Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
100.Golem Armor


__ADS_3

"Jadi menurut saya apabila benda tersebut akan di gunakan untuk memusnahkan pasukan di Medan perang kurasa dapat dengan mudah menghancurkan ratusan prajurit di tingkat kaisar, dan untuk di tingkat alam bumi kurasa hanya dapat melawan puluhan sedangkan alam langit kurasa satu saja sudah tidak mungkin, jadi diranah alam langit barulah batas kekuatan benda tersebut"ucap Lia mengutarakan pendapatnya.


"Benarkah!mungkin layak di coba untuk melihat apa benar sesuai dengan perkataan mu"ucap Liu Wen sambil tersenyum bersemangat.


Lalu Liu Wen mengalihkan pandanganya kepada para petinggi dan menteri yang ada di aula tersebut.


"Kurasa sudah cukup untuk hari ini! apakah masih ada informasi yang membutuhkan diskusi atau persetujuan ku?"ucap Liu Wen yang ingin mengakhiri rapat di aula tersebut.


"Tidak ada Yang Mulia!"ucap para petinggi dan para menteri-menteri yang ada di aula tersebut secara bersama-sama.


"Baiklah kalau begitu aku akhiri rapat untuk hari ini,silahkan kembali ke tugas kalian masing-masing"ucap Liu Wen dengan tegas.


Para petinggi dan menteri kemudian membungkuk hormat dilanjutkan dengan mereka melangkah pergi dari aula tersebut.


Aula tersebut langsung menjadi sunyi ketika hanya Liu Wen dan Lia yang ada disana.


Lia yang merupakan perdana menteri dengan setia menunggu Liu Wen berdiri hingga beberapa menit barulah Liu Wen berdiri dan meninggalkan aula yang diikuti oleh Lia.


"Baiklah ayo kita lihat apa benar ucapanmu itu tentang penelitian mereka"ucap Liu Wen saat ia berjalan pergi keluar dari aula.


Lia hanya menganggukkan kepalanya mendengar perkataan dari Liu Wen,kemudian mereka berjalan ke arah tempat penelitian sekaligus pusat bengkel pembuatan senjata pasukan kerajaan.


Saat sampai pada tempat tersebut Liu Wen langsung menanyakan kepada bawahannya yang memegang dan mengendalikan tempat itu,tentang senjata yang di buat untuk melakukan pembantaian di medan perang yang sesuai dengan permintaan dari Liu Wen sebelumnya.

__ADS_1


Dengan cepat bawahan Liu Wen tersebut mengarahkan ke tempat senjata yang di maksud,betapa terkejutnya ia karena melihat bahwa senjata tersebut tampak hanya biasa saja,Liu Wen mengira senjata tersebut memiliki penampilan seperti meriam yang dapat memusnahkan ratusan prajurit hanya dengan 1 tembakan.


Memang sebelumnya Liu Wen hanya meminta untuk membuat kan senjata pembantaian massal di medan perang, tapi ia tidak mengatakan senjata tersebut harus memiliki bentuk seperti apa.


Senjata tersebut berbentuk set armor lengkap dari atas kepala hingga ke ujung kaki,jika pertama melihat maka sudah pasti akan mengira bahwa itu adalah armor biasa yang memiliki ketahanan yang luar biasa, karena terbuat dari material yang ada di dunia segel.


Tetapi setelah di jelaskan oleh bawahan Liu Wen maka Liu Wen dan para orang-orang yang ikut dengannya menjadi paham akan fungsi dan kegunaan senjata tersebut atau lebih tepatnya alat pemusnah,karena ternyata set armor lengkap tersebut adalah golem yang apabila di masukkan dengan energi qi yang cukup akan dapat membuatnya bergerak.


Liu Wen kemudian mendekat pada golem armor tersebut dan menyalurkan Qi ke dalam tubuh golem armor,ia terus menyalurkan Qi nya ke dalam tubuh Golem Armor hingga beberapa detik kemudian.


Muncul 2 sinar merah di armor bagian mata yang terlihat seolah-olah itu menggambarkan adalah mata dari golem tersebut, Golem Armor kemudian berdiri dilanjutkan dengan membungkuk hormat dihadapan Liu Wen layaknya seorang ksatria kepada rajanya.


