Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
96.Membalikkan Keadaan


__ADS_3

Tanpa di sadari oleh 4 orang pria kekar tersebut Liu Wen telah memasang mantra formasi yang membuat kesunyian di sekitarnya dan gadis itu sehingga,hanya dia dan gadis itu yang dapat saling mendengar percakapan antar dirinya dengan gadis tersebut.


Oleh karena itu pria-pria kekar tidak dapat mendengar percakapan Liu Wen dan gadis yang ada di sebelahnya.


Dan secara tiba-tiba gadis yang berada di samping laki-laki bertopeng dengan mendadak menebas laki-laki betopeng yang sebelumnya menolongnya.


Tetapi anehnya Gadis itu hanya menebas udara kosong, dengan marah ia langsung berteriak kencang, karena tebasan nya hanya menebas udara.


"Sialan! dimana kau!!"teriak marah gadis itu yang tidak menyadari bahwa kondisi tubuhnya sedikit demi sedikit membaik.


Karena ia tidak menemukan keberadaan laki laki bertopeng ia mengalihkan pandangannya ke arah pria-pria kekar dengan tajam.


" ****** mati kau!!"ucap salah satu pria kekar yang langsung melesat menyerang gadis itu.


"Teknik Burung Gagak: Tebasan Kematian"


Pria kekar yang melesat menyerang itu langsung mengeluarkan tekniknya yang mematikan, walau ia tahu orang yang ia serang dalam kondisi yang lemah.


"Kau kira aku akan diam saja"ucap gadis itu dengan percaya diri yang tidak sadar bahwa kondisinya telah membaik dengan cepat.


"Teknik Burung Merpati: Pedang Angin"


Gadis itu menebas serangan yang datang ke padanya dengan kecepatan yang tinggi, di sertai dengan tekat dan kepercayaan diri yang tinggi.


Sring....


Duar...


Benturan antar serangan mereka menyebabkan ledakan yang membuat kedua orang tersebut termundur kebelakang, tetapi ada perbedaan jarak termundurnya mereka.


Gadis itu hanya termundur 2 langkah ke belakang sedangkan pria kekar yang sebelumnya menyerang harus termundur 6 langkah, melihat kekuatan gadis itu pria kekar yang lain menjadi waspada kepada gadis tersebut.

__ADS_1


"Kuat!"batin pria kekar yang termundur 6 langkah sebelumnya, tidak hanya dia pria kekar yang lain juga berpikir hal yang sama dengan  pria kekar yang termundur itu.


"Sial! Racun nya telah mencapai batas waktunya"batin kesal pria kekar yang termundur sebelumnya yang ternyata telah meracuni gadis itu agar membuatnya melemah.


racun yang di berikan ke gadis itu adalah racun ulat hitam, racun ini dibuat dengan di ambil darah ular tersebut yang mengandung racun ,walau tidak mematikan tetapi racunnya dapat melemahkan kekuatan.


ulat hitam adalah serangga Demon Beast yang memiliki ukuran panjang 15 cm dan lebar 3 cm, Demon Beast ini biasanya menggeliat di dahan-dahan pohon yang berada di hutan berbahaya bagian luar, jadi ulat hitam ini sering di cari dan di gunakan untuk meracuni.


"Hei apa dengan diam saja kalian dapat merebut artefak itu dan membunuhnya? tidak kan , jadi apa yang kalian tunggu cepat serang dia sialan! dan bunuh dia"ucap marah pria kekar yang sebelumnya menyerang gadis itu untuk pertama kalinya setelah pemimpinnya.


Dengan cepat pria kekar yang lainnya ikut menyerang walau mereka tahu kesempatan mereka untuk menang hanya beberapa  persen kemungkinan.


"Teknik Burung Gagak: Pisau Hitam"


pria kekar yang lain melemparkan pisau yang di aliri dengan energi berwarna hitam, pisau-pisau tersebut berjumlah 5 yang langsung di lemparkan hanya dengan sekali gerakan, yang lainnya juga tidak menunggu waktu lagi untuk menyerang dengan teknik mereka.


"Teknik Burung Gagak: Bilah Hitam"


Gadis itu paham akan posisinya yang tidak menguntungkan karena perbedaan kuantitas, lalu ia berpikir untuk sejenak dan tiba-tiba ia menyadari sesuatu.


"Jika hanya dengan menggunakan teknik pedang aku tidak mungkin dapat menahan berbagai serangan yang datang kepadaku, andai saja aku dapat menggunakan kekuatan jiwa" ucap dalam hati  gadis itu sambil berpikir.


"Tapi tunggu ! Kenapa aku bisa merasakan kekuatan jiwa ku yang melemah dan juga aku merasakan tubuhku telah pulih hingga ke kondisi maksimal"ucap gadis itu yang telah sadar dengan kondisi tubuhnya.


"Pasti ini efek dari sesuatu yang di masukkan oleh laki-laki bertopeng sebelumnya "ucap gadis itu sambil memasang senyum tipis.


"Suatu hari nanti pasti akan ku balas perbuatan mu ini, baiklah karena kondisi ku telah pulih ke kondisi maksimal dan sudah tidak ada halangan pada tubuhku maka aku tidak perlu menahan diri lagi"Ucap gadis itu yang semangatnya meningkat tajam.


Gadis itu kemudian menunjuk dengan jari telunjuk dan jari tengah yang saling di satukan ,sedangkan jari lainnya di tekuk di lanjutkan dengan ia menggerakkan tangannya seolah olah ia menggambar sebuah pola mantra formasi di udara yang ada di depannya dengan kecepatan yang tinggi.


Setelah di rasa telah selesai ia berteriak dengan keras"Muncullah makhluk surgawi!!"teriak gadis itu.

__ADS_1


Lingkaran mantra formasi yang di gambar gadis itu sebelumnya tiba-tiba memunculkan 4 binatang yang telah di anggap legenda.


Phoenix yang memiliki 2 warna  berbeda kanan berwarna biru dan kiri berwarna kuning,Naga yang memiliki 3 kepala, Harimau putih dan kura kura yang berwarna hitam.


4 makhluk legenda tersebut lalu mengelilingi gadis itu dengan posisi 4 sisi yang di lanjutkan muncul pelindung setelah lingkaran, dengan 4 makhluk legenda tersebut yang menjadi pilar pelindung.


Serangan serangan yang sebelumnya mengarah ke arah gadis itu langsung di kembalikan kepada pemiliknya ketika mengenai perlindung bahkan kekuatan nya menjadi 2 kaki lipat yang menyebakan 2 orang pria kekar tersebut mati karena serangannya sendiri.


Sekarang hanya menyisakan pria kekar  yang berteriak marah sebelumnya.


"Dasar pernah sialan!!" Ucap marah pria kekar tersebut.


"Teknik Gagak Hitam: Amarah Sang Gagak Kematian"


Keluarlah gagak berwarna hitam setelah pria kekar tersebut mengeluarkan tekniknya dengan mengaliri energi nya ke tanah yang di pijaknya.


Gagak Hitam tersebut memiliki ukuran yang besar bahkan keempat makhluk  legenda sebelumnya kalah besar dengan ukuran Gagak Hitam, yang di keluarkan oleh pria kekar yang tersisa.


Gagak Hitam tersebut langsung melesat menyerang gadis yang ada di dalam pelindung 4 makhluk legenda yang muncul dari lingkaran formasi sebelumnya.


Benturan antara serangan Gagak Hitam dengan pelindung milik gadis itu menyebabkan ledakan yang keras dan memekakkan telinga, untung saja di sekitar pertarungan itu sudah di pasangi mantra formasi oleh Liu Wen, jika tidak penduduk kerajaan yang ada di sekitar gang sempit itu akan terkena imbasnya.


"Duar...."


Akibat dari ledakan tersebut menyebabkan debu berterbangan dan asap yang membumbung ke atas yang menutupi segalanya di sana, pelindung yang dibuat oleh makhluk legenda yang keluar dari mantra formasi tersebut hanya mengalami keretakan sedangkan Gagak Hitam yang sebelumnya hancur dan menghilang akibat dari benturan dengan perlindung yang dapat membalikkan serangan musuhnya.


Sebenarnya bukan tidak mungkin perlindung tersebut dapat hancur hanya saja kekuatan yang menyerangnya, harus berada 4 tingkat lebih tinggi dari pembuat mantra formasi.


Kondisi pria kekar yang sebelumnya mengeluarkan teknik Gagak Hitam sangat tidak dalam kondisi yang baik, tangannya terasa mati rasa, kakinya hampir tidak kuat berdiri karena gemetar serta pandangannya hampir menggelap, karena kehabisan energi dan terlalu memaksakan pengeluaran teknik yang tidak sesuai kemampuannya yang menyebakan efek tekanan dari teknik tersebut.


Teknik yang di keluarkan oleh pria kekar harusnya berada di ranah tingkat raja tetapi karena pria kekar masih berada di ranah tingkat komandan tahap tengah, menyebabkan tekanan pada tubuhnya yang efeknya tidak ringan.

__ADS_1


__ADS_2