Perjalanan Seorang Pemuda

Perjalanan Seorang Pemuda
Aura Pedang


__ADS_3

Setelah Liu Wen menyiksa dan membunuh iblis terakhir dipanggoda ia kembali turun dan melihat puluhan orang yang terpenjara dilantai terbawah.


Para orang yang dipenjara memiliki aura jahat yang pekat dan memiliki aura pembunuh yang kuat yang memiliki arti bahwa mereka terlalu sering membunuh.


Setelah keluar Liu Wen memurnikan ponggoda tersebut untuk dijadikan menara latihan dengan energi api yang nurni disetiap lantainya.


Energi api dipanggoda neraka 7 tingkat tidak murni dikarenakan ,panggoda tersebut digunakan untuk menyegel para iblis yang memiliki energi yang kotor yang menyebabkan energi dipanggoda menjadi tercampur.


Ditempat lain naga hijau terbangun dan ingin mengamuk tetapi karena kekuatannya tidak cocok dengan dunia segel menyebabkan energinya hanya seperti kultivator biasa yang terkena racun pelumpuh,naga hijau tidak dapat mengumpulkan energinya tetapi tubuhnya terus memulihkan diri.


"Apa ini kenapa energi disini sangat aneh,bahkan aku tidak dapat mengumpulkannya"gumam naga hijau.


Lalu muncul wanita cantik berambut pirang dan memiliki sayap hitam dia adalah pasukan dari Liu Wen.


"Oh... sudah bangun rupanya"ucapnya.


"Siapa kamu!!"ucap naga hijau.


"Tenanglah tuan menyuruh saya merawatmu"ucap wanita cantik itu.


"Tuan??Siapa dia??"ucap naga hijau dengan bingung.


"Maaf tidak memperkenalkam diri saya adalah bawah tuan yang bertugas dalam perawatan sedangkan tuan saya anda pasti pernah bertarung dengannya"ucap wanita cantik itu.


"Tuan memiliki tambut hitam dan mata hitam "ucap nya lagi.


"Siap- jangan-jangan naga hitam itu"ucap naga hijau yang teringat dengan penampilan dari Liu Wen.


"Naga hitam??"ucap wanita tersebut dengan memiringkan kepalanya yang tampak bingung.


"Dia seperti yang kau sebutkan sebelumya dengan ciri-ciri yang sama"ucap naga hijau.

__ADS_1


"Oh... mungkin itu jurus tuan yang baru,tuan memang punya banyak misteri ditubuhnya"batin wanita cantik itu.


"Apakah bawahannya tidak mengetahui bahwa tuannya sendiri adalah naga"ucap naga hijau yang melihat tubuhnya sendiri berwujud manusia dan ingin mencoba menjadi naga tetapi tidak bisa karena ada sesuatu yang menyegelnya.


"Sial!! kenapa tidak bisa"ucap naga hijau berdecak kesal.


"Yasudahlah huft"ucap naga hijau yang menyerah setelah beberapa kali ia mencoba tapi tidak membuahkan hasil bahkan mengeluarkan energinya pun ia tidak bisa.


Hingga beberapa saat ia mendengar sebuah suara ditelinganya"hooh... naga kecil jangan coba-coba kau memberontak"ucap Liu Wen dalam telepati.


"Sialan kau naga hitam kubunuh kau!!"teriak naga hijau didalam telepatinya.


"Tenanglah aku hanya ingin memberikan penawaran jika kau ingin menjadi anakku kau akan mendapatkan banyak manfaat dan jika tidak kubunuh saja kau"ucap Liu Wen.


"Hahaha... bunuh saja aku jika bisa"tawa naga hijau sambil menyeringai.


Waktu disekitar naga hijaupun tiba-tiba berhenti kecuali naga hijau sendiri lalu ia merasakan kehidupan dirinya akan mencapa batas.


"Apa ini kenapa aku merasakan ada sesuatu yang menarik jiwaku"ucap naga hijau.


"Ampun ampun aku menyerah"ucap naga hijau.


"Sudah menyerah toh kukira sampai jiwamu hancur kau tidak akan menyerah"ucap Liu Wen dalam telepatinya.


"Baiklah jika begitu mulai hari ini kau akan menjadi anakku dan jangan coba-coba memberontak dan juga keberadaanmu saat ini berada didunia yang kubuat yang menyebabkan kekuatanmu seperti angin yang hanya dapat berhembus dan tidap digunakan"ucap Liu Wen.


"Huft baik ayahanda"ucap naga hijau dengan pasrah.


Liu Wen yang berada didepan panggoda setelah berbicara dengan naga hijau ia termenung sebentar dan mengingat-ingat ke7 kehidupannya yang sebelumnya yang penuh masalah.


"Semoga saja dihidup ini aku dapat hidup santai seperti air yang berada dilautan"ucap Liu Wen berbicara dengan diri sendiri.

__ADS_1


Ditempat lain


sebuah gerbang portal muncul dipinggiran kota yang perbatasan dengan hutan dan kota.


Gerbang portal tersebut mengeluarkan aura pedang yang kuat dan memancarkan aura yang mencekam yang keluar dari gerbang portal tersebut.


Orang-orang menjadikannya keributan karena hal ini biasanya terjadi setiap 1 juta tahun sekali,hal ini sering disebut dengan 'Makam Pedang' yang dapat masuk dan selamat dari sana akan mendapatkan banyak manfaat.


Seperti seorang kultivator pedang jika dapat sesuatu berharga seperti pedang pusaka,jurus,teknik,atau bahkan benda yang sulit ditemukan seperti aura pedang yang hanya dapat dimiliki oleh jenius pedang.


Aura pedang adalah aura yang dimiliki oleh kultivator ledang yang telah mendalami tentang pedang menjadi lebih dalam seperti pedang itu adalah bagian tubuhnya sendiri.


Aura pedang ini adalah sebuah aura dan juga sebuah teknik,dahulu ada seorang kultivator hebat yang mendalami tentang pedang dan mendapatkan aura pedang,dia dapat mengendalikan pedangnya hanya dengan jarinya.


Bahkan tubuhnya sekuat pedang hal ini yang membuat orang memiliki aura pedang sering dicari kerajaan untuk digunakan sebagai pasukan pembombandir.


Bahkan para pasukan inti Liu Wen telah kembali kekota untuk melihat apa yang terjadi disana karena mereka tidak mengetahui apa yang terjadi.


Karena mereka adalah orang yang baru dalam kultivator walau kekuatan mereka telah mencapai tingkat tinggi diantara beberapa orang-orang .


Kembali ke Liu Wen


Setelah beberapa saat Liu Wen duduk termenung ia didatangi oleh aura kuat dan memancarkan aura api yang kuat dia adalah Hua Yuntian.


Saat merasakan aura ledakan telah hilang dari sekitar panggoda ia langsung menuju kearah panggoda .


Karena beberapa alasan ia terlambat datang dan alhirnya ia datang ketika para iblis telah selesai terbantai.


"Salam tuan bagaimana tentang para iblis"ucap Liu Wen.


"Musnah"ucap Liu Wen yang berbicara singkat.

__ADS_1


"Oh musnah yah... ap...apa musnah bagaimana mungkin jangan bercanda tuan"ucap Hua Yuntian .


"Oh tidak percaya yah... tidak papa aku tidak mempemasalahkannya aku hanya akan berkata panggoda ini sudah dapat digunakan untuk pelatihan para pasukan,kerajaan atau orang yang ingin berlatih disana"ucap Liu Wen sambil menunjuk panggoda neraka 7 tingkat.


__ADS_2