di sini?", Nayla bertanya pada dirinya sendiri dan mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi.


Tidak lama kemudian seorang service room datang dengan membawa makanan untuk Nayla.Dia meletakkan makanan di meja yang berada di samping tempat tidurnya.


" Maaf,Mbak ini ada titipan untuk Anda".


Service room tersebut memberikan secarik kertas kepada Nayla.


"Ini dari siapa ya?" tanya Nayla.


"Tidak tahu,Mbak.Dia hanya menyuruh saya memberikan kertas itu kepada Anda.Permisi", jawab sang service room tersebut kemudian keluar dari kamar tersebut.


Nayla membuka kertas itu dan mulai membacanya.


'*Nay,makanlah makanan yang sudah aku pesan untukmu.Aku yakin,pasti kamu belum sempat sarapankan?


Maaf karena aku sudah membuatmu tidak tidur semalaman.Jika kamu masih ngantuk,tidur saja lagi.Aku sudah menyewa kamar itu untuk satu hari ,jadi kamu bisa bersantai di sana. sampai nanti sore.


Alvin*


---------------


Nayla meletakkan surat tersebut di atas meja,dia pun mulai memakan makanan yang di bawa oleh service room tadi.


Selesei makan Nayla mengirimi suaminya itu pesan.


' Terimakasih,Al. Aku akan menunggumu di sini.Sampai jumpa nanti sore '

__ADS_1


Bahkan Nayla menambahkan emot hati di akhir pesannya.


__ADS_2