
Setelah ia menangkap karena tidak ingin hal-hal seperti ini terjadi kembali ia membawanya keistana.
Bao yu yang melihat Liu Wen meninggalkannya tanpa berkata apapun ia hanya diam karena ia sudah kehilangan harta untuk dilelang walau ia sudah mendapatkan gantinya saat Liu Wen menangkap para pemberontak.
Sebelum Liu Wen membawanya keistana Liu Wen memberikan sekantung besar yang berisi 10.000 koin platinum, ia lalu membawa pemberontak ke istana karena ia tahu bahwa dalang sebenarnya ada disana.
Saat digerbang istana ia dihalangi oleh prajurit kerajaan.
"Siapa kamu dan apa urusanmu??"ucap salah satu prajurit.
"Panggil kepala prajurit disini sekarang sebelum aku memporak-porandakan kerajaan ini"ucap Liu Wen dengan serius.
"Huh kamu mau memporak-porandakan kerajaan hahaha... jangan membuat lelucon disini "tawa salah satu prajurit dengan nada mengejek.
"Oh... ingin mencoba baik jika hancur beberapa mungkin rajamu tidak akan marah hihihi...."ucap Liu Wen cekikikan.
Disini para pemberontak yang berjumlah 87 orang ditaruh pada bayangan Liu Wen karena ia tidak ingin membuat keributan,ia ingin menghindari keributan tetapi keributan sendiri yang mengundangnya.
ctak...
Boom...
Boom...
Boom
Liu Wen hanya menjentikan jarinya tetapi terdengar ledakan-ledakan didalam istana,ledakan tersebut terjadi tersebut akibat serangan Liu Wen yang menghancurkan formasi perlindungan yang 3 lapis hanya dengan 1 jentikan jari saja.
Terjadi keributan didalam istana
"Siapa yang ingin menghancurkan kerajaan ku!!"teriak marah sang raja di aula, saat ini ia sedang mengadakan perbincangan tentang serangan yang akan datang oleh kerajaan lain.
"Prajurit cepat periksa siapa yang berani ingin menghancurkan kerajaanku yang indah ini"ucap sang raja dengan raut wajah marahnya.
"Baik rajaku"ucap prajurit yang tiba-tiba muncul diaula.
Lalu prajurit tersebut bergegas kearah lokasi terjadi ledakan, betapa terkejutnya ia ketika melihat 3 lapis formasi yang dibuat oleh ahli formasi hancur dalam waktu singkat.
"Siapa yang berani menghancurkan formasiku"teriak disalah satu ruangan lalu ia juga bergegqs ketempat ledakan.
kembali kelokasi Liu Wen.
"Sepertinya kalian akan kena masalah"ucap Liu Wen.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan"ucap salah satu yang panik.
"Entah"ucap Liu Wen singkat.
Lalu muncul seorang kakek tua yang memiliki rambut kepala dan janggutnya berwarna putih ia berkata "Apa kau yang menghancurkan formasi milikku"ucapnya.
"Oh kau bisa tahu tetapi sayang formasi itu hanya sqmpah buatku"ucap Liu Wen sombong.
"Oh... begitu kenapa kita tidak adu formasi"tantang kakek tersebut.
Kakek tersebut adalah ahli formasi kerajaan sekaligus ayah dari raja yang saat ini yang berarti ia adalah raja sebelumnya.
"Ok tidak masalah tetapi dimana kita akan beradu"ucap Liu Wen santai.
"Oh berani juga kamu ,tempat tidak masalah sekarang coba kau tunjukkan bila memang formasiku adalah sampah"ucap kakek tersebut.
"Ok"ucap Liu Wen lalu ia menjentikkan jarinya dan terbentuklah lingkaran formasi yang berlapis-lapis yang membuatnya sangat tebal dan menutupi cahaya matahari, formasi tersebut lalu berubah menjadi sebuah lapisan tipis dan tembus pandang hingga orang lain tidak akan dapat melihatnya.