Prajurit dan para bawahan Liu Wen yang ada di belakangnya bersikap waspada ketika melihat Golem yang di sentuh oleh Liu Wen berdiri, tetapi mereka kembali tenang ketika melihat Golem tersebut membungkuk hormat seperti kesatria di depan Liu Wen.


"Wu Nan ada berapa banyak Golem seperti ini"ucap Liu Wen bertanya.


"Untuk saat ini hanya ada 3 Yang Mulia dan yang ada di hadapan Anda saat ini adalah produk penelitian kami yang terbaik"ucap Wu Nan yang merupakan bawahan Liu Wen yang memegang dan yang mengendalikan bengkel dan penelitian di bawah Liu Wen.


"Begitu yah... Tapi tidak masalah kan jika Golem yang satu ini ku bawa"ucap Liu Wen kepada Wu Nan bertanya karena Liu Wen ingin membawa Golem Armor tersebut, tetapi karena ia takut Golem Armor tersebut masih butuh proses yang penting dalam penelitian, jadi ia bertanya terlebih dahulu.


"Tentu aja tidak masalah Yang Mulia, masih ada lagi yang seperti ini jika Anda mengkhawatirkan tentang proses yang akan menghambat perkembangan Golem-Golem yang lain dan juga Golem ini sudah siap pakai"ucap Wu Nan yang menyadari kekhawatiran dari Liu Wen.


"Baiklah jika begitu, terima kasih semoga kalian dapat lebih maju untuk meningkatkan kemajuan kerajaan"ucap Liu Wen senang.

__ADS_1


"Kami akan berusaha sekuat tenaganya untuk memenuhi harapan Anda Yang Mulia"ucap Wu Nan senang karena produk yang di buat oleh para bawahannya mendapat harapan untuk memajukan teknologi kerajaan, Ia menjadi lebih bersemangat agar tidak mengecewakan tuannya.


"Kalau begitu aku pergi dulu"ucap Liu Wen pergi dari sana dan di ikuti oleh Lia yang dari tadi hanya diam dan beberapa prajurit, tidak lupa juga di ikuti oleh Golem Armor yang di beri sedikit kesadaran oleh Liu Wen jadi Golem Armor tahu siapa yang menjadi tuannya, jadi tidak heran jika Golem Armor mengikuti Liu Wen tanpa perintah darinya, Golem tersebut mengikuti Liu Wen sudah seperti ksatria yang mengikuti tuannya.


Di tengah jalan.


"Karena aku telah membawanya aku akan


pergi ke dalam hutan di sekitar  kerajaan,Dan untuk urusan kerajaan aku serahkan kepada perdana menteri dan yang lainnya"ucap Liu Wen yang hendak keluar dari kerajaan untuk sementara.


"Baik kami akan melakukan yang terbaik tapi Yang Mulia apa anda tidak sebaiknya membawa prajurit untuk mengawal anda"ucap Lia yang merupakan perdana menteri di kerajaan Liu Wen.


"Tidak perlu karena aku hanya ingin mengetes golem ini di hutan"ucap Liu Wen tegas agar tidak ada penolakan untuk pergi sendiri keluar kerajaan walau itu tidak jauh.


"Baik ! sesuai keinginan anda Yang Mulia" ucap Lia dan para prajurit yang mengikuti dari ia keluar aula.


Liu Wen kemudian menyentuh pundak Golem armor dan dalam sekejap mata  mereka berdua telah berada di tengah hutan, yang jauh dari kerajaan-kerajaan yang ada di hutan.


"Baiklah ayo kita coba tes seberapa kuat dirimu"ucap Liu Wen sambil menoleh ke arah Golem Armor.


"..."Golem Armor hanya diam karena dirinya tidak memiliki fungsi yang dapat membuatnya berbicara.


Liu Wen kemudian membuat belahan dirinya di sana lalu ia memerintahkan untuk berubah menjadi sebuah roh yang akan ia masukkan ke dalam tubuh Golem Armor,agar Golem Armor dapat berbicara layaknya manusia sekaligus agar bisa berpikir sendiri tanpa perlu terus menerus mengontrolnya,karena menurut nya jika terus menerus mengontrolnya itu akan sangat merepotkan.

__ADS_1


__ADS_2