Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
PELATIHAN


__ADS_3

"Oh... sudah ketahuan yah... yah gak papa lah baiklah aku ingin tahu bagaimana para malaikat hitam menyambutku"ucap Liu Wen.


Lalu Liu Wen turun dan berjalan santai ia seperti orang yang tidak memiliki masalah,ia lalu disambut oleh wanita yang bersayap hitam ,memiliki wajah dan tubuh mungil tetapi miliki bodi yang membuat para pria tergoda.


Wanita bersayap hitam itu adalah wakil pemimpin malaikat hitam,ia bernama Xiao Li.


Saat ia mengetahui Liu Wen datang ia segera menghampiri karena jarak antara dia dan Wu Shan cukup jauh sehingga ia tidak dapat memberitahunya tetapi ia memberi perintah kepada bawahannya untuk memberitahu nya.


"Humm... cukup bagus ,dimana Wu Shan"puji Liu Wen dan tanyanya.


"Itu... pemimpin sedang mengurus dokumen untuk mengatur pembangunan,pelatihan dan bahan pangan dan lain-lain sebagainya,maaf atas ketidak hadirannya tuan"ucap Xiao Li meminta maaf.


"Ohw.. tidak masalah tetapi jangan segitunya kamu lihat"ucap Liu Wen yang melihat hampir seluruh orang yang melihat Liu Wen langsung membungkuk hormat meninggalkan pekerjaannya.


"Itu tidak bisa tuan ,hal tersebut adalah sebuah kewajiban kami untuk hormat kepada anda"ucap Xiao Li dengan tegas.


"Tapi... ah sudahlah baiklah terserah kalian"ucap Liu Wen pasrah.


"Padahal aku ingin hidup santai tanpa perlu penghormatan tetapi gak papalah"ucap dalam hati Liu Wen.


"Baiklah sekarang panggil semua orang dan juga antarkan aku ke tempat luas untuk pelatihan kalian"perintah Liu Wen.


"Em... anu tuan apa pelatihannya diluar desa atau didalam"tanya Xiao Li.


"Terserah kalian yang terpenting tempat tersebut luas kalau bisa dapat mencangkup seluruh pasukan,sekarang tunjukkan tempatnya"ucap Liu Wen.


"Baik tuan"ucap Xiao Li lalu ia masuk diikuti oleh Liu Wen.


Saat dijalan Xiao Li memerintahkan bawahannya untuk mengumpulkan semua orang termasuk para pemimpin pasukan dan orang-orang penting lainnya.


Hingga beberapa saat sampailah mereka ditempat yang cukup besar,mungkin tempat tersebut dapat mencangkup jutaan orang.


Tempat tersebut berbentuk Seperti lapangan bola hanya saja luasnya yang berbeda dan lagi setiap sudut lingkaran terdapat tiang yang dikaitkan pada batu sihir yang dapat bercahaya ,tiang tersebut menancap ditanah dan terdapat 8 tiang yang mengelilingi tempat tersebut sehingga terlihat cukup indah ketika malam hari dengan diterangi oleh rembulan.

__ADS_1


Xiao Li ,Liu Wen dan lainnya segera memasuki tempat tersebut dan menunggu yang lain tiba,hingga beberapa saat para malaikat hitam terkumpul semua yang diawali oleh pemimpin mereka Wu Shan.


Wu Shan saat memasuki tempat tersebut ia segera bergegas menuju tempat Liu Wen dan ia membungkuk hormat,sebelumnya Liu Wen yang menunggu para malaikat hitam ia membuat sebuah singgasana yang terbuat dari es dan duduk dengan santai.


Para malaikat hitam yang melihat itu begitu terpukau ia tampak seperti seorang raja yang memiliki aura agung.


Wu Shan yang melihat Liu Wen ia segera membungkuk hormat diikuti para malaikat hitam yang lainnya.


"Hormat saya tuan"ucap Wu Shan yang mewakili para pasukannya.


"Baiklah baiklah cepat berdirilah sekarang aku akan mengumumkan sekarang aku yang akan melatih kalian apa ada yang keberatan"ucap Liu Wen dengan santai.


"Tidak tuan"ucap mereka dengan serentak.


"Sekarang aku akan membagi diantara wanita disebelah kanan dan laki-laki disebelah kiri ,segera berkumpul seperti apa yang kuperintahkan"perintah Liu Wen.


Segeralah para malaikat hitam memisahkan menjadi dua sisi "dari sini aku akan memberikan pelatihan mental setiap dari kalian yang dapat menahan tekananku maka akan kujadikan kalian pasukan inti sedangkan kalian yang tidak dapat menahan jangan bersedih hati karena kalian akan mendapat tugas yang selanjutnya"perintah Liu Wen panjang lebar.


"Setelah hitungan ketiga aku akan mulai ,dimulai dari sekarang 1.....2......3...mulai"ucap Liu Wen lalu ia mengeluarkan aura penekanan 50 persen kekuatannnya digabung dengan aura naga hitam.


Dalam seketika hanya menyisakan 100 orang yang dapat menahan tekanan termasuk pemimpin dan wakil pemimpin,Liu Wen hanya mengeluarkan dalam 5 menit lalu ia menghilangkannya kembali.


"Baik yang telah lulus segera memisahkan diri dari kelompok"perintah Liu Wen.


Orang yang dapat lulus dari tekanan Liu hanya 100 yaitu 40 Wanita dan 60 laki-laki.


"Untuk sisanya sekarang waktunya latihan hahah..."tawa Liu Wen yang terlihat mengerikan.


"Entah kenapa ya... saat aku melihat tawa tuan aku merasakan firasat buruk"batin salah satu pasukan malaikat hitam.


"untuk satu minggu ini aku akan melatih para pria ,untuk wanita minggu selanjutnya dan para pasukan inti minggu berikutnya lagi kalian paham!!"teriak Liu Wen.


"Paham!!"teriak semua pasukan serentak .

__ADS_1


"Baik cepat berkumpul!!"teriak Liu Wen.


Lalu dengan cepat 2940 laki-laki berkumpul dengan cepat.


"Baik sekarang kalian masuk kelingkaran tersebut"ucap Liu Wen yang menunjuk pada lingkaran buatannya.


Para pasukannya masuk tanpa berpikir terlebih dahulu apa yang terjadi bila mereka masuk kesana.


Saat para pasukan memasuki lingkaran mereka tidak merasakan apapun hanya angin yang berhembus yang mereka rasakan.


Setelah melihat senu pasukannya memasuki lingkaran ia berkata"Bersiap"ucap Liu Wen sambil menyeringai.


Lalu Liu Wen menjentikkan jarinya yang seketika para pasukannya merasakan siksaan amat kejam bahkan jiwanya tersiksa.


Panas dingin mereka rasakan,disayat,diremukkan,termakan secara langsung oleh para demon beast tetapi tidak dapat mati,dan perasaan yang camour aduk dari rasa benci,senang ,iri hati,dendam dan lain-lain membuat mereka terasa gila.


Siksaan tersebut mereka rasakan berulang-ulang hingga tak terhitung jumlahnya mereka dirasakan ,hingga beberapa saat seseorang diantara dari mereka tertawa gila ia berteriak"argh... sungguh nikmat argh..."tawa salah satu yang lainnya.


Liu Wen yang melihat itu hanya tersenyum lalu ia meninggalkannya dan kembali melihat pada hari keempat.


Liu Wen dikejutkan para pasukannya tertawa gila dan seperti tidak merasakan apapun lalu ia menyuntikkan energi alam pada formasinya untuk membuat para pasukannya tidak merasakan lapar walau mereka tidak merasakan kehadiran Liu Wen.


Liu Wen kembali meninggalkannya hingga hari keterakhir ia menghancurkan formasinya yang membuat mereka seketika terkejut dan ada yang jatuh pingsan.


Liu Wen menyembuhkan semua pasukannya tetapi tidak dapat menyembuhkan jiwanya.


Jiwa para pasukannya kekuatannya meningkat tetapi ada juga yang tidak, walau jiwa mereka tidak rusak tetapi karakter mereka berubah.


Yang sebelumnya memiliki karakter ceria ia berubah dingin,dan ada yang dingin menjadi lebih dingin tetapi untuk orang terdekat mereka akan memiliki karakter seperti Liu Wen.


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya


setelah selesai membaca, terimakasih....

__ADS_1


__ADS_2