"Sudah,coba kau serang dengan kekuatanmu"tantang Liu Wen.
"Oh... hmmm ok ok"ucap kakek tersebut mengangguk-anggukan kepalanya.
Lalu kakek tersebut membuat formasi diatas langit yang lalu mengeluarkan ribuan petir kuning dalam satu waktu.
drt...
boom...
boom...
bom...
Petir yang keluar dari formasi kakek tersebut tidak dapat menghancurkan formasi Liu Wen bahkan menggoresnya,petir tersebut seperti hanya sentuhan dari kapas yang menyentuh tembok.
Kakek tersebut yang melihatnya kaget,takjub dan heran "bagaimana bisa "batinnya.
"Jangan kaget dong,aku kan sudah bilang"ucap Liu Wen sombong.
"Tetapi kalau masalah kultivasi aku kalah "batin Liu Wen yang tidak dapat melihat tingkatan kakek tersebut.
"Sekarang bagaimana ingin mencobanya sekarang atau nanti"ucap Liu Wen.
"Sekarang karena aku melihat formasimu menjadi semakin tertarik"ucap kakek tersebut.
__ADS_1
"Oh... maaf hampir lupa namaku Qing Cao"ucap Qing Cao memperkenalkan diri.
"Oh begitu kalau aku Liu Wen salam kenal senior"ucap Liu Wen .
"yah... jangan telalu sopan anggap saja aku saudara seperguruan"ucap Qing Cao.
"Ok"ucap Liu Wen singkat.
Lalu Liu Wen diajak masuk istana tapi sebelum itu ia berkata"tunggu bukankah para prajurit ini yang membuat aku menghancurkan formasimu"ucap Liu Wen mengadu.
"Oh benarkah baiklah tunggu sebentar"ucap Qing Cao lalu ia mendekat dan menampar prajurit itu lalu ia berkata"Kalian berdua besok tidak perlu bekerja disini lagi dan juga potong tangan kanan kalian masing-masing "perintah Qing Cao.
"Tapi tuan ka-"sebelum para prajurit itu mengelak perkataan mereka dihentikan oleh Qing Cao.
"Cukup aku tidak ada alasan untuk mendengar alasan kalian"ucap Qing Cao lalu pergi.
Prajurit yang mendapat amarah dari Qing Cao mereka memotong tangan kanan mereka masing-masing dan pergi dengan raut wajah lesu dan pasrah.
Mereka bergumam"Andai aku tidak mengejeknya"gumaman mereka walau tidak didengar oleh siapapun.
Liu Wen diajak kesebuah tempat yang luasnya sangat besar hingga dapat menapung 1 juta pasukan.
Lalu Liu Wen dan Qing Cao berdiri ditengah-tengah mereka saling berpandang-pandangan sambil saling memasang senyum sinis.
"Mulai!!"teriak prajurit yang diperintahkan untuk menjadi wasit dalam adu formasi.
Saat mereka mendengar ucapan untuk memulai pertarungan, mereka langsung memasang sikap siaga.
"Ayolah senior cepat serang aku"ucap Liu Wen memprovokasi.
"Ok jangan menyesal ya..."ucap Qing Cao lalu ia membuat mantra formasi didepannya.
Muncul lingkaran formasi lalu dari sana keluarlah seekor beruang yang memiliki mata merah dan memiliki tubuh sebesar 10 meter.
Beruang tersebut langsung menyerang Liu Wen dengan cakarnya.
Liu Wen yang melihat itu langsung membuat formasi pertahanan yang membuat memunculkan tembok tanah didepannya.
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya
setelah selesai membaca, terimakasih....
Maaf ya... bila kaku kata-katanya dan pengungkapan perasaannya karena author sendiri orangnya kaku dan jarang berbicara ya jadi gini deh untuk para pembaca terhormat terimah kasih untuk yang like dan komentarnya.
__ADS_1
Saya ucapkan terima kasih.