Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
75.Fang Yin Keluar Dari Pelatihan


__ADS_3

Butuh sekitar 10 menit untuk semua petinggi kerajaan untuk sampai di aula,Liu Wen sudah tiba disana dan duduk di tempat paling mewah disana yaitu singgasana di tempat aula tersebut.


"Baiklah sekarang kita mulai rapatnya ,rapatnya kita awali dengan laporan-laporan yang telah direncanakan sebelumnya "ucap Liu Wen


"Xiao Li laporkan tentang pembangunan bangunan-bangunan kerajaan yang kita rencanakan sebelumnya"perintah Liu Wen kepada Xiao Li.


"lapor Yang Mulia pembangunan bangunan-bangunan kerajaan sudah dalam proses hampir selesai hanya tinggal beberapa bangunan yang butuh beberapa renovasi serta kita butuh mencari penduduk yang akan menjadi penduduk asli kerajaan ini"ucap Xiao Li melaporkan tentang laporan pembangunan kerajaan.


"Begitu yah... Ok lah sekarang tidak perlu dipikirkan tentang penduduk asli itu karena nanti akan aku akan membawa nya sendiri "ucap Liu Wen.


"Baik"ucap Xioa Li.


"Berikutnya!"ucap Liu Wen.


"Lapor yang mulia pasukan yang anda perintah kan untuk meningkatkan kekuatan sebagai pondasi kerajaan ini sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan"ucap jendral kerajaan Liu,ia bernama Wu Lao.


"Benar kah itu jendral cepat jelaskan berapa banyak dan ditingkat apa saja mereka"ucap Liu Wen dengan bersemangat.


"Baik Yang Mulia"


"Sekitar 30 di tingkat alam bumi 40 di tingkat kaisar 130 di tingkat raja,300 di tingkat komandan serta 500 di tingkat jenderal"ucap jendral Wu Lao menjelaskan.


"Begitu cukup memuaskan"ucap Liu Wen kagum dengan senang atas laporan dari jendral Wu Lao.


"Aku mengumpulkan kalian disini karena aku merasakan ada pergerakan aura perang yang akan menyerang kerajaan ini"ucap Liu Wen.


"Yang mulia apakah anda tahu siapa mereka yang akan menyerang kerajaan"ucap salah satu petinggi di kerajaan.


"Entahlah aku juga tidak tahu "ucap Liu Wen


"Kita bersiaga saja , cepat sebarkan pasukan kita di sekitar kerajaan"perintah Liu Wen.


"Baik"ucap jendral Yun Lao dengan cepat.


Jendral Yun Lao kemudian pamit pergi untuk mengintruksikan kepada para prajurit untuk menyebar di sekitar istana dan berjaga disana.


Di tempat pengasingan milik Fang Yin.


"Huft...."Fang Yin yang menghembuskan nafasnya yang berwarna hitam.

__ADS_1


"Akhirnya aku naik tingkat juga"ucap Fang Yin.


"Tetapi kenapa berbeda ya tidak seperti di bawah dasar tanah dahulu, seharusnya disana kan energi qi yang terkumpul lebih padat karena energi Qi disana mengalir langsung dari alam sendiri, tetapi kenapa disini yang lebih padat"ucap Fang Yin yang kebingungan.


"Sudahlah nanti saja akan ku tanyakan pada Liu Wen"ucap Fang Yin yang kemudian ia keluar dari pengasingannnya.


"Udara di luar memang menyegarkan"ucap Fang Yin yang menghirup udara segar yang berada di sekitarnya.


"Ah aku merasakannya aura milik Liu Wen"ucap Fang Yin yang lalu ia berjalan ke arah Liu Wen yang masih berada di aula yang sedang melakukan diskusi.


Kembali ke tempat Liu Wen.


"Kita akan berkumpul di lapangan latihan 3 hari dari sekarang untuk membagi penduduk asli kerajaan ini tempat tinggal karena aku telah menentukan siapa yang akan menjadi penduduk kerajaan ini"ucap Liu Wen.


"Yang mulia apakah anda telah menemukan nya,apakah mereka manusia"ucap Xiao Li.


"Kenapa kau bisa bertanya seperti itu apakah kamu telah tahu bahwa aku menjadi kan penduduk di kerajaan ku bukan manusia "ucap Liu Wen bertanya.


"Ah... Itu hanya firasatku saja tuan "ucap Xiao Li


"Begitukah baiklah tidak masalah"ucap Liu Wen.


Disaat Liu Wen ingin berdiri ia melihat seorang wanita yang sedang berdiri di samping pintu besar di aula.


"Saudari Fang Yin kenapa kau disitu"ucap Liu Wen.


Wanita yang berada di samping pintu besar aula tersebut adalah Fang Yin,ketika Fang Yin telah tiba di aula ia melihat bahwa Liu Wen sedang melakukan rapat jadi dia menunggu hingga rapat telah selesai,jadi ia menyamarkan auranya dan hanya berdiri di samping pintu besar aula.


"Yah aku menunggu mu rapat hingga kau selesai saja"ucap Fang Yin.


"Hmmm... Apakah kau telah mengisi perutmu"ucap Liu Wen bertanya.


"Belum "ucap Fang Yin


"Kau kan telah selesai pengasingan mari kita rayakan dengan makan makanan enak hari ini"ucap Liu Wen yang mendekat.


"Ok"ucap Fang Yin sambil tersenyum manis.


Liu Wen lalu pergi bersama Fang Yin ke meja makan keluarga kerajaan yang telah di buat oleh para orang-orang bawahan Liu Wen.

__ADS_1


"Mulai hari ini gunakan saja fasilitas kerajaan dan anggap saja ini rumahmu sendiri"ucap Liu Wen.


"Terima kasih"ucap Fang Yin.


Sekitar 5 meit untuk mereka sampai di meja makan keluarga kerajaan,Liu Wen lalu meminta pelayan untuk menyajikan berbagai makanan yang sangat mengugah selera makan.


Ketika Fang Yin melihat makanan yang di sajikan oleh pelayan ia meneteskan air liurnya,Liu Wen hanya tersenyum melihat itu hingga Liu Wen memberikan izin untuk makan Fang Yin langsung memakannya dengan lahap seperti orang yang telah kelaparan selama berminggu-minggu .


"Hei hei saudari Fang Yin santai saja makanan tidak akan pergi kemana-mana"ucap Liu Wen sambil tersenyum kecil.


Fang Yin menoleh ke arah Liu Wen yang berbicara tetapi setelah ia menoleh ke arah Liu Wen ia melanjutkan makannya kembali.


"Sial aku diabaikan yah sudahlah"ucap Liu Wen dalam hati.


"Terserah kau saja deh"ucap Liu Wen yang pasrah.


Mereka berdua menghabiskan waktu 1 jam untuk menghabiskan memakan makanan yang berada di atas meja makan itu.


Di saat Liu Wen sedang makan ia berpikir untuk memeriksa sudah berada di tingkat apa kultivasi milik Fang Yin sekarang .


Betapa terkejutnya dia karena Fang Yin dapat naik beberapa tingkat hanya dalam beberapa minggu.


"Cepat sekali kenaikan kultivasimu"ucap Liu Wen kagum.


"Entahlah aku merasa di sini energi yang berada disekitar lebih padat dari pada di tempat lain"ucap Fang Yin.


"Benarkah,baguslah kalau begitu"ucap Liu Wen.


"Apakah kau tahu penyebab nya"ucap Fang Yin penasaran.


"Tentu saja aku tahu ,aku telah memasang mantra pengumpul energi disetiap sisi kerajaan sehingga di kerajaan ini memiliki kepadatan energi yang luar biasa"ucap Liu Wen.


"Apa!! Bukankah membuat mantra formasi sebesar itu membutuhkan kekuatan jiwa yang sangat besar"ucap Fang Yin kaget.


"Yah memang sih tetapi membuat ini hanya membutuhkan setengah dari kekuatan jiwa ku"ucap Liu Wen.


"Sungguh berapa besar kekuatanmu"ucap Fang Yin.


Liu Wen hanya diam mendengar perkataan Fang Yin yang menanyakan berapa besar kekuatan jiwanya.

__ADS_1


"Tidak dijawab yah... Yah sudahlah setiap orang punya rahasia nya sendiri-sendiri"ucap Fang Yin.


__ADS_